
“Mereka yang datang kesini hanya menggali kuburan mereka saja,” ucap Xi Luan datar sambil menggelengkan kepalanya.
Tak menunggu waktu lama, Xi Luan, Xi Juan dan Yang Tan melesat secara bersamaan.
Wuss..!!
Wuss..!!
Wuss..!!
Dengan cepat Yang Tan muncul lebih dulu di depan para junior Song Jun.
Goar..!!
Dengan angkuh Yang Tan mengayunkan kaki kanannya yang telah membentuk cakar menyerupai pedang.
Para junior Song Jun yang melihat itu dengan jijik memandang Yang Tan, sampai saat ini mereka tidak merasakan aura dari Yang Tan, jadi mereka menduga Yang Tan hanya Hewan Buas kelas 1 atau hewan buas paling rendah.
Dengan angkuh salah satu dari mereka mengayunkan pedangnya.
“Mati.” Teriak seorang pemuda maskulin.
Crash..!!
Tanpa pemuda itu duga tubuhnya langsung terpotong menjadi beberapa bagian.
Goarr..!!
Yang Tan seketika meraung sambil mengangkat kepalanya tinggi-tinggi setelah membunuh salah satu dari junior Song Jun.
Song Jun yang melihat itu dengan cepat mundur sambil menahan tubuhnya yang saat ini bergetar hebat.
__ADS_1
Wuss..!!
Namun baru saja ia melangkah sejauh dua langkah, sebuah bilah pedang melesat ke arahnya.
Bom..!!
Song Jun memiliki insting yang tajam langsung berguling ke arah samping, tidak berhenti sampai disana saja, ia kembali berguling beberapa kali karena mendapat serangan susulan dari Xi Luan.
Tap tap..!!
Xi Luan dan Xi Juan kini berdiri sejajar, tatapan mata mereka sangat serius melihat Song Jun.
Mereka paham jika membunuh Song Jun yang sedang terluka sekalipun akan sangat sulit, terlebih mereka paham jika pengalaman bertarung Song Jun lebih banyak dari mereka.
Tapi dengan otak Xi Juan, Xi Luan yakin tidak ada yang tidak mungkin, karena Xi Juan akan melakukan segala cara agar bisa musuhnya mati dengan cepat.
“Kakak, serang bagian perutnya yang terluka, jika darahnya keluar semakin banyak, maka fokusnya akan hilang,” ucap Xi Juan melalui telepati.
Xi Juan pun terlihat tak mau kalah, ia menyusul tepat di belakang Xi Luan.
Sementara Song Jun langsung mendengus ringan, pandangan sesekali mengarah ke Yang Tan yang saat ini membantai para juniornya.
“Aku harus cepat pergi dari sini sebelum Harimau Taring Pedang itu selesai,” gumam Song Jun dalam hati. Terlihat jika Song Jun sama sekali tidak terancam oleh Xi bersaudara.
Wuss..!!
Xi Luan muncul sambil mengayunkan pedangnya, gerakan Xi Luan sangat lentur dan terarah.
Song Jun dengan cepat melompat ke arah samping untuk menghindar, Song Jun juga mengayunkan kakinya untuk melakukan serangan balasan.
Bam..!!
__ADS_1
Dengan cepat Xi Luan melakukan pergerakan untuk menahan tendangan Song Jun menggunakan kakinya juga. Tapi karena perbedaan tingkat kultivasi, Xi Luan di buat mundur beberapa langkah.
Wuss..!!
Xi Juan yang mengikuti kakaknya dari belakang langsung muncul tepat di atas Song Jun.
Xi Juan tersenyum tipis saat pandangan mereka bertemu.
“Teknik Dewa Pedang.”
“Tebasan Penghancur.” Teriak Xi Juan langsung mengerahkan semua kemampuannya.
Sebuah bilah pedang langsung melesat ke arah Song Jun, aura dari bilah pedang tersebut terasa mengerikan.
Bahkan Yang Tan yang ingin menerjang musuh menggunakan mulutnya menghentikan langkahnya sambil melirik ke arah bilah pedang tersebut. Setelah itu ia dengan cepat kembali bergerak untuk membunuh semua junior Song Jun.
Sementara Song Jun yang merasakan bilah pedang tersebut tahu jika ia akan terluka parah bahkan mati jika tidak menghindar langsung.
“Sialan,” gumam Song Jun yang tahu jika ia tidak dapat menghindar saat ini.
Dengan cepat Song Jun memusatkan seluruh energi Qi-nya ke pedang yang ia genggam saat ini.
“Teknik Pedang Racun.”
“Semburan Naga Racun,” teriak Song Jun langsung mengerahkan teknik yang selama ini ia simpan dan menjadi teknik terkuatnya.
Blush..!!
Sebuah bilah berbentuk Naga kecil muncul dari pedang Song Jun lalu melesat ke arah bilah pedang Xi Juan.
Wuss..!!
__ADS_1