Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau

Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau
Terhisap Lubang Hitam ( Black Hole )


__ADS_3

Sementara Xi Juan seketika menyeringai tipis. “Nikmati siksaan yang akan kau alami beberapa saat lagi,” kekeh Xi Juan mengirim suara telepati ke Iblis Penjaga.


***


3 jam kemudian.


Tap tap..!!


Setelah menyiksa dan membunuh semua para penjaga budak, kini Xi Juan melangkah keluar bersama semua budak.


“Apa kalian yakin akan langsung pergi?” Tanya Xi Juan melirik ke arah para budak.


“Benar Tuan penyelamat, kami tidak ingin menyusahkanmu dengan menambah beban, kami juga sudah tahu kemana tujuan kami masing-masing,” ucap mantan Jendral Yuan.


“Hemm..!! Baiklah jika itu yang kalian inginkan, aku tidak akan memaksa, tapi jika ada musuh yang menghadang kalian dan kalian tidak mampu menghadapinya, jangan ragu untuk meminta bantuan kepadaku,” ucap Xi Juan tersenyum tulus.


“Gunakan ini untuk menghubungiku,” ucap Xi Juan langsung memberikan sebuah token.


Mantan Jendral Yuan yang melihat itu, awalnya ragu untuk menerimanya, tapi saat melihat ketulusan wajah Xi Juan, ia pun terpaksa menerimanya karena merasa tidak akan baik menolak kebaikan seseorang.


Tap..!!


“Terimakasih Tuan penyelamat, aku pasti akan membalas ini di kemudia hari,” ucap Mantan Jendral Yuan setelah menerima token pemberian Xi Juan.


“Tentu, aku akan menantikan itu,” ucap Xi Juan mengangguk ringan.


“Baiklah jika begitu, aku akan pergi duluan,” ucap Xi Juan langsung menghilang dari tempatnya.


Dret..!!


Wuss wuss..!!


Melihat kepergian Xi Juan menuju Daratan Tengah, mantan Jendral Yuan pun langsung pergi ke arah sebaliknya.


“Ayo kita pergi dari sini sebelum para Iblis berdatangan,” ajak mantan Jendral Yuan.


Dret..!!


Wuss wuss..!!


***


Tap tap..!!


Terlihat kini Xi Luan muncul di tempat yang di kelilingi oleh hutan.


“Hem..!! Sebaiknya aku menunggu Juan'er di sini saja,” gumam Xi Luan dalam hati.


Ia pun langsung duduk bersila sambil memejamkan matanya untuk bermeditasi.


...


3 Hari kemudian.


Wuss wuss..!!


Xi Juan yang merasakan aura kakaknya kini melesat ke arah hutan yang ada di depannya.

__ADS_1


Wung..!!


Blush..!!


Tepat saat Xi Juan akan menghampiri kakaknya, kini terlihat sebuah lubang besar bewarna hitam muncul di depan Xi bersaudara.


Xi Luan yang sudah membuka matanya saat merasakan kedatangan adiknya pun langsung berteriak lantang, karena jarak Xi Juan dengan lubang yang paling dekat dengan dirinya.


“Menjauh Juan'er,” teriak Xi Luan.


Tapi Xi Juan yang melesat dan mencoba untuk melempar dirinya ke arah samping seketika terhisap lubang hitam.


“Ka...Kakak,” teriak Xi Juan yang terlihat ingin meraih kakaknya yang juga akan menyelamatkan adiknya.


Jlep..!!


Tapi dalam sekejap keduanya langsung terhisap lubang hitam, bersamaan dengan terhisapnya Xi bersaudara, lubang hitam langsung lenyap.


Entah kemana Xi Bersaudara di bawa oleh lubang hitam, yang pasti, lubang hitam ( Black Hole ) Terbentuknya Alam Semesta baru, atau bisa jadi hancurnya Alam salah satu Alam Semesta.


...


Argh...!!


Argh...!!


Di dalam lorong lubang hitam, kini terlihat Xi bersaudara terombang ambing di bawa entah kemana.


Saat Xi Luan dan Xi Juan di bawa menuju lorong Black Hole, terlihat beberapa pasang mata mulai bermunculan.


Gerr..!!


Gerr..!!


Terlihat para penghuni lorong Black Hole sangat mirip dengan serigala, tapi yang berbeda adalah warna dari bulu mereka yang tidak polos, dan kepala mereka yang sedikit jauh lebih besar.


Goarrr..!!


Xi bersaudara yang masih belum bisa menyesuaikan diri dengan hembusan angin lorong, seketika membelalakkan mata mereka saat mendengar suara raungan yang saling sahut menyahut.


“I..Ini,” gumam Xi bersaudara langsung mengalirkan energi penuh mereka untuk mencoba menggerakkan kepala mereka.


Saat mereka melihat sekumpulan Monster mirip Serigala setinggi 5 meter, dan tidak mengetahui tingkat kekuatan mereka, tubuh Xi bersaudara seketika bergetar hebat.


Satu hal yang mereka rasakan saat ini, yaitu kematian mendekati mereka.


“Sial,” umpat Xi Juan yang sadar jika monster di depannya ini sangatlah kuat, bahkan jauh ribuan kali lebih kuat dari Guru dan Naga Berlian Langit. Itulah yang Xi Juan rasakan dari aura sekumpulan monster di depan mereka.


“Juan'er, apa kau bisa menggerakkan tubuhmu? Jika bisa, larilah secepat yang kau bisa, biarkan kakak yang akan menghadang mereka semua,” ucap Xi Luan kini melirik ke arah adiknya dengan senyum hangat.


“Jangan mengada-ada kak, walaupun aku mampu bergerak dan kau menghadang mereka, itu tidak akan dapat memastikan aku masih selamat,” dengus Xi Juan memarahi kakaknya yang bodoh.


“Jika mati, maka kita akan mati bersama dan jika ingin berjuang, maka kita akan berjuang bersama,” sambung Xi Juan kini melirik ke arah sekumpulan Monster yang mencoba mendekati mereka berdua.


Wuss wuss..!!


Bom bom..!!

__ADS_1


Saat Xi bersaudara akan mencoba menghindari serangan dari cakar beberapa monster yang mencoba menyerang mereka. Xi bersaudara seketika membelalakkan mata mereka.


Kini mereka sadar jika gumpalan angin ini adalah sebuah penghalang yang sangat kuat. Karena saat ini, Xi bersaudara ada di dalam sebuah gumpalan angin yang bercampur energi, dan gumpalan angin ini terus membawa Xi bersaudara mengikuti lorong yang entah akan kemana.


“Huuf,, keberuntungan masih memihak kepada kita kak,” ucap Xi Juan seketika menghela nafas lega.


Bomm..!!


Krak..!!


Tapi tak lama, jantung Xi Juan seketika seperkian detik saat melihat salah satu Monster yang sangat besar muncul, lalu langsung menyerang gumpalan angin bercampur energi, hingga membuat keretakan yang membuat cakar monster tersebut masuk dan berhenti tepat di depan wajah Xi Juan.


Sret..!!


Xi Luan yang cepat tanggap, langsung menarik adiknya.


“Hati-hati, jangan senang dulu, walau kita di lindungi oleh gumpalan angin ini, tetap saja gumpalan ini bisa hancur,” ucap Xi Luan sambil melirik ke arah sekitar.


“Lihatlah, kini monster yang jauh lebih besar sudah bermunculan,” tunjuk Xi Luan.


Xi Juan pun ikut melirik ke arah mana tangan kakaknya menunjuk.


“Sialan, tempat apa sebenarnya ini, bagaimana bisa ada banyak monster dengan kekuatan di luar nalar ada di sini,” ucap Xi Juan dengan tubuh bergetar hebat.


Crash..!!


Duar..!!


Ledakan besar seketika terdengar dari arah belakang Xi bersaudara, saat Xi bersaudara membalik badan mereka, mata mereka melotot saat melihat sosok monster bertubuh manusia.


“Hemm..!! Ada Ras manusia kah yang masuk ke lubang Black Hole,” ucap sosok monster kepala mirip Iblis, namun dapat di yakini jika itu bukan iblis.


“Ka..Kau bisa bicara?” Tanya Xi Juan.


Tapi pertanyaan Xi Juan sama sekali tidak di jawab, kini pandangan monster bertubuh manusia melirik ke arah sekumpulan monster yang ada di sekelilingnya.


“Ini buruanku, jadi pergilah,” ucap sosok monster bertubuh manusia.


Wajah Xi Juan seketika menjadi jelek saat ia mendengar itu, sementara wajah Xi Luan langsung berubah dingin.


Saat Xi bersudara mencoba mundur, secara tiba-tiba sebuah energi menyelimuti tubuh mereka lalu dengan cepat energi tersebut menghisap Xi bersaudara.


Dari yang Xi bersaudara rasakan, tarikan energi tersebut sangat mirip dengan tarikan lubang yang menghisap dan membawa mereka ke tempat ini.


Tap..!!


“Hoho,, lumayan juga, kalian masih sehat,” ucap sosok monster bertubuh manusia.


Dret..!!


Tanpa basa basi, ia langsung melesat mengikuti jalur lorong sambil membawa Xi bersaudara.


Wuss wuss..!!


***


Note : Alurnya akan berubah dan berbeda dengan LRPD2 maupun RSA, Xi bersaudara tidak akan bertemu dengan Mc dari kedua novel tersebut.

__ADS_1


__ADS_2