Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau

Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau
Menghancurkan Kediaman Xe Lang dan Di Hadang


__ADS_3

Tanpa menunggu jawaban dari Xe Lang, Yin Jing yang sudah berada di dalam kereta bersama ketiga tahanan langsung memerintahkan kusir untuk jalan.


Melihat kereta bergerak cepat, awalnya Xe Lang berniat menyuruh bawahannya untuk mengikuti kereta yang di tumpangi Yin Jing.


Tap tap..!!


“Tuan ada masalah,” seketika dua bayangan langsung muncul dengan wajah jelek.


“Ada apa lagi?” Teriak Xe Lang memasang wajah penuh amarah.


Saat salah satu dari dua orang berjubah hitam ingin menjawab.


Bom bom bom..!!


Duar..!!


Seketika ledakan di berbagai ruangan tempat tinggal Xe Lang terdengar keras, asap seketiga menjulang tinggi di sertai api menyebar melahap semua yang ada di sekitarnya dengan cepat.


Wajah Xe Lang seketika menghitam saat melihat kediamannya hancur tepat di depan matanya.


“Siapa? Siapa yang melakukan ini? Cepat cari pelakunya,” teriak Xe Lang menatap semua bawahannya.


Xe Lang sadar siapa dalangnya, tapi ia tidak bisa menuduh secara asal, atau ia yang akan langsung di hukum mati. Jadi ia hanya bisa menyuruh bawahannya mencari pelaku yang meledakkannya saja.


Setelah berteriak, Xe Lang juga melesat ke arah tertentu, karena berkas-berkas penting ia simpan di sana.


***

__ADS_1


Wuss wuss..!!


“Haha,, ternyata rencana Juan sangat asik,” sebuah tawa bahagia terlihat di wajah Lan Yuheng yang saat ini melesat keluar dari kediaman Xe Lang.


Lan Yuheng mungkin belum sadar jika kematian orang tuanya dalangnya adalah Xe Lang, bahkan yang membunuhnya pun Xe Lang. Jika ia tahu, mungkin ia akan nekad.


Tap tap..!!


Saat masuk ke dalam kereta, Lan Yuheng melihat terjadinya ketegangan di dalam.


Xi Juan dan Yin Jian kini saling menatap dengan intens, Yin Jian masih kesal terhadap Xi Juan yang selalu mengejeknya.


Sementara Yin Jing dari waktu ke waktu menatap Xi Luan yang memasang wajah datar tanpa ekspresi.


“Aku suka sikap seperti ini,” gumam Yin Jing dalam hati seolah ia menyukai tantangan.


“Ehem ehem,, perkenalkan namaku Yin Jing,” ucap Yin Jing mengulurkan tangannya ke arah Xi Luan.


Saat Xi Luan melirik tangan Yin Jing dan akan memperkenalkan diri. Xi Juan langsung mendahuluinya.


“Xi Juan dan ini kakak ku, kau sudah tahu namanya,” ucap Xi Juan tersenyum kecil.


Hummm..!!


Seketika Yin Jing sedikit merajuk, tatapannya melotot ke arah Xi Juan.


“Apa matamu kelilipan nona Yin?” Tanya Xi Juan memiringkan kepalanya pura-pura polos.

__ADS_1


Yin Jing langsung mendengus kesal sambil mengalihkan pandangannya ke arah Xi Luan, tapi Xi Juan selalu menutup pandangannya.


Yin Jian yang awalnya kesal kini tertawa lucu saat melihat sikap Xi Juan dan kakaknya Yin Jing.


Tak lama sebuah kegaduhan terdengar di dalam kereta, kegaduhan tercipta dari suara Yin Jing dan Xi Juan.


Entah mengapa Yin Jian yang melihat kakaknya Yin Jing kini berubah 180° “Apakah karena-” Tatapan Yin Jian mengarah ke Xi Luan yang kini memejamkan matanya tanpa merasa terganggu.


“Huuft..!! Aku tak menyangka jika kakak yang sulit jatuh hati kini menyukai pemuda yang sedikit lebih muda darinya,” gumam Yin Jian dalam hati.


Usia Xi Luan saat ini 29 tahun dan Xi Juan 25 tahun, sementara Lan Yuheng memiliki usia sama dengan Xi Juan 25 tahun.


Untuk Yin Jing kini telah berusia 32 tahun dan Yin Jian berusia 26 tahun.


...


Kereta terus melaju dengan kecepatan penuh mengarah keluar Kota Naga.


Tujuan mereka kini ke Kekaisaran Yin.


Drum drum..!!


Suara roda kereta di keheningan malam terdengar jelas. Tapi tak lama kereta tiba-tiba berhenti.


“Ada apa? Kenapa kau berhenti paman?” Tanya Yin Jing membuka kain jendela yang menutupi tempat mereka.


Saat Yin Jing melihat banyak orang mengelilingi kereta dengan berbagai senjata. Wajah Yin Jing sedikit kesal.

__ADS_1


__ADS_2