Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau

Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau
Mempelajari Metode Penyiksaan dan Pergi ke Markas Kaisar Iblis


__ADS_3

“Aku baik-baik saja gadis bodoh, kakak mu ini sangat kuat, buktinya kakakmu ini mampu membunuh iblis-iblis ini tanpa menyentuh mereka.” Ucap Xi Juan dengan nada bangga.


Mendengar itu Qin Ji langsung bangga, ia juga telah menganggap Xi Juan sebagai kakaknya, seorang laki-laki yang ia inginkan dari dulu untuk menjaga dirinya tetap nyaman.


“Hemm hemm,, Tuan muda sangat hebat,” ucap Qin Ji dengan mata bersinar.


“Heeh,, jangan panggil kakak mu ini Tuan muda lagi, tapi panggil saja kakak atau Gege, mulai sekarang kau adalah adik kami yang paling kecil.” Ucap Xi Juan mengacak-acak rambut Qin Ji.


Qin Ji seketika bahagia, ia mengangguk-angguk patuh, ia merasa kebahagiaan yang ia inginkan dan ia ingin kebahagiaan ini tetap ada selamanya.


Qin Ji juga menyanngi Xi Juan, Xi Luan dan Lan Yuheng, rasa sayang akan kekeluargaan.


Setelah bercengkrama dengan kakaknya, kini pandangan Qin Ji melirik ke arah Yang Tan dan Jendral Iblis.


“Kenapa kakak tidak membunuh Jendral Iblis itu?” Tanya Qin Ji bingung.


“Hemm..!! Biarkan Yang Tan yang membunuhnya, kakak merasakan jika Yang Tan sangat membenci Iblis tersebut, seolah ia memiliki dendam pribadi.” Ucap Xi Juan ikut melihat ke arah Jendral Iblis.


”Hem hem..!! Ji'er tahu penyebabnya, itu karena senior Yang Tan pernah bertarung dengannya sebelum Gege Juan menghilang dulu dan pada saat itu, kekuatan Senior Yang Tan masih lemah, terlebih juga ia tidak bisa fokus lantaran menjaga Ji'er dulu sehingga kami berdua melarikan diri.” Ucap Qin Ji dengan niat membunuh ia arahkan ke Jendral Iblis.


Melihat apa yang di lakukan adiknya ini. Xi Juan langsung menggelengkan kepalanya. “Hei hei,, apa-apaan ini, apa begini cara wanita? Setahu kakak, seorang wanita itu harus lemah lembut, bukannya begini.” Ucap Xi Juan kembali mengacak-ngacak rambut Qin Ji.


“Mulai sekarang, Ji'er berhentilah bertarung apalagi membunuh sampai mengeluarkan niat membunuh seperti tadi.” Ucap Xi Juan mengeluarkan senyum tulus sebagai seorang kakak yang ingin menjaga adiknya.


“Tapi-”


“Sstt,, apakah Gege Juan terlihat lemah, dan tidak mampu melindungi adiknya yang paling kecil?” Potong Xi Juan menatap Qin Ji serius.


Melihat tatapan Xi Juan. Qin Ji seketika terharu. Ia pun langsung membenamkan wajahnya ke dada Xi Juan.


“Terimakasih Gege,” ucap Qin Ji menangis teringak-isak.


Xi Juan pun langsung mengelus pundak Qin Ji hingga tanpa sadar Qin Ji tertidur.


“Bangsawan sialan, iblis sialan, aku akan membuat kalian menderita karena telah membuat adik ku menderita seperti ini,” mata Xi Juan seketika berubah mengerikan setelah melihat wajah adiknya penuh dengan penderitaan.


Tangan Xi Juan langsung menjulur ke Jendral Iblis.


Dret..!!


Bom..!!

__ADS_1


Tangan dan kaki Jendral Iblis seketika meledak dan hanya menyisakan tubuh dan kepalanya saja.


Argh..!!


Jerit teriakan seketika terdengar menggema ke berbagai arah. Tapi Xi Juan terlihat acuh.


Tap tap..!!


“Aku berubah pikiran, terlalu lama jika menunggu Yang Tan menyiksa dirimu,” ucap Xi Juan kini mendekatkan wajahnya tepat di depan wajah Jendral Iblis.


Mata Jendral Iblis hanya bisa melotot kesakitan serta merasakan teror yang melebihi Kaisar Iblis itu sendiri.


Rasa sakit saat kehilangan anggota tubuhnya kini tidak terasa saking takutnya saat melihat tatapan Xi Juan yang begitu mengerikan.


“A..Ampuni aku Tuan,” ucap Jendral Iblis terbata-bata.


Sret..!!


Tangan Xi Juan langsung mencekik leher Jendral Iblis.


“Mengampunimu setelah apa yang kau lakukan terhadap adik ku yang lucu ini, heh mimpi,” dengus Xi Juan.


“Beritahu aku dimana markas kalian, aku tak ingin bertanya dua kali maupu menunggu lama,” ucap Xi Juan dengan nada dingin.


Mendengar itu, Xi Juan langsung memejamkan matanya.


Tak lama ia mengalirkan energinya ke jarinya lalu mengunci pergerakan Jendral Iblis. Setelah itu ia mengeluarkan banyak buku dari cincin penyimpanannya.


Terlihat Xi Juan membaca satu persatu buku tulisan tangan dari Gurunya dan yang ia baca hanya mencari metode cara menyiksa dengan kejam. Setelah menemukan metode penyiksaan apa yang cocok untuk mereka para musuh-musuhnya, kini Xi Juan tersenyum lebar.


Senyum lebar Xi Juan semakin membuat Jendral Iblis ketakutan setengah mati lantaran merasakan bahaya yang melebihi kematian itu sendiri.


“Hehe,, kau tunggu sebentar, aku akan mempelajari ini, aku yakin kau akan menikmatinya nanti,” ucap Xi Juan memberitahu Jendral Iblis.


Waktu terus berlalu, setelah mempelajari metode apa yang ada di buku peninggalan gurunya, kini Xi Juan membuka matanya, senyum Xi Juan semakin cerah setelah merasa yakin jika ia bisa mempraktekannya dalam sekali percobaan.


“Pertama-tama mari membuat Dunia Jiwa,” gumam Xi Juan.


Yang Xi Juan ketahui saat ini, ia punya Dunia Jiwa, namun sangat jarang seseorang bisa membukanya. Namun sepengetahuannya ia bisa dengan mudah membuka Dunia Jiwanya lantaran Dewa Naga Berlian pernah membukanya.


Xi Juan kembali memejamkan matanya dan memusatkan energi jiwanya di dantiannya.

__ADS_1


Saat Jiwa Xi Juan muncul, ia melihat pusaran energi jiwa kini mulai membentuk sebuah lubang.


“Apa itu pintu masuk Dunia Jiwa?” Gumam Xi Juan langsung melesat tanpa pikir panjang.


Wuss..!!


Dret..!!


Wung..!!


Saat Xi Juan membuka mata, ia hanya melihat ruang hampa bewarna hitam seluas matanya memandang.


“Hemm..!! Ini dia Dunia Jiwa,” gumam Xi Juan yakin.


Tanpa pikir panjang, Xi Juan mulai memusatkan pikirannya kembali.


Dret..!!


Xi Juan langsung membuka matanya. “Hehe,, aku akan menaruh jiwa iblis sialan ini dulu di dunia jiwaku,” gumam Xi Juan tersenyum tipis.


Tangan Xi Juan pun langsung menciptakan pedang energi yang di lapisi oleh energi jiwa.


Dret..!!


Crash..!!


Argh..!!


Kepala Jendral Iblis seketika terpotong, namun anehnya jiwanya ikut keluar.


Dengan cepat Xi Juan menarik Jiwa Jendral Iblis ke dalam tubuhnya lalu masuk melalui lubang dunia jiwa yang ada di dalam dantiannya.


Setelah urusannya selesai. Xi Juan langsung bangkit. Ia kini sadar tidak bisa mempelajari cara membuka dunia jiwa di dunia nyata seperti lantaran masih banyak hal yang harus ia lakukan dan waktunya tidaklah lama.


“Hemm..!! Aku harus menghubungi kakak untuk membawa Yang Tan lebih dulu, setelah itu menyuruh kakak ke Daratan Tengah untuk membantu menyelesaikan masalah, sementara aku harus pergi ke markas Bangsa Iblis sialan ini untuk menagih hutang-hutang yang telah mereka lakukan kepadaku dan adikku beberapa waktu lalu,” gumam Xi Juan mengeluarkan niat membunuh.


Dret..!!


Tangan Xi Juan langsung merobek ruang yang ada di depannya.


Crash..!!

__ADS_1


Setelah celah tercipta, Xi Juan langsung melesat masuk.


Wuss..!!


__ADS_2