Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau

Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau
Bertemu Kembali Dengan Naga Berlian Langit


__ADS_3

“Dan keturunan Dewa Asura yang di ketahui oleh orang-orang itu saat ini adalah leluhurku Bai An.”


Tangan Xi Juan langsung terkepal erat mengetahui masa lalu Dewa Asura yang sampai saat ini tidak di ketahui keberadaannya.


“Karena kau cukup cerdas, aku yakin kau pasti sadar jika keberadaanmu di ketahui oleh orang-orang itu, maka kau pun juga akan di incar.” Ucap Leluhur dengan nada menghela nafas.


“Jadi bukalah pintu ini, saat kau masuk, kau akan bertemu dengan sosok dari zaman The Beginning of the Universe atau Semesta Awal.” Sambung Leluhur Xi Juan.


Mendengar itu, Xi Juan tersadar. Kini pandangannya mengarah ke pintu bewarna emas yang tiba-tiba muncul di depannya dalam jarak 5 meter.


Setelah melirik pintu, Xi Juan melirik leluhurnya. “Aku sebenarnya hanya ingin hidup bebas dengan tujuanku sendiri, tapi karena saat ini aku masih lemah dan adanya orang yang ingin mengusik orang-orang yang berkaitan denganku. Aku tentu tidak akan membiarkan hal tersebut.” Xi Juan kembali mengepalkan erat tangannya. “Hanya dengan menjadi kuat aku bisa sedikit lebih aman. Walau aku sadar menjadi kuat juga pasti akan lebih merepotkan, tapi setidaknya aku bisa melawan.”


Dengan penuh tekad Xi Juan melangkahkan kakinya menuju pintu gerbang bewarna emas.


Wuss..!!


Xi Juan dan pintu emas langsung lenyap.


Leluhur berwujud jiwa yang melihat Xi Juan telah masuk hanya bisa memasang wajah sedih.


“Apakah ini tidak terlalu cepat? Dia dan kakaknya masih terlalu muda.” Ucap Leluhur tersebut melirik ke atas.


Wung..!!


Tak lama muncul dua mata raksasa bewarna putih kristal. “Hemm..!! Seandainya anak yang kau temui pertama kali itu tidak di sadari oleh mereka, mungkin ia akan jauh lebih cocok. Terlebih aku melihat pertumbuhannya bersama keturunannya sangat mengesankan. Tapi kau pasti sadar jika aku membangkitkan Jiwa Asuranya, maka ia akan langsung di bunuh oleh mereka.”

__ADS_1


“Saat ini mereka belum bergerak karena Jiwa Asura anak tersebut masih belum bangkit, beruntung juga kau menyembunyikannya dulu saat kau bertemu dengannya. Jadi ia akan aman sampai batas waktu tertentu.” Ucap sosok mata berlian.


“Hais..!! Kau benar, itulah yang aku takutkan, walau begitu, tetap saja para bawahan mereka pasti akan selalu mengusiknya saat ia sampai Dimensi Alam Dewa. Jadi satu-satunya cara adalah mengikuti idemu.”


“Lakukanlah. Aku tak ingin keturunanku mati cepat, sama seperti diriku yang mati tanpa perlawanan saat Jiwa Asura ku bangkit.” Ucap Leluhur Jiwa mengingat pertemuannya dengan Bai An, keturunan yang pertama ia temui dahulu.


Jlep..!!


Mata raksasa langsung lenyap.


***


Xi Juan yang baru muncul di tempat yang aneh kini melihat sekelilingnya. Tak lama tubuhnya merinding saat melihat sosok kolosal.


Blush..!!


Sosok Naga Berlian Langit langsung membuka matanya. “Hoho bocah, ini pertemuan kedua kita, aku tak menyangka kau bisa membangkitkan Jiwa pertama.” Ucap Naga Berlian Langit memamerkan giginya.


Sementara Xi Juan kini terlihat sudah berlutut dan memegangi kedua telinganya akibat suara Naga Berlian Langit yang memiliki tekanan mutlak baginya.


Urgh..!!


Naga Berlian Langit yang terlalu bersemangat langsung tersadar. “Haha,, maafkan aku terlalu senang, aku lupa menghilangkan auraku, padahal aura yang aku keluarkan kurang dari 0,1%.” Ucap Naga Berlian Langit terdengar sombong.


Namun memang itulah kenyataannya dan apapun yang berbau Naga akan memang selalu sombong.

__ADS_1


Tak lama Naga Berlian Langit menjentikkan jarinya ke arah Xi Juan.


Wuss..!!


Tubuh Xi Juan langsung di selimuti oleh energi.


Meresakan kehangatan dan tubuhnya yang tadi terluka kini dalam sekejap sembuh, Xi Juan tentu terpana.


“Woah,, sungguh luar biasa.” Ucap Xi Juan kagum. “Tapi sebelum itu, apakah kita memang pernah bertemu sebelumnya Tuan Naga?” Tanya Xi Juan langsung mengalihkan pandangan ke arah Naga Berlian Langit.


Naga Berlian Langit langsung merubah bentuk ke wujud manusianya.


“Pertemuan pertama kita saat kau tanpa sengaja masuk ke Domian yang aku ciptakan, tentu saja kau tidak akan ingat karena aku telah menyegel ingatan pertemuan kita. Aku yakin kau pasti ragu akan ucapanku. Tapi setelah kau merasakan energiku, maka kau pasti akan percaya.” Ucap Naga Berlian Langit tersenyum kecil sembari menjentikkan energinya.


Mata Xi Juan seketika melotot. “Eeh jadi anda yang memberikan aku energi yang murni serta sangat banyak itu ya, aku juga merasa ada yang tersembunyi di dalam tubuhku. Tapi sampai saat ini aku tidak bisa menemukan apa itu.” Ucap Xi Juan.


“Jadi apakah anda juga yang melakukan?” Tanya Xi Juan.


“10% Sempurna.” Ucap Naga Berlian Langit tersenyum tipis.


“Itu adalah kekuatan yang aku berikan kepadamu. Tapi karena kau masih lemah, kau belum bisa menemukannya. Berbeda dengan kakakmu yang bisa menemukannya. Walau begitu, kakakmu juga belum bisa menggunakannya.”


Mendengar perjelasan Naga Berlian Langit. Mata Xi Juan seketika cerah, kini ia mengambil sedikit kesimpulan mengapa ia datang kesini.


“Kalau begitu apa anda akan mengajariku untuk menjadi lebih kuat?” Tanya Xi Juan dengan nada bersemangat.

__ADS_1


__ADS_2