
Setelah itu tatapan Xi Juan mengarah ke Xe Lang yang mencoba melarikan.
“Heh, mencoba melarikan diri, kau tidak akan bisa kemana-mana,” ucap Xi Juan dengan nada dingin.
Tubuh Xe Lang seketika berkeringat dingin saat mendengar ucapan Xi Juan. Suara tersebut seolah berbisik tepat di telinganya.
Tapi Xe Lang tetap mencoba lari, sesekali ia melirik ke arah Xi Juan yang masih berdiri di tempatnya.
Xi Juan terlihat membiarkan Xe Lang berlari lebih jauh. Setelah di cara cukup jauh, Xi Juan kini memejamkan matanya.
“Mari kita coba hukum ruang, apakah aku bisa langsung memperaktekan sekaligus menggunakannya,” gumam Xi Juan.
Crash..!!
Sebuah lubang muncul saat Xi Juan mencoba merobek udara di depannya.
Sebuah senyum lebar muncul dari wajah Xi Juan saat melihat sebuah celah.
Wuss..!!
Xi Juan pun langsung masuk, saat ia melihat sekelilingnya yang gelap, ia langsung merobek kembali ruang yang ada di depannya.
Wuss..!!
Xi Juan muncul, namun apa yang ia lihat buknlah apa yang ia inginkan.
“Sial, kenapa aku muncul di tempat seperti ini, apa karena aku terlalu banyak menggunakan energi?” Gumam Xi Juan dengan kesal.
Beberapa saat kemudian.
“Hah...!! Sudahlah, mungkin aku bisa membunuhnya nanti, dan mungkin ia beruntung saat ini, tapi jika bertemu lagi,” Xi Juan seketika menyeringai kejam.
Apa yang ada di depan Xi Juan saat ini adalah Ibukota Kekaisaran Yin.
Xi Juan berdiri tidak jauh dari gerbang kota, ia pun langsung melangkah masuk.
Tap tap..!!
Dengan tudung dan menekan semua kekuatan barunya. Xi Juan masuk tanpa ada yang menyadari.
__ADS_1
Dengan langkah santai Xi Juan melihat-lihat banyak penduduk kota menjajankan barang dagangan mereka. Bahkan beberapa pedagang pinggiran mencoba untuk menghentikan Xi Juan untuk melihat barang dagangan mereka.
10 menit berlalu, saat ini Xi Juan berhenti di depan penginapan tempat mereka menginap.
Saat Xi Juan ingin melangkah masuk, ia langsung berhenti tepat di depan pintu.
...
“Hei apa kau tahu, beberapa hari lalu, aku mendengar pihak Kekaisaran ingin mengeksekusi seorang pemuda yang bernama Xi Luan. Katanya jika adiknya atau Xi Juan tidak muncul hingga hari ini, maka kepala Xi Luan akan di penggal.” Bisik salah satu pemuda mengenakan pakaian bewarna hijau.
“Aku tahu itu, tapi aku cukup heran mengapa adiknya yang bernama Xi Juan itu di cari-cari ya. Apa salah mereka.” Sambung pemuda berpakaian kuning.
“Hemm..!! Apa kalian tidak tahu, Klan Bangsawan Tang musnah akibat kelicikan si Xi Juan itu, dan saat ini berita tersebut sudah menyebar, ini juga ada campur tangan Klan Bangsawan Wei dan dua Klan Bangsawan Kelas 2 yaitu Klan Bing dan klan Mu. Mereka menekan Kaisar Yin Long, jika tidak menemukan Xi Juan yang menjadi biang masalah, maka mereka akan memberontak.” Ucap pemuda berpakaian Hijau.
Sstt...!!
“Jangan terlalu besar, walau berita ini telah menyebar, tapi orang-orang yang mengetahuinya hanya anggota klan Bangsawan Kelas 2 dan kelas 3 saja. Jika berita ini menyebar luas, pihak Kekaisaran takut jika buronan bernama Xi Juan melarikan diri.” Sambung pemuda berpakaian putih.
Seketika kedua orang yang berpakaian hijau dan kuning mengangguk setuju. Tapi mereka masih bercerita dengan nada berbisik.
“Aku juga mendengar jika kedua orang yang selalu bersama Xi Luan dan Xi Juan itu kini di buru oleh beberapa klan dan pasukan kekaisaran. Jika tidak salah keduanya bernama Lan Yuheng dan Qin Ji.” Ucap pemuda berpakian Hijau.
...
“Klan Yin, Klan Wei, Klan Bing, Klan Mu dan semua orang yang terlibat dalam konspirasi ini. Kalian tidak akan pernah aku ampuni.”
“Bahkan jika Daratan Timur ini hancur, maka akan aku hancurkan. Aku sudah tidak peduli dengan semua kehidupan yang di Daratan Timur ini.” Ucap Xi Juan dalam hati.
“Berani menganggu dan mengusik keluargaku, maka kalian akan menanggung konsekuensinya.”
Dengan cepat Xi Juan melesat dengan kecepatan yang sangat mengerikan.
Bahkan kecepatan Xi Juan jauh lebih cepat dari Kaisar Yin Long yang di gadang-gadang memiliki teknik langkah Naga Angin.
Wuss..!!
Tap tap..!!
Setelah mengedarkan indra kesadarannya, Xi Juan langsung muncul di depan Lan Yuheng, Qin Ji dan Yang Tan.
__ADS_1
“Hemm..!! Apa kau telah mendengar beritanya?” Tanya Yang Tan dengan nada santai.
Xi Juan hanya diam sambil melangkah ke sebuah gubuk yang di bangun oleh Lan Yuheng.
“Kalian ikuti aku masuk,” ucap Xi Juan dengan nada datar.
Mendengar itu, Lan Yuheng dan Qin Ji langsung menghentikan latihan mereka, sementara Yang Tan hanya menghela nafas karena tahu akan ada pembantaian beberapa saat lagi.
Ketiganya pun langsung melangkah masuk.
Beberapa saat kemudian, saat ini keheningan terjadi saat Xi Juan menatap ketiganya.
“Aku tidak menyalahkan kalian, aku tahu kalian tidak mampu melawan mereka semua.” Ucap Xi Juan langsung membuka suara.
“Jadi ceritakan aku dari awal masalah ini,” sambung Xi Juan dengan tatapan tajam.
“Biar aku saja yang mengatakannya,” ucap Yang Tan saat melihat Lan Yuheng dan Qin Ji saling melirik satu sama lain, terlihat juga mereka sedikit ragu. Maka Yang Tan pun memutuskan bicara.
Hmm..!!
Xi Juan hanya berdeham mengiyakan.
“Ini berawal dari permintaan kakak mu, ia sengaja ingin di tangkap saat Yin Jing datang, kakakmu mengatakan jika kau pasti akan datang menyelamatkannya.”
“Tapi sesuatu yang tidak di harapkan terjadi, aku yakin kau pasti sadar maksudku,” ucap Yang Tan.
Melihat Xi Juan mengangguk. Yang Tan kembali menjelaskan jika ini juga ada campur tangan Pangeran Ketiga, bahkan Yin Jing dan Yin Jian ikut di tahan.
Walau semua orang tahu Kaisar Yin Long tegas, tapi saat ini ia tak mampu melakukan apa-apa akibat banyak klan kelas dua menginginkan dirimu dan kakak ku, jika permintaan mereka tidak terpenuhi, maka mereka akan memberontak.
Xi Juan yang mendengar cerita tersebut langsung bangkit.
“Jika begini, mereka semua sama saja, mau Kaisar Yin Long atau para klan kelas dua. Jika memang benar Kaisar Yin Long tegas, maka masalah seperti ini akan mudah ia selesaikan.” Ucap Xi Juan.
“Untuk saat ini kalian akan aku berikan asupan Energi Ilahi, dengan itu kalian mampu menghancurkan mereka, dan jika kalian merasa takut, iba atau beralasan tidak masuk akal, maka lebih baik kalian pergi dari sini. Aku tak memaksa kalian ikut bersamaku dari awal.” Ucap Xi Juan dengan nada serius.
Lan Yuheng dan Qin Ji langsung menggeleng. “Bahkan jika kau menyuruhku membumi hanguskan Daratan Timur ini pun aku mau,” ucap Lan Yuheng dengan penuh tekad.
“Hemm..!! Walau kau menyuruhku menjadi seorang penjahatpun akan aku lakukan, kau adalah penyelamat ku Tuan muda,” sambung Qin Ji.
__ADS_1
Xi Juan mengangguk puas lalu melirik ke arah Yang Tan.
“Kau tahu aku bukan. Jadi jangan melirikku seolah aku orang lain,” dengus Yang Tan.