
Tapi dengan cepat ia menepisnya saat melihat cakar Harimau Ekor dua ingin mencabik-cabik tubuhnya.
Naluri bertahan hidupnya langsung membuat Lan Yuheng membengkokkan tubuhnya secepat mungkin.
Crash..!! Pakaian yang Lan Yuheng kenakan langsung sobek dan membentuk lambang cakar.
Tap tap..!! Lan Yuheng mundur dua langkah sembil mengambil gaya kuda-kuda milik Xi Juan yang siap untuk bertarung.
“Datanglah Binatang Buas sialan,” teriak Lan Yuheng langsung menantang Harimau Ekor dua.
Goarrr..!!
Seakan paham jika itu adalah tantang duel, Harimau Ekor dua langsung meraung.
Wuss..!!
Harimau Ekor pedang langsung melesat ke arah Lan Yuheng. Lan Yuheng terlihat menggerakkan kakinya.
Kaki Lan Yuheng masuk ke dalam tanah, dengan cepat Lan Yuheng mengayunkan pedangnya.
Trank..!!
Cakar kanan Harimau Ekor dua dan pedang Lan Yuheng langsung bentrok. Saat ini Lan Yuheng terlihat diam tanpa bergeser mundur, sama halnya dengan Harimau Ekor dua.
“Heng,, hanya menggunaka insting saja, kau tidak akan pernah bisa membunuhku walau kau jauh lebih kuat,” dengus Lan Yuheng kini paham kembali paham maksud dari tujuan Xi Juan membawanya kesini.
__ADS_1
Dengan mata bersinar, Lan Yuheng langsung menggeres pedangnya hingga menyebabkan percikan petir.
Mata Harimau Ekor dua langsung terpejam saat melihat percikan petir tersebut.
Hal tersebut membuat Lan Yuheng memanfaatkan kesempatan untuk menjulurkan pedangnya ke arah Harimau Ekor dua.
Trank..!!
Namun triknya langsung di gagalkan oleh Harimau Ekor dua yang kini menggigit pedangnya.
Crak..!!
Pedang yang Lan Yuheng langsung patah menjadi dua.
Dengan cepat Lan Yuheng membalikkan badan lalu melesat entah kemana.
Harimau Ekor dua tentu mengejar Lan Yuheng yang ingin melarikan diri. Kini Harimau Ekor dua sangat dendam dengan Lan Yuheng, itu dapat di ketahui dari tatapan predator Harimau Ekor dua.
...
Tak lama setelah kepergian Lan Yuheng, Xi Juan muncul di atas punggung Yang Tan.
“Hei bocah, apa tidak apa-apa membiarkan ia sendiri di tengah hutan seperti ini?” Tanya Yang Tan melirik ke arah kejauhan.
“Biarkan saja, aku telah meminta bantuan dari Singa Merah untuk jangan ada yang menganggu Lan Yuheng selain Harimau yang saat ini mengejarnya.” Ucap Xi Juan santai.
__ADS_1
“Ini juga untuk pelatihannya agar ia tidak menjadi beban saat kita bertarung suatu saat nanti,” sambung Xi Juan sambil melompat dari atas punggung Yang Tan.
“Heng,, beban, kau itu yang beban bersama kakakmu,” dengus Yang Tan kesal saat mendengar ucapan Xi Juan yang sedikit tak berperasaan.
“Hehe,, itu adalah rencanaku agar kau bisa berolah raga,” kekeh Xi Juan mengelak.
“Ya ya,, melawanmu berdebat tidak akan ada gunanya. Jadi apa yang kau ingin lakukan saat ini? Tidak mungkin kau hanya menonton dia bukan?” Tanya Yang Tan sedikit penasaran mengapa Xi Juan kesini.
Xi Juan langsung menyunggingkan senyum tipis. “Pertama adalah mencoba teknik Pedang Kehampaan dan yang kedua adalah memburu Binatang Buas yang tidak memiliki pikiran untuk meningkatkan pengalaman bertarung serta berusaha meningkatkan kekuatanku.”
Tanpa menunggu jawaban dari Yang Tan, Xi Juan kini melangkah ke pohon yang paling besar serta menjulang tinggi.
“Baiklah, kita coba dulu tahap pertama dari Teknik ini,” gumam Xi Juan.
Xi Juan mengeluarkan pedang biasa untuk melakukan uji coba terlebih dahulu.
”Jrett..!! Tak lama pedang yang Xi Juan keluarkan saat di alirkan energi Qi langsung mengeluarkan petir putih.
Jder..!!
Bom..!!
Tak lama pohon yang Xi Juan lihat hangus tanpa sisa, seolah itu adalah ruang hampa tanpa ada isi maupun penghuni.
Yang Tan membelalakkan matanya seketika. “Kapan bocah ini mengayunkan pedangnya?”
__ADS_1