Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau

Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau
Kemunculan Pangeran Ketiga dan Kelicikan Xi Juan


__ADS_3

“Hem,, seandainya aku tidak ada, aku tahu kau semakin sewenang-wenang kepada orang-orang Kekaisaran, terlebih berani sekali kau mengancam Tuan putri Yin Jing.”


Nada Jendral Yin Feng sangat dingin. “Kau tahu hukuman bagi orang sepertimu mengancam seorang Putri Kekaisaran? Hukumannya kultivasimu akan di lumpuhkan bersama semua anggota keluargamu.” Sambung Jendral Yin Feng terlihat tidak ada rasa iba saat mengatakan hal tersebut.


Wajah Han Wen seketika pucat, ini sama saja dengan bunuh diri, malah ia lebih baik memilih mati dari pada dantiannya di lumpuhkan.


Saat Han Wen ingin membela diri, terdengar sebuah suara.


“Mohon, Jendral Feng beri saya wajah. Biarkan saya sendiri yang akan menghukumnya karena telah berani menyinggung Kakak kedua,” ucap Yin Ming.


Tap tap..!!


Yin Ming tersenyum sambil membungkukkan badanya, seolah ia adalah sosok yang baik serta lemah lembut.


Namun nyatanya itu hanya luarnya saja.


“Heng,, jangan ikut campur kau Yin Ming,” dengys Yin Jing menatap Pangeran ketiga dengan tatapan dingin.

__ADS_1


Pangeran Yin Ming hanya tersenyum. “Ayolah kak, aku akan memberikannya nanti pelajaran agar ia bisa mengerti arti sopan santun,” ucap Pangeran ketiga membujuk dengan wajah berkaca-kaca.


“Wah,, orang ini sangat licik,” gumam Xi Juan seketika mengeluarkan senyum tipis.


Merasa ada yang memperhatikannya, tatapan Yin Ming beralih ke Xi Juan.


“Hem,, anak ini cukup liar juga, sebaiknya aku berhati-hati, terlebih ia bersama kelompok Yin Jing,” gumam Yin Ming dalam hati.


Sementara Jendral Yin Feng kini melirik ke arah Yin Jing untuk meminta saran.


“Sebaiknya ini di serahkan ke kekaisaran, paman Feng, aku tidak punya hak selain Yang Mulia Kaisar Yin Long,” ucap Yin Jing.


“Ah aku rasa kau terlalu berlebihan nona Yin, wajar mereka marah, itu karena aku membunuh putra klan Han dan membunuh pengawalnya. Masalah ini sebenarnya masalah kami. Tapi-” Xi Juan tersenyum kecil sambil melirik ke arah Han Wen.


Han Wen dan Han Wang seketika merasakan firasat buruk saat di tatap oleh Xi Juan.


“Hem,, aku tahu maksudmu, berapa kompensasi yang kau inginkan,” ucap Yin Ming yang tahu tujuan Xi Juan.

__ADS_1


“Ohoho,, Pangeran Yin Ming cukup pintar juga, karena yang pertama menyebabkan masalah adalah dia,” tunjuk Xi Juan ke arah kepala Han Fu.


“Lalu masalah semakin membesar saat dia ingin menjadikan Nona Yin Jing pelampiasan nafsu, kau pasti sadar jika kami yang mendengar akan marah bukan?”


Yin Ming sedikit mengerutkan keningnya, tatapan Yin Ming mengarah tajam ke Han Wen.


Han Wen yang sadar tentu mengutuk kebodohan putranya ini karena menginginkan seorang putri Kekaaisar Yin sebagai pelampiasan nafsunya.


“Nona Yin lah yang menyuruh Tuan muda Yin Jian untuk membuat dia sadar karena ingin melecehkan Nona Yin Jing sehingga ia dan pengawalnya ingin membunuh Tuan muda, maka kami terpaksa ikut campur dengan membunuhnya, karena jika tidak membunuhnya maka kami yang akan mati. Itu masalah pertama,” ucap Xi Juan menjelaskan sambil tersenyum tipis.


“Untuk yang kedua adalah tuan ini baru datang langsung ingin membunuh kami tanpa tahu asal usul permasalahan lebih dulu, jika saja Jendral Feng tidak turun tangan maka kami bisa saja langsung mati.”


“Jadi kami hanya ingin 1 juta Batu Kristal tingkat rendah sebagai permintaan maaf mereka berdua saja,” ucap Xi Juan tersenyum kecil.


Blush..!!


“Sialan kau bocah, ini bukan Kompensasi, tapi pemerasan,” teriak Han Wen kini tak bisa menahan emosinya.

__ADS_1


“1 juta 100 Batu kristal tingkat rendah,” ucap Xi Juan menaikkan sebelah alisnya.


__ADS_2