
“Sial, aku akan menangkapmu lain waktu, tapi sebelum itu. Aku akan menghancurkan Klan Bangsawan Tang untuk mencoba menutupi rasa malu Klan Bangsawan Yue.”
Yue Qie tahu bahwa bukan Tang Ren yang telah mengambil kesuciannya, dan saat ia ingin menjawab ayahnya saat malam kejadian. Ia lebih dulu mendengar jika Tang Ren yang telah mencoba melecehkannya.
Sampai saat ini tidak ada yang mengetahui jika Yue Qie telah kehilangan kesuciannya kecuali kelompok Xi Juan.
Xi Luan tentu mengetahui ini melalui Yang Tan yang diam-diam mengikuti Xi Juan saat ia menyelinap.
Saat itu pun Yue Qie memberitahu jika ini perbuatan Tang Ren dan ia menggunakan bubuk pelumpuh.
Yue Qie yang pintar juga menjelaskan jika ini pasti pengaruh dari Klan Bangsawan Wei dan klan Jin.
Patriak Yue pun seketika langsung marah besar dan ingin menghancurkan ketiga Klan Bangsawan tersebut.
Tapi ibu dari Yue Qie langsung menghentikan niat suaminya dan berpikir dengan tenang.
Cukup lama untuk menenangkan Patriak Yue, Yue Qie langsung mengutarakan niatnya untuk lebih dulu menghancurkan klan Bangsawan Tang, agar Klan mereka tidak menanggung malu.
Patriak Yue yang cukup pintar tentu paham maksud putrinya, terlebih saat melihat putrinya yang kini telah kehilangan kesuciannya. Dan saat mendengar berita dari dua klan Bangsawan yang sedikit berbeda.
Patriak Yue kini jika ada pihak ketiga yang sudah merencanakan ini.
...
Tap tap...!!
“Ada apa Nona Yue?” Tanya seorang pria dengan perawakan tinggi.
Yue Qie melirik pria tinggi tersebut dengan senyum tipis. “Tidak ada paman, ayo kita lanjutkan perjalanan, jangan sampai mereka melarikan diri dari Ibukota,” ucap Yue Qie langsung menggerakkan kudanya kembali berjalan menuju kediaman Klan Bangsawan Tang.
Pria tinggi tersebut tidak langsung pergi, ia melirik ke arah tempat Yue Qie melirik beberapa saat tadi.
“Hem..!! Aku tidak sengaja melihat tadinya disana ada mantan klan Bangsawan Qin, yaitu Qin Ji, apa dia yang di maksud oleh kakak jika pihak ketiga yang merencanakan ini adalah Qin Ji?” Gumam pria yang bernama Yue Tian, ia adalah tetua pertama sekaligus tangan kanan patriak Yue, kekuatannya pun sangat mengerikan. Yaitu Ranah Monarch ⭐ 4 Puncak.
***
Di tempat Xi Juan, ia saat ini sedang bersembunyi dari sosok yang bernama Yue Tian. Karena pria tadi sempat mengedarkan kesadarannya.
__ADS_1
“Sial, kalian ini menyusahkan sekali,” dengus Xi Juan langsung mengangkat jubahnya, karena ia menggunakan jubahnya untuk menutupi aura Lan Yuheng dan menutupi bau Qin Ji.
Lan Yuheng dan Qin Ji hanya bisa terdiam sambil menundukkan kepala mereka.
Xi Luan yang melihat adiknya menyalahkan keduanya langsung menepuk pundak Xi Juan. “Mereka tidak salah, justru kau yang salah karena telah membuat masalah dengan putri Yue Qie itu,” dengus Xi Luan.
“Kakak merasa Yue Qie itu tidak sesederhana yang terlihat dan tatapan matanya cukup tajam saat ia mengarah ke sini tadi,” sambung Xi Luan datar.
Tak mau berhenti, Xi Luan malah mengungkit-ungkit masalah masa lalu tentang semua perbuatan Xi Juan.
Xi Juan yang terus menerus di omeli oleh kakaknya kini merasa pusing.
“Baik-baik, aku tahu maksudmu, aku akan kesana seorang diri untuk menyelesaikannya, aku juga akan membuat klan Bangsawan Tang hancur tanpa sisa karena ini juga ada kaitannya dengan mereka,” dengus Xi Juan ke arah kakaknya yang tak henti-hentinya bicara.
Maksud Xi Luan tadi adalah agar Xi Juan mempertanggung jawabkan perbuatannya, dan cara Xi Luan menyuruhnya mungkin tidak langsung bicara harus ini harus itu, melainkan cara seperti tadi.
...
Wuss..!!
Banyak sekali kerumunan kultivator berada di depan gerbang, mereka semua adalah para percari informasi terbaru yang akan di sebar ke seluruh Daratan Timur.
“Hem..!! Aku merasakan jika adanya suara langkah kaki di bawah tanah,” gumam Xi Juan dalam hati.
Tak lama ia tersenyum tipis. “Rupanya rombongan keluarga utama Klan Bangsawan Tang ingin melarikan diri, tak akan aku biarkan kalian dengan mudah pergi.”
Tak lama Xi Juan melirik pemuda yang sedang memegangi sebuah buku dan pena tinta, ia terlihat sibuk menulis sesuatu yang akan ia sebarkan beritanya.
“Hei, apa kau tidak menyadarinya,” bisik Xi Juan.
Pemuda tersebut melirik sekilas ke arah Xi Juan yang mengenakan topi petani. “Merasakan apa kawan?” Tanya pemuda tersebut sambil tetap fokus menulis sesuatu.
“Coba sebarkan kesadaranmu, saat ini kediaman Klan Bangsawan Tang terlihat sedikit, hanya beberapa prajurit saja yang berada di balik gerbang ini.” Ucap Xi Juan.
Pemuda tersebut langsung berhenti menulis, ia langsung mengedarkan kesadarannya dan tujuan Xi Juan menyuruhnya bukanlah itu.
Pemuda yang memiliki Ranah Nirwana ⭐ 5 Puncak itu seketika sadar jika ada pergerakan tertentu di bawah tanah dan ia juga tahu maksud Xi Juan menyuruhnya.
__ADS_1
“Ka..Kau-”
Xi Juan langsung menyumpal mulut pemuda tersebut.
“Disini sangat banyak orang, apa kau mau tidak mendapat uang banyak, hah, jika berita ini semua yang tahu, maka kau pasti akan mendapat uang yang sedikit dari paviliun tempatmu bekerja,” bisik Xi Juan.
Sadar ia melakukan kesalahan, pemuda tersebut mengangguk-angguk. “Lalu mengapa kau memberitahuku? Bukankah jika kau yang menyadarinya dari awal bisa langsung menyebar berita ini,” tanya pemuda tersebut bingung.
“Heeh,, aku melihat kau bisa di ajak bekerjasama dalam jangka panjang dan posisimu juga tidak rendah di tempatmu bekerja, jadi kau pasti paham maksudku bukan,” kekeh Xi Juan memanfaatkan kesempatan untuk berbisnis.
Pemuda tersebut cukup terkejut jika pemuda yang ada di depannya ini mengetahui jika ia memiliki posisi yang tinggi.
Sejujurnya Xi Juan tadi hanya bicara asal, tapi ucapan Xi Juan yang asal ternyata benar jika pemuda di depannya ini adalah putra dari Paviliun Informasi terbesar di Daratan Timur.
“Langsung saja, aku akan mengambil 30% saja hasil yang kau dapatkan, bagaimana,” bisik Xi Juan.
“Deal,” ucap pemuda tersebut langsung setuju.
Pemuda tersebut ingin menulis sesuatu lalu ingin mengirimkannya ke cabang Paviliun terdekat milik ayahnya. Tapi Xi Juan langsung menghentikannya.
“Dasar bodoh, ini terlalu lama, kau langsung pergi menuju ke Patriak klan Yue saja lalu beritahu apa yang kau ketahui, ini yang tercepat,” dengus Xi Juan langsung menendang pemuda tersebut dari kerumunan orang.
Orang-orang yang ada di sekeliling Xi Juan hanya memandang Xi Juan sekilas lalu mereka kembali mengintai aktipitas para anggota klan Bangsawan Tang yang terlihat santai-santai saja.
Wuss..!!
Brak..!!
Pemuda yang bernama Shen Ju kini menabrak sebuah kereta.
Saat kepala Shen Ju keluar dari kereta, ia melihat pasukan Klan Bangsawan Yue kini mengepungnya.
“Hei-hei,, tunggu dulu, aku berasal dari Paviliun Shen, ingin bertemu patriak Yue dan ingin menjual informasi berita,” teriak Shen Ju dengan tenang sambil mengangkat tangannya.
Namun tidak ada yang percaya dengan ucapan Shen Ju, hingga salah satu prajurit ingin menyerangnya tapi sebuah menghentikannya.
“Tunggu, biarkan dia bertemu Patriak Yue,” ucap Yue Tian yang mengenal sosok Shen Ju.
__ADS_1