
Yang Tan membelalakkan matanya seketika. “Kapan bocah ini mengayunkan pedangnya?”
Bukan hanya Yang Tan saja terkejut, bahkan Xi Juan juga ikut terkejut. Tubuhnya saat ini berkeringat dingin serta terlihat bergetar selama beberapa detik.
“Sialan, aku tak menduga jika tahap pertama Pedang Kehampaan ini langsung menguras energi qi ku hingga 90%,” gumam Xi Juan dalam hati.
Setelah berusaha menenangkan diri. Xi Juan kini mengeluarkan beberapa pil dari botol kecil.
Glek glek..!!
Xi Juan langsung duduk dalam posisi lotus, 1 jam telah berlalu, Xi Juan membuka matanya.
“Hmm..!! Sudah setengah energi qi ku pulih, kini saatnya mempelajari cara mengendalikan tahap pertama Teknik Pedang Kehampaan ini.” Gumam Xi Juan sedikit bersemangat.
***
Wuss wuss..!!
“Sial sial,, kenapa Harimau sialan ini tidak menyerah saja,” gerutu Lan Yuheng tak henti-hentinya mengutuk Harimau Ekor dua.
Gerr..!!
Merasa dirinya di ejek, Harimau Ekor dua langsung menggeram sambil mempercepat langkahnya.
Wuss..!!
Bam..!!
“Dasar Harimau bodoh, seranganmu tidak akan pernah bisa mengenai diriku yang hebat ini,” ejek Lan Yuheng.
Kini Lan Yuheng telah berhenti, ia berhenti karena telah menemukan ide untuk bisa lepas dari Harimau Ekor dua.
__ADS_1
Gerr gerr..!!
Harimau Ekor dua kini berjalan santai sambil memutari Lan Yuheng.
Goar..!!
Setelah merasa musuhnya tidak mempunyai penjagaan. Harimau Ekor dua menerjang ke arah Lan Yuheng.
Dengan cepat Lan Yuheng menjatuhkan diri ke tanah lalu melempar sesuatu ke arah Harimau Ekor dua.
Tapi tujuannya bukan Harimau Ekor dua, melainkan Binatang Buas yang ia rasa sedang tertidur di dalam gua.
Lan Yuheng dapat merasakan nafas dari Binatang Buas yang ada di dalam sangatlah kuat. Jadi Lan Yuheng menyimpulkan Binatang Buas ini setingkat Immortal.
Bom..!!
Dengan menggunakan elemen api yang telah ia kuasai. Lan Yuheng tersenyum saat mendengar suara ledakan di dalam gua.
Kwakk..!!
Suara teriakan langsung mengguncang area gua di sertai teriakan terdengar agung.
Tubuh Harimau Ekor dua langsung lamas saat mendengar teriakan tersebut.
Bom..!!
Tak lama gua hancur dan seekor burung keluar dengan tubuh raksasa.
Burung tersebut mirip Elang dengan tubuh bewarna emas. Kini pandangan burung elang tersebut mengarah ke Harimau Ekor dua yang terdiam.
“Hmm..!! Binatang Buas yang tidak mempunyai pikiran, walau begitu, ia tidak mungkin menganggu tidurku,” ucap Elang Emas terdengar bermartabat.
__ADS_1
“Pergilah dari sini, bukan kau yang menganggu tidurku,” ucap Elang Emas kepada Harimau Ekor dua.
Dengan cepat Harimau tersebut melarikan diri menggunakan kecepatan penuhnya.
...
Di tempat Lan Yuheng, ia kini berkeringat dingin saat mendengar dan melihat Elang Emas bicara.
“Di..Dia bukan Binatang buas,” ucap Lan Yuheng terbata-bata.
Ia paham betul tentang sedikit sejarah. Jika ada Binatang Buas bisa bicara, maka itu bukanlah Binatang Buas karena sosok yang telah bisa bicara itu sama sekali bukan lawan para kultivator di Daratan Immortal ini. Bahkan para Kaisar pun tidak berani mengusiknya.
Saat Lan Yuheng membalik badan ingin melarikan diri.
Sosok manusia muncul sambil memegang pundak Lan Yuheng.
“Mau pergi kemana kau anak anak manusia.”
Tubuh Lan Yuheng bergetar hebat saat mendengar sebuah suara familiar. Dengan ragu Lan Yuheng melirik ke belakang.
Glek..!!
Lan Yuheng menelan ludahnya saat melihat pemuda tampan yang ia yakini adalah Elang Emas.
“Eeh paman, aku mau mencari temanku, aku di sini tersesat,” ucap Lan Yuheng menggaruk kepalanya.
“Hmm..!! Apakah benar seperti itu?” Elang emas memiringkan kepalanya sembari menyunggingkan senyum jahat.
“Ooh, tidak baik pergi seorang diri. Mari aku antarkan menemui temanmu,” ucap Elang Emas dengan nada santai.
Lan Yuheng menggelengkan kepalanya berkali-kali. “Ti..Tidak aku bisa sendiri, permisi.” Tanpa menunggu jawaban, Lan Yuheng melesat kabur.
__ADS_1