Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau

Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau
Membunuh Sosok Penghalang


__ADS_3

Yin Jing yang mendengar itu melirik Xi Luan dengan tatapan sedikit khawatir dan enggan untuk berpisah.


Tapi ia sadar jika kakaknya pasti tidak akan merestui hubungannya dengan pemuda yang belum ia kenal.


Yin Jing juga tahu jika Xi Luan belum menaruh hati terhadapnya, sehingga ia sedikit bertekad untuk membuat pemuda dingin itu mengejarnya suatu hari nanti.


“Baiklah, tapi beritahu aku dimana kalian akan menginap nanti, lalu untuk Paviliun, kau bisa mendatangi tempat ini adik ipar,” ucap Yin Jing dengan sedikit menggoda.


Tapi Xi Juan seketika mendengus saat di panggil adik ipar, ia juga mengambil sebuah token bewarna emas pemberian Yin Jing.


Pandangan Xi Juan teralih saat mendengar sebuah suara.


“Hem..!! Awas jika kau mencari keributan,” ancam Yin Jian, karena tak tahu mengucapkan apa, Yin Jing mengulang ancamannya, walau begitu ia terlihat enggan berpisah dengan Xi Juan.


Setelah mereka berpelukan, Xi Juan hanya tersenyum mengejek saja.


“Baiklah kami akan pergi, jangan takut jika kau masih berada di Ibukota, tidak akan ada yang berani menganggu kalian,” sambung Jendral Yin Feng langsung menjalankan kereta kudanya setelah Xi Juan, Xi Luan dan Lan Yuheng turun.


***


Kini hanya ketiganya berdiri dengan santai sambil melirik ke arah Ibukota yang bernama Ibukota Awan.


“Baiklah sebelum kita masuk, apakah kalian tidak lelah untuk terus bersembunyi,” ucap Xi Juan melirik ke arah Hutan Monster bagian terluar.


Wilayah Hutan Monster sanagatlah luas, di daratan Immortal ini, Hutan Monsterlah yang terluas dari semua daratan yang ada.


Hutan Monster tepat berada di tengah-tengah Daratan Timur dan Daratan Tengah, dan Kota Meng kebetulan menghadap lurus ke Ibukota Awan, tapi karena adanya Hutan Monster yang menghadang, mereka pun harus mengambil jalan memutar melalui pinggiran Hutan Monster.


Wuss wuss..!!


“Aku tak menyangka kau bisa merasakan keberadaan kami bocah, padahal Jendral Yin Feng pun tidak bisa merasakannya,” ucap pria tua muncul dari kegelapan Hutan Monster.

__ADS_1


Xi Juan tersenyum tipis saat melihat pria tua dengan kekuatan Ranah Tyrant ⭐ 6 Awal. Di belakang pria tua itu ada 10 orang menggunakan pakaian tertutup.


“Hem,, hanya Ranah Tyrant ⭐ 6 Awal saja, kau sudah sombong,” ejek Xi Juan.


Wajah pria tua sedikit terkejut, tapi wajahnya langsung berubah tersenyum. “Berikan semua harta yang kau dapatkan, aku sudah mengikutimu dari Kota Han, pasti harta yang kau dapat sangat banyak,” ucap pria tua itu langsung mengulurkan tangannya.


Wuss..!!


Crash..!!


Bukannya mendapat harta yang di minta, tangannya malah putus.


Argh..!!


“Kurang ajar kau bocah,” teriak pria tua tersebut merasakan sakit yang tidak biasa.


Pria tua ini belum sadar jika yang memotong tangannya adalah sosok Binatang Buas, yaitu Harimau Taring Pedang.


Gerr..!!


Glek..!!


Melihat Harimau Taring Pedang yang terbilang langka atau hampir punah, pria tua tersebut menelan ludahnya sendiri.


Wuss..!!


Yang Tan yang tak ingin berlama-lama langsung melesat.


Cakar Yang Tan langsung terayun ke arah dada pria tua tersebut.


“Sialan,” teriak pria tau langsung mencoba untuk menghindar.

__ADS_1


Crash..!!


Bam..!!


Bahu kanan pria tua langsung sobek oleh cakaran milik Yang Tan.


Argh...!!


Saat pria tua ingin bangun, sebuah cakaran kembali muncul tepat di depan matanya.


Crash..!!


Bam..!!


Kepala pria tua tersebut langsung meledak, mata Yang Tan langsung berkilat, dengan cepat ia membuka mulutnya lalu melahap tubuh pria tua tersebut hingga tanpa sisa.


...


Kultivasi Alam ( Immortal )


-Ranah Tyrant ⭐ 1 - ⭐ 9


-Ranah Holy Tryant ⭐ 1 - ⭐ 9


-Ranah Grand dao ⭐ 1 - ⭐ 9


-Ranah Holy dao ⭐ 1 - ⭐ 9


-Ranah Monarch ⭐ 1 - ⭐ 9


-Ranah Immortal Emperor ⭐ 1 - ⭐ 5

__ADS_1


-Ranah Holy Emperor ⭐ 1 - ⭐ 5


-Ranah Supreme Being ⭐ 1 - ⭐ 5


__ADS_2