Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau

Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau
Menyelamatkan Patriark Liu Feng dan Liu Mei Ling


__ADS_3

“Eeh, kenapa tidak lurus sialan,” gumam Xi Juan kembali menghapus bilah energi berbentuk sabit tersebut. Lalu mencoba lagi membentuk pedang.


Hampir lima menit Xi Juan mencoba, namun ia tetap saja tidak bisa melakukan kehendaknya.


“Sial, aku tarik ucapanku tadi, Energi Ilahi ternyata jauh susah dari yang terlihat,” gumam Xi Juan kesal, ia juga langsung mengutuk buku yang menjelaskan cara menggunakan energi Ilahi.


“Siapa di sana?”


Wuss wuss..!!


Xe Lang langsung mendatangi tempat yang ia rasakan adanya energi Ilahi yang sangat tipis.


Bukan hanya Xe Lang saja, sosok berjubah merah yang sengaja bersembunyi juga ikut muncul secara bersamaan dengan Xe Lang.


Kini pandangan keduanya bertemu lalu mengerutkan keningnya.


“Hemm..!! Apa ada ahli kuat yang sedang mempermainkan kami?” Gumam sosok berjubah merah bingung.


“Siapapun itu, keluarlah. Aku tahu kau ada di sekitaran sini sedang bersembunyi,” ucap sosok berjubah merah kini menduga sosok yang mengeluarkan energi ilahi berada di sekitarnya. Ia juga menduga sosok ini mempunyai teknik bersembunyi yang sangat bagus.


Xi Juan yang tidak jauh dari kedua orang yang tiba-tiba mendatanginya kini tersenyum kecil.


“Hehe Memang energi Ilahi sangat mengagumkan, aku hanya menggunakan secuil saja sudah bisa membuatku bergerak cepat serta langsung menyembunyikan auraku,” gumam Xi Juan tertawa bahagia dalam hati.


Terlihat di kening Xi Juan ada bekas darah, itu di karenakan ia menabrak dinding hingga hancur akibat belum terbiasa menggunakan Energi Ilahi.


Wuss..!!


Xi Juan langsung bergerak cepat ke arah kediaman Liu Feng.


Bam..!!


Bam..!!


Beberapa kali saat Xi Juan mendarat, ia selalu menabrak apa yang ada di depannya.


Tapi anehnya saat Xi Juan menabrak, tidak ada suara ledakan terdengar. Hal itu yang membuat Xe Lang dan Sosok berjubah merah tidak mengetahui keberadaan Xi Juan.


Wuss..!!


Eehh..!


Bam..!!


Xi Juan langsung tersungkur, kepalanya seketika tertanam di lantai kediaman Patriark Liu Feng.


“Aduh sial,” gumam Xi Juan kini menggosok-gosok keningnya berkali-kali.


Setelah selesai membersihkan tubuhnya dan Xi Juan langsung mengalihkan pandangannya ke depan.


Mata Xi Juan sedikit menyipit. “Dasar manusia terkutuk,” ucap Xi Juan kini menggenggam erat tangannya.


Blush...!!

__ADS_1


Duar..!!


Tanpa sadar, Xi Juan mengeluarkan auranya berlebihan dan langsung menghancurkan kediaman Klan Liu.


Bukan hanya itu saja, semua area klan Liu berguncang hebat akibat aura Xi Juan yang keluar.


Liu Feng yang kini tangan dan kakinya telah hilang akibat di potong, langsung membuka matanya.


Saat Liu Feng mencoba melihat apa yang terjadi, ia melihat sosok pemuda yang di kenalnya kini mencoba untuk memulihkan lukanya.


“Apa yang kau lakukan di sini nak, cepat pergi dari sini dan kalau bisa selamatkan Mei'er,” ucap Liu Feng dengan nada panik.


“Jangan khawatir, aku akan membuat mereka jauh lebih menderita dari apa yang mereka lakukan terhadapmu,” ucap Xi Juan dengan nada dingin.


Liu Feng seketika tersentuh oleh kata-kata Xi Juan. Tapi ia langsung menggelengkan kepalanya. “Kau tidak tahu dengan siapa kau berhadapan nak, mereka sangat kuat. Pergilah dan bawa Mei'er pergi dari sini.” Mata Liu Feng terlihat memohon agar Xi Juan cepat pergi.


***


Di tempat Xe Lang dan sosok berjubah merah, mereka saat ini menyemburkan cukup banyak darah dari mulut mereka.


Xe Lang yang terlihat paling parah saat merasakan tekanan yang muncul tiba-tiba. Sementara sosok berjubah yang jauh lebih kuat dengan cepat menyetabilkan dirinya.


“Sial cepat pergi ke kediaman Liu Feng, aku yakin orang itu ada disana, karena dari sanalah aura tersebut muncul,” ucap sosok berjubah merah memberi perintah kepada Xe Lang.


Xe Lang seketika mendengus dalam hati. “Sialan, apa kau mengirim ku untuk bunuh diri, siapa kau,” teriak Xe Lang dalam hati.


Tentu sosok berjubah merah sadar diri sehingga ia ingin menumbalkan Xe Lang.


Hanya dengan auranya saja mampu membuat mereka terluka parah, dan sosok berjubah merah merasa orang itu setara dengan Master Sekte Racun.


Xe Lang sedikit berkeringat dingin. “Jika aku berhasil selamat, yakinlah aku akan membalas ini jutaan kali lipat,” gumam Xe Lang menatap Penetua Sekte Racun.


Dengan cepat Xe Lang melesat ke arah kediaman Patriark Liu Feng.


Wuss..!!


***


Kediaman Patriark Liu Feng.


Xi Juan yang berhasil menutupi semua luka Patriark Liu, kini dengan cepat membawanya menuju tempat Liu Mei Ling berada.


Wuss..!!


Tap tap..!!


Duar..!!


Xi Juan langsung menendang pintu tempat Liu Mei Ling di kurung hingga hancur.


Xi Juan kini melihat Liu Mei Ling tengah pingsan.


Xi Juan tanpa basa basi membawa Liu Mei Ling di punddak kirinya dan Liu Feng di pundak kanannya.

__ADS_1


Wuss..!!


Xi Juan langsung melesat menuju Hutan Monster.


Liu Feng yang tersadar hanya bisa membuka mulutnya lebar-lebar.


“Bagaimana kau bisa terbang nak? Dan juga aku hanya merasakan kau berada di Ranah Nirwana,” tanya Liu Feng menatap ke arah kiri dengan pandangan tak percaya.


Xi Juan hanya tersenyum kecil. “Jangan bahas masalah yang tidak terlalu penting paman, keselamatanmu jauh lebih penting saat ini.” Ucap Xi Juan dengan senyum hangat.


Hati Patriark Liu Feng lagi-lagi tersentuh oleh ucapan Xi Juan. Ia dulu beruntung telah membawa kedua adik kakak menuju kediamannnya.


Jika tidak, ia tidak akan saling mengenal satu sama lain saat ini.


Tap tap..!!


Xi Juan langsung berhenti di wilayah pusat Hutan Monster.


Patriark Liu Feng yang merasakan para Binatang Buas memiliki tingkatan yang mengerikan kini mengelilinginya langsung ketakutan.


Wuss..!!


Sosok Singa Ekor Pedang muncul, ia menatap Xi Juan yang membawa orang asing lagi.


“Kenapa kau kesini? Dan siapa mereka?” Tanya Singa Ekor Pedang.


“Jangan banyak tanya, bantu aku menjaga mereka berdua, beritahu juga Raja mu, untuk membantu dia menumbuhkan lengan dan kakinya.” Ucap Xi Juan terdengar serius.


Singa Ekor Pedang hanya bisa menghela nafas panjang.


Dengan enggan ia mengangguk patuh.


“Baiklah jika begitu aku pergi terlebih dahulu untuk melunasi hutang yang belum terlunasi.” Aura Xi Juan tanpa sadar keluar saat mengatakan itu.


Wuss..!!


Dengan cepat Xi Juan menghilang, ia sadar jika terlalu lama maka Patriark Liu akan bertanya lagi kepadanya, dan itu adalah hal yang merepotkan bagi Xi Juan yang ingin pergi untuk membalas perbuatan orang yang telah membuat penyelamatnya ini menderita.


***


Wuss..!!


Bom..!!


Xi Juan mendarat di kota Meng.


Ledakan besar terjadi saat Xi Juan menapakkan kakinya di tanah.


“Siapa di sana.” Terlihat lima orang bersenjata lengkap langsung keluar untuk melihat siapa yang telah membuat keributan.


Wuss..!!


Bom bom bom..!!.

__ADS_1


Tubuh kelima orang tersebut langsung meledak saat Xi Juan melempar bilah energi berbentuk Sabit.


__ADS_2