
Tubuh kelima orang tersebut langsung meledak saat Xi Juan melempar bilah energi berbentuk Sabit.
“Kau belum pantas mengetahui namaku,” ucap Xi Juan dengan nada dingin.
Setelah itu Xi Juan melesat dengan kecepatan terendahnya, tak lupa sejauh mata Xi Juan memandang, ia selalu melempar bilah energi kepada setiap orang yang ia anggap musuh.
Jlep jlep..!!
Pembantaian sepihak seketika terjadi, semua orang yang Xi Juan bunuh bahkan tidak mengetahui kematian mereka sendiri.
Wuss..!!
Tap tap..!!
Xi Juan langsung mendaratkan kakinya tepat di depan kediaman klan Liu.
“Siapa kau-”
Jlep..!!
Tenggorokan salah satu prajurit yang membentak Xi Juan langsung tembus oleh bilah sabit.
Sementara Xi Juan kini memandang ke arah kediaman Patriark Liu yang telah hancur.
Wuss..!!
Wuss..!!
Seketika banyak orang-orang berjubah hijau dan merah mendekati Xi Juan, dua di antaranya Xe Lang dan Penetua Sekte Racun.
“Siapa kau?” Tanya Xe Lang menatap Xi Juan dengan tatapan tajam.
Karena saat ini Xi Juan mengeluarkan aura memembunuhnya, hal itu membuat Xi Juan langsung di kepung.
“Hehe siapa aku? Itu tidak penting, karena kalian semua akan cocok ku jadikan alat untuk meningkatkan aura membunuhku.” Kekeh Xi Juan dengan suara menyeramkan.
__ADS_1
Urat-urat di kepala semua orang langsung keluar saat mendengar ucapan arogan Xi Juan.
“Sialan bunuh dia,” teriak Xe Lang langsung memerintahkan semua orang yang mengepung Xi Juan.
Sementara Xe Lang dan Penetua Sekte Racun langsung mundur untuk melihat pertunjukan.
Wuss..!!
Wuss..!!
“Mati.” Teriak salah satu bawahan Xe Lang yang memiliki Ranah Nirwana ⭐ 2 Menengah.
Sebuah pedang langsung mengarah ke pundak Xi Juan. Seolah mempunyai mata, Xi Juan langsung bergerak ke arah kiri.
Tak sampai di sana, ada dua lagi yang menyerang Xi Juan secara serempak dari belakang.
Lagi-lagi Xi Juan memiringkan tubuhnya sambil melangkah mundur.
Melihat Xi Juan terus menerus menghindari serangan mereka, mereka semua meraung marah.
“Hoho kau tidak sabar untuk mati rupanya,” ejek Xi Juan.
Amarah murid dari Sekte Racun seketika meledak, ia langsung menerjang ke arah Xi Juan.
Jlep..!!
Baru saja ia melesat, sebuah bilah sabit langsung bersarang di dadanya. Dengan tatapan tak percaya dan tidak menerima kematian.
Murid tersebut langsung berkata. “Ka..Kau akan menyesal karena telah membunuhku, aku adalah.”
Bam..!!
Kepala murid tersebut langsung hancur oleh tinju Xi Juan yang tiba-tiba muncul.
Xe Lang dan Penetua Sekte Racun sedikit terkejut saat melihat kecepatan Xi Juan dalam membunuh.
__ADS_1
Saat mereka tersadar, mereka telah melihat semua bawahan mereka masing-masing telah mati dengan tubuh terpotong-potong.
Wuss..!!
“Bagaimana caramu ingin mati,” seketika sebuah suara dingin terdengar di telinga Penetua Sekte Racun dan Xe Lang.
Dengan cepat mereka melesat ke depan saat merasa nyawa mereka terancam dari belakang.
Tap tap..!!
Xe Lang dan Penetua Sekte Racun yang menghindari Xi Juan langsung membalikkan badan mereka.
Crash..!!
Sebuah pedang yang telah di selimuti energi langsung memotong lengan Xe Lang dan Penetua Sekte Racun.
“Argh..!! Sialan, aku akan membuatmu menyesal karena telah-”
Crash..!!
Tangan satunya langsung terpotong hingga Penetua Sekte Racun tidak mampu meneruskan ucapannya.
Kini ia mundur dengan tubuh bergetar. “Ka..Kau akan menyesal karena telah memprovokasi Sekte Racun,” ucap Penetua Sekte Racun.
“Ooh,, begitu, aku rasa sebaliknya. Sekte kalian yang akan menyesal karena telah salah memprovokasi orang,” ucap Xi Juan menyeringai kejam.
Dengan cepat Xi Juan mencengkram erat leher Penetua Sekte Racun.
“Sebelum kau mati, aku akan memberitahumu satu hal, aku akan datang menghancurkan Sekte Racunmu setelah kau mati,” bisik Xi Juan.
Bam..!!
Kepala Penetua Sekte Racun langsung meledak, darahnya langsung muncrat ke wajah Xi Juan.
Setelah itu tatapan Xi Juan mengarah ke Xe Lang yang mencoba melarikan.
__ADS_1