
“I..Ini, tempat apa ini? Kenapa tekanan di sini sangat mengerikan?” Gumam Xi Juan kini langsung berlutut, dan saat ini ia tiba-tiba muncul di sebuah Hutan.
Padahal ia hanya melesat ke arah bukit, namun tiba-tiba ia muncul di tempat yang tidak ia kenali.
Saat Xi Juan berusaha mencoba untuk bangkit, tubuhnya seketika bergetar hebat.
Saat ini Xi Juan merasa di tatap oleh sesuatu yang sangat mengerikan, bahkan tatapan yang ia rasakan jutaan kali lebih mengerikan dari tatapan Gurunya.
Dengan susah payah Xi Juan mengangkat kepalanya.
Glek..!!
Bruk..!!
“A..Apa apaan ini?”
Xi Juan langsung terjatuh saat melihat sebuah mata yang sangat besar.
Xi Juan yakin jika apa yang ia lihat ada dua bola mata.
“Aku tak menyangka ada seorang anak manusia mampu memasuki tempat ini.” Sebuah suara menggema di tempat Xi Juan terjatuh.
Guncangan mengerikan yang membuat Xi Juan terombang ambing hanya dari sebuah suara.
Darah terlihat terus mengalir dari mulut, mata, hidung, dan telinga Xi Juan hanya karena sebuah suara.
Melihat seorang anak manusia mampu bertahan dari 0,1% tekanan dan gelombang suaranya, sosok mata tersebut menaikkan alis matanya yang kembali membuat tempat Xi Juan berguncang hingga hancur.
“Aku tak menduga jika ada seorang anak manusia Fana yang begitu rapuh mampu bertahan.”
Sosok mata tersebut mulai mengecil, kini terlihat jelas bentuk kolosal Naga.
Walau telah mengecil sekecil mungkin, bentuk tubuhnya tetap jauh lebih besar dari Alam Immortal tempat Xi Juan dan Xi Luan berada.
Entah siapa sosok Kolosal Naga tersebut yang pasti kekuatannya sangatlah mengerikan.
Melihat Xi Juan yang telah pingsan namun masih hidup. Naga Kolosal langsung berubah kembali menjadi sosok manusia tampan.
Dengan santai ia menarik tubuh Xi Juan, setelah melihat kondisi tubuh Xi Juan, ia seketika terkejut luar biasa.
__ADS_1
“Tubuh Setengah Suci Asura,” ucap sosok pemuda tampan.
“Aku tak menyangka jika di Dimensi kecil yang jauh dari Dimensi Alam Dewa ada keturunan dari sahabatku,” ucap sosok pemuda tampan tersebut tertawa terbahak-bahak.
“Tidak sia-sia aku mengasingkan diri kesini setelah menghilangnya Sang Asura beserta Senjatanya Asura Blood,” sambung pemuda tersebut.
Sret..!!
Dengan cepat pemuda yang memiliki julukan Naga Berlian Langit kini menghilang bersama Xi Juan.
Wuss..!!
Naga Berlian Langit kini menatap sosok Xi Juan dengan senyum bahagia.
Dengan cepat tangannya memegang kepala Xi Juan, tak lama ia tersenyum kecil. “Pantas tubuhnya hanya memiliki setengah Tubuh Suci Asura, ternyata saudaranya yang memiliki setengahnya lagi,” gumam Naga Berlian Langit.
“Hahaha,, jika masalah mereka telah selesai di tempat kumuh kecil ini, aku akan mengirim mereka ke Dimensi Alam Dewa untuk mengacaukan tempat para Dewa serakah itu,” tawa seketika menggema membuat banyak alam semesta dan dunia berguncang hebat.
Bahkan Alam Immortal tempat Xi Juan tinggal ikut mengalami guncangan akibat tawa tersebut.
Kini Naga Berlian Langit mengibaskan tangannya, tubuh Xi Juan muncul di tempat ia berada bersama Yue Qie beberapa waktu lalu.
“Rupanya aku akan kembali ke tempat asalku untuk melihat pertunjukan kelak. Tapi sebelum itu,” pandangan Naga Berlian Langit langsung menembus ke tempat Xi Luan di kurung. “Aku juga akan menyegel tubuh anak ini agar para Dewa sialan itu tidak memburunya dan memberinya sedikit kekuatan seperti saudaranya,” sambung Naga Berlian Langit langsung menjentikkan jarinya.
Wung..!!
...
Xi Juan yang memejamkan matanya langsung membuka mata, tapi tak lama ia langsung pingsan akibat cahaya yang masuk ke dalam tubuhnya.
...
Sementara Naga Berlian Langit yang telah menyelesaikan urusannya langsung menghilang dari tempatnya berdiri.
***
Urgh..!!
“Apa yang terjadi?” Gumam Xi Juan merasakan rasa sakit yang luar biasa di kepalanya.
__ADS_1
Xi Juan mencoba memegang kepalanya sambil memejamkan kepalanya untuk mencoba mengingat apa yang baru saja terjadi.
Namun bagaimanapun ia berusaha mencoba, ia tetap tidak bisa mengingat mengapa ia pingsan di sini.
Tapi satu hal yang Xi Juan dapat yakini, ia merasa pernah bertemu dengan sosok mengerikan, karena sampai saat ini tubuhnya masih bergetar ketakutan.
Malam harinya.
Xi Juan kini melesat menuju Kota Awan dengan kecepatan penuhnya, ia tidak tahu jika saat ini ia mempunyai kekuatan cukup mengerikan jika di hitung Di Alam Immortal ini saja.
Namun kekuatannya belum bisa ia gunakan untuk saat ini karena ia tidak mengetahui bagaimana cara menggunakannya.
Wuss wuss..!!
“Kenapa aku merasa kecepatanku sungguh mengerikan?” Gumam Xi Juan bingung.
Sret..!!
Xi Juan seketika berhenti. “Tunggu dulu, kapan aku bisa terbang?” Ucap Xi Juan kini tersadar jika ia dari tadi terbang.
Xi Juan entah mengapa semenjak bangun, banyak keanehan pada dirinya saat ini.
“Huuf,, sudahlah, dari pada memikirkan yang jawabannya belum tentu aku ketahui saat ini, lebih baik aku menikmatinya,” ucap Xi Juan tersenyum lebar.
Dengan cepat Xi Juan melesat ke atas langit.
“Wah, ternyata begini rasanya terbang, sangat nyaman,” ucap Xi Juan terlihat bahagia.
Setelah puas bersenang-senang di atas langit, Xi Juan langsung turun ke kota yang sangat ia kenal, yaitu Kota Meng.
“Bagaimana kabar Liu Mei Ling dan ayahnya ya?” gumam Xi Juan teringat kepada penolong serta orang yang pertama kali ia temui di Alam Immortal ini.
Wuss..!!
Tap tap..!!
Xi Juan langsung melangkah menuju Klan Liu setelah menampakkan kakinya di tanah.
Saat Xi Juan akan memasuki klan Liu, ia langsung berhenti saat merasakan ada yang tidak beres di dalam sana.
__ADS_1
“Hemm..!! Banyak aura membunuh di dalam klan ini,” gumam Xi Juan langsung menghilang dari tempatnya.