Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau

Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau
Menyiksa Iblis Penjaga Budak


__ADS_3

Xi Juan pun langsung melesat setelah mengedarkan kesadarannya. Seutas senyum mengerikan kini Xi Juan perlihatkan.


Wuss..!!


***


Di balik air terjun, ada sebuah gua yang sangat besar, bahkan saking besarnya gua tersebut, terlihat sebuah istana yang masih dalam tahap pembangunan.


Pletak..!!


“Kerja yang benar dasar manusia sialan,” teriak sosok iblis dengan tubuh gumpal.


Sementara manusia yang di perbudak hanya bisa merintih kesakitan tanpa berani mengeluh, dengan sekuat tenaga ia mencoba untuk bangkit.


Namun baru saja lututnya akan terangkat, kaki dari Iblis yang menjaga para budak manusia langsung menempel di punggung budak manusia tersebut.


Bruk..!!


“Heeh, apakah aku pernah menyuruhmu untuk bangkit hah,” ejek Iblis penjaga dengan seringai lebar.


Para budak manusia yang melihat kelakuan Penjaga Iblis hanya bisa terdiam sambil mengepalkan erat tangan mereka lantaran tidak bisa berbuat apa-apa.


“Apa kalian lihat-lihat hah, apa kalian ingin di hukum seperti sampah ini,” teriak Iblis Penjaga menatap semua budak yang mengangkat batu berbentuk persegi panjang.


Semua budak manusia seketika kembali melanjutkan kerja mereka.


Tidak jauh dari semua budak manusia, terlihat sosok anak iblis setengah manusia yang juga ikut di jadikan budak.


Tatapan kebencian anak kecil tersebut perlihatkan.


Tap tap..!!


“Hei kau iblis sialan, lepaskan dia,” teriak anak kecil setengah iblis menunjuk ke arah Iblis penjaga.


Tatapan mata Iblis Penjaga seketika mengganas lalu beralih ke orang yang meneriakinya.


Namun saat ia melihat sosok anak setengah iblis, ia seketika menyeringai lebar. “Hooh, ada Tuan muda di sini, atau biasa di sebut aib Bangsa Iblis,” ejek Iblis Penjaga dengan senyum menjijikkan.


“Ka..Kau, sialan akan ku hajar kau,” teriak anak kecil berusia 11 tahun langsung menerjang ke arah Iblis Penjaga.


Tangan anak kecil tersebut langsung terayun setelah sampai ke depan Iblis Penjaga.


Wuss..!!


Dengan santai Iblis penjaga menggeser tubuhnya.


“Heeh,, sangat naif, ingin menjadi pahlawan ya,” ejek Iblis Penjaga kini menjulurkan tangannya dengan cepat.


Dret..!!


Tangan Iblis Penjaga langsung mencekik leher anak kecil tersebut.

__ADS_1


Urgh..!!


“Dasar aib, seandainya Yang Mulia tidak mengasihanimu, aku mungkin sudah menyiksamu,” ucap Iblis Penjaga.


Bruk..!!


Iblis Penjaga langsung melempar anak kecil tersebut ke samping budak manusia.


“Kini kau terlihat setara bahkan jauh lebih menjijikkan dari Manusia ini,” ucap Iblis Penjaga langsung membalik badannya melangkah pergi.


Bam..!!


Terdengar suara batu menimpuk kepala Iblis Penjaga, hal tersebut membuat Iblis Penjaga mengeluarkan auranya.


Blush..!!


“Dasar aib sialan, akan ku bunuh kau,” teriak Iblis Penjaga menatap tajam ke arah anak kecil yang melempar batu ke arah kepalanya.


Wuss..!!


Tangan Iblis penjaga seketika mengayunkan cambuknya.


Sret..!!


Budak manusia yang dulunya adalah Jendral Kekaisaran Yuan langsung mencengkram erat cambuk yang akan mengarah ke anak kecil tersebut.


“Jangan lakukan ini terhadap anak kecil, dia bisa langsung mati,” ucap mantan Jendral Kekaisaran Yuan menatap tajam Iblis Penjaga.


Wuss..!!


Aura dari Iblis Penjaga seketika keluar semua dan langsung menekan mantan Jendral Yuan.


Bukan hanya Mantan Jendral Yuan, bahkan para budak manusia ikut tertekan lantaran saat ini kuktivasi mereka di segel sehingga tidak mengeluarkan energi mereka.


Pletak..!!


Blar..!!


Tubuh mantan Jendral Yuan langsung terjatuh setelah terkena cambuk dengan sangat kuat.


Pletak..!!


Blar..!!


Walau begitu, terlihat jika mantan Jendral Yuan berusaha melindungi anak kecil tersebut dengan memeluknya.


“Pa..Paman, menyingkirlah, yang dia ingin siksa adalah aku, aku mohon menyingkir,” ucap anak kecil tersebut kini mengeluarkan air matanya lantaran tak tahan melihat mantan Jendral Yuan tersiksa.


“Hahaha,, teruslah melindunginya,” terdengar teriakan Iblis Penjaga yang kini merasa senang saat melihat betapa bodohnya kedua orang yang ada di depannya.


***

__ADS_1


Dret..!!


“Hem..!! Betapa bahagianya dirimu menyiksa Ras kami, apakah jika aku yang menyiksamu kamu akan tahan juga,” ucap Xi Juan yang muncul tepat di samping Iblis Penjaga.


Wajah Xi Juan yang tadinya selalu mengeluarkan senyum kini berubah menyeramkan.


“Siapa kau,” teriak Iblis Penjaga kini mengayunkan cambuknya ke arah Xi Juan.


Wuss..!!


Blar..!!


Dengan santai Xi Juan mencengkram erat cambuk tersebut lalu menariknya.


Plak..!!


Bam..!!


Tubuh Iblis Penjaga terlempar setelah Xi Juan menampar wajahnya hingga membuat seluruh giginya rontok.


Pletak..!!


Blar..!!


“Argh,, sialan beraninya kau mencambuk tubuh mulai ku ini,” teriak Iblis penjaga seketika menjerit.


Pletak..!!


Blar..!!


Bukannya berhenti, Xi Juan semakin kuat mengayunkan cambuknya dan terus semakin kuat di setiap cambukannya hingga membuat seluruh Iblis Penjaga hampir terkelupas.


“Hemm..!! Apa yang kalian lihat?” Tanya Xi Juan mengarah ke para budak. “Apa kalian tidak ingin membalas dendam.” Sambung Xi Juan mengulurkan cambuknya.


Semua budak seketika ragu, karena jika mereka membalas dendam. Maka para Iblis yang lain pasti akan datang menyiksa mereka.


Sementara mantan Jendral Yuan yang menatap ke arah Xi Juan langsung bangkit.


Tanpa basa basi setelah ia mengambil cambuk dari tangan Xi Juan, ia dengan sekuat tenaga mengayunkan cambuknya.


“A..Apa yang kau lakukan pecundang. Ji...Jika kau menyerangku, maka Bangsa kami akan akan menyiksamu lebih kejam,” ancam Iblis Penjaga.


Pletak..!!


Blar..!!


Argh..!!


Jerit teriakan Iblis penjaga seketika terdengar saat mantan Jendral Yuan menyambuknya. Mantan Jendral Yuan juga terlihat merasa baikan setelah membalas dendam.


“Lakukanlah, maka kalian akan merasa baikan,” ucap mantan Jendral Yuan melirik ke arah rekan seperjuangan mereka saat menjadi budak.

__ADS_1


Sementara Xi Juan seketika menyeringai tipis. “Nikmati siksaan yang akan kau alami beberapa saat lagi,” kekeh Xi Juan mengirim suara telepati ke Iblis Penjaga.


__ADS_2