Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau

Perjalanan Dewa Pembantai Dan Dewa Pengacau
Membunuh Xin Deng


__ADS_3

Tawa di sertai ejekan terdengar semakin menjadi-jadi dari Xin Deng saat melihat keduanya kini ingin saling bantu.


Xi Juan yang mendengar itu seketika mendengus.


Dengan cepat ia melesat ke arah Xin Deng.


Lan Yuheng melihat Xi Juan melesat juga ikut melesat, Ranah kultivasi Xi Juan sama dengan Lan Yuheng, jadi ia merasa bisa mengalahkan Xin Deng jika bekerja sama.


Wuss..!!


“Akan aku perlihatkan bagaimana kau meminta ampun,” ucap Xi Juan.


“Teknik Taring Singa.”


“Terkaman Kematian.” Ucap Xi Juan langsung menggunakan teknik yang telah ia pelajari dari Singa Merah.


Wuss..!!


Sebuah bilah kepala Singa muncul dari pedang Xi Juan yang ia ayunkan.


Xin Deng yang melihat itu langsung meremehkan.


“Aku tak perlu menggunakan teknik Sekte, aku cukup menggunakan teknik Klan ku,” ejek Xin Deng.


“Tarian Pedang.”


“Tusukan Keheningan.”


Xin Deng terlihat seperti menari lalu menjulurkan pedangnya ke arah bilah kepala singa milik Xi Juan.


Wuss..!!


Bam..!!


Kedua serangan langsung bentrok. Kini Xi Juan mundur dua langkah dan langsung memuntahkan seteguk darah.


Xin Deng juga sama, ia kini hampir berlutut di tanah, beruntung ia mempertahankan diri agar tidak jatuh.

__ADS_1


“Sialan, kenapa serangannya kuat sekali?” Gumam Xin Deng di penuhi oleh dendam, ia merasa terhina bisa di kalahkan oleh seorang yang memiliki Ranah Kultivasi jauh di bawahnya.


Saat sedang melamun, terlihat Lan Yuheng muncul dari belakang Xin Deng.


“Tinju Bumi.”


“Penghancur Alam.” Teriak Lan Yuheng mengayunkan tinjunya.


Wajah Xin Deng seketika menjadi jelek, ia sampai melupakan Lan Yuheng yang menjadi tujuannya karena keberadaan Xi Juan.


Kini Xin Deng semakin membenci Xi Juan sampai ke akar-akarnya. Mata Xin Deng seketika memerah, ia terlihat seperti di rasuki oleh iblis hati.


“Aku akan membunuhmu,” suara Xin Deng seketika berubah.


Bam..!!


Dengan mudah tinju Lan Yuheng di hentikan oleh tangan Xin Deng yang saat ini menggenggam erat tangan Lan Yuheng.


Urgghh..!!


Lan Yuheng seketika merasakan sakit luar biasa saat tangannya di remah, tapi saat ini Lan Yuheng tidak berteriak kesakitan, tekad di matanya terlihat jika ia tak ingin berteriak kesakitan.


Wuss..!!


Kaki kanan Xi Juan langsung menerjang ke arah tangan Xin Deng yang menggenggam tangan Lan Yuheng.


Bam..!!


Tangan Xin Deng langsung terlepas.


Xin Deng terlihat tidak merasakan rasa sakit, malah ia menyeringai saat melihat Xi Juan.


“Aku akan membunuhmu,” ucapan tersebut seketika terulang dari mulut Xin Deng.


“Iblis hati, ia telah di rakusi oleh iblis hati dan saat ini jiwanya telah di kuasai oleh dendam,” ucap Lan Yuheng langsung tersadar.


Eehh..!!

__ADS_1


Xi Juan hanya memiringkan kepalanya, baru kali ini ia mendengar adanya iblis hati.


Wuss..!!


Xin Deng muncul tepat di depan Xi Juan sambil berkata aku akan membunuhmu berulang kali.


Xi Juan tentu langsung menghindari tangan Xin Deng yang ingin mencekiknya.


Wuss..!!


Tap tap..!!


“Heng,, percuma melawan orang yang tidak sadar,” dengus Xi Juan langsung berubah serius.


“Teknik Dewa Pedang.”


“Tebasan Penghancur.” Ucap Xi Juan langsung mengayunkan pedangnya saat melihat Xin Deng menghampirinya lagi.


Wuss..!!


Bilah pedang dengan aura berbeda langsung melesat ke arah Xin Deng.


Xin Deng langsung mengayunkan pedangnya juga, muncul bilah energi qi bewarna merah.


Pair..!!


Bilah energi bewarna merah langsung hancur oleh bilah pedang Xi Juan.


Wuss..!!


Crash..!!


Bom bom..!!


Dengan cepat bilah pedang Xi Juan terus melesat hingga membelah tubuh Xin Deng menjadi dua.


Tidak sampai di sana saja, bilah pedang Xi Juan masih terus melesat hingga menghancurkan beberapa pohon lalu berhenti setelah bilah tersebut mencapai bukit kecil.

__ADS_1


Lan Yuheng yang melihat itu membelalakkan matanya.


“Lu..Luar biasa.” Hanya dua kata saja yang mampu Lan Yuheng ucapkan dari mulutnya.


__ADS_2