
Untuk itu ia ingin mengurangi sebagian dari mereka dengan menciptakan permusuhan.
Walau ia tahu tidak akan bisa menghilangkan semua, karena Xi Juan sadar jika setiap manusia selalu berubah-ubah.
Dan ini juga untuk mengasah lagi kemampuan bertarungnya ke tingkat yang lebih tinggi.
Tentu Xi Juan tidak ingin naif membantu semua orang baik, ia juga terbilang bukan orang yang baik.
Terlebih hobinya yaitu mengacaukan para kultivator munafik dan licik tidak akan pernah ia hilangkan.
...
“Hemm..!! Ju'er apa kau sadar, jika tujuan kita selain menguasai semua yang kita datangi ini bukan tujuan utamanya?” Tanya Xi Luan tiba-tiba membuka suara.
“Tentu saja selain menguasai semua dan menjadi yang terkuat di dunia atau alam semesta ini bukan tujuan utama kita, karena tujuan utama kita sangat banyak, jadi kita mulai dari sini terlebih dahulu kakak. Lambat laun semua keinginan kita pasti akan tercapai.” Balas Xi Juan dengan nada santai.
“Dan jangan terlalu tergesa-gesa membahas masalah tadi kak, siapa tahu tujuan kita akan bertambah dengan seiringnya waktu,” sambung Xi Juan.
Xi Luan yang mendengar itu mengangguk setuju, ucapan terahir ini yang ingin ia dengar, karena ia tidak tahu apakah akan ada tujuan lainnya nanti saat di masa depan.
__ADS_1
“Baiklah, lalu kapan kita menyembuhkan wanita itu? Dan juga, jangan terlalu menyakiti wanita itu, setiap kata yang kau ucapkan sangatlah menyakitkan kepadanya,” tanya Xi Luan dan memberi peringatan nasehat.
“Hehe,, aku sengaja kak, agar ia tidak memandang rendah kita, kita tidak tahu setiap manusia suka berubah-ubah sifat, mungkin saat ini ia baik, tapi kedepannya,” Xi Juan melirik ke arah kakaknya sambil menikmati segelas arak.
“Jadi aku sengaja menekannya dengan sedikit ketegasan, itu juga agar ia sedikit menaruh hormat kepada kita yang telah membantunya. Sementara masalah menyembuhkannya bisa belakangan, karena aku ingin ia dan Yuheng melakukan sesuatu terlebih dahulu.” Xi Juan langsung tersenyum licik yang langsung membuat Xi Luan tidak tahu harus mengatakan apa kelak kepada ibu dan ayahnya.
Xi Luan tahu adiknya nakal, tapi ia tidak senakal dan selicik ini, bahkan sampai memanfaatkan orang demi ambisinya.
“Lakukan semaumu,” ucap Xi Luan acuh, Xi Luan juga langsung bangkit lalu pergi untuk berkultivasi.
...
Berita tersebut masalah kematian pengikut klan Bangsawan Tang dan berita lainnya, di duga Qin Ji sengaja menyewa pembunuh bayaran menggunakan tubuhnya.
Di Ibukota awan ada sebuah peraturan tentang larangan pembunuhan dan menyewa kelompok pembunuh bayaran, jika ketahuan maka pihak Kekaisaran akan langsung menghukum berat mereka.
Hal tersebutlah yang membuat berita tersebut cukup menggemparkan penduduk kota pinggiran Ibukota Awan, mereka kini terlihat takut dengan adanya pembunuh bayaran tersebut.
Terlebih mereka-mereka yang sempat menghina dan ikut menyiksa Qin Ji, saat ini mereka sedang berdiri di kediaman klan Bangsawan Tang untuk meminta perlindungan.
__ADS_1
...
“Hem..!! Aku tak menduga akan seramai ini,” sosok pemuda terlihat mengenakan topi petani memantau kediaman klan Bangsawan Tan.
Setelah berada di kerumunan penduduk, pemuda yang mengenakan topi petani langsung pergi.
Tap tap..!!
Pemuda tersebut langsung memasuki kedai kecil, di sana sudah ada dua pemuda dan satu wanita yang telah duduk menunggu.
“Bagaimana? Apa yang kau rencanakan sehingga menyuruh kami menyebar berita ini Kakak?” Tanya Lan Yuheng kini mengarah ke Xi Juan yang sedang mengenakan topi petani.
Dengan santai Xi Juan duduk lalu mengambil sebuah arak yang telah di siapkan untuknnya.
“Pembasmian, secara perlahan,” jawab Xi Juan dengan santai.
Lan Yuheng dan Qin Ji sedikit terkejut mendengar itu. “Apa kau gila kak, ini adalah Klan Bangsawan Tang, di dalamnya pasti akan sangat banyak kultivator kuat,” ucap Lan Yuheng sedikit khawatir.
“Hem..!! Kau tenang saja, aku tidak sebodoh itu menyerang mereka dari depan.” Xi Juan langsung menampilkan sebuah senyum mengerikan.
__ADS_1