Pernikahan Karena Dendam

Pernikahan Karena Dendam
Kabar Bahagia


__ADS_3

"Jadi ada apa kalian mengumpulkan kami? Apa ada sesuatu yang penting?" Tanya Albert, pria paruh baya itu mendudukan dirinya di sofa ruang tamu rumah Dave.


"Iya ada apa, Dave?" Timpal Shopie dengan was-was.


Keluarga Dave dan Maura tampak memenuhi sudut ruang tamu, Ada Leo, Sophie, Albert, Elline, Valerie, dan juga Sekretaris Keenan. Dave memang sengaja mengundang mereka.


Dave meletakan kotak box kecil yang dibalut dengan kertas kado dan pita, ia menyimpan kotak itu di meja ruang tamu. Membuat semua perhatian tersita pada box itu.


"Apa ini, kak?" Tanya Valerie penasaran.


"Bukalah, Val!" Titah Dave ceria.


Valerie membuka kotak itu, ia melihat sebuah tekspack dan sebuah foto USG. Dahinya berkerut heran, apakah Maura mengandung lagi? Begitu pikir Valerie.


Semua orang yang di sana berebut untuk melihat benda apa yang Valerie pegang. Mata mereka membulat karena terkejut.


"Sayang, kau hamil lagi?" Tanya Elline antusias.


"Iya, Mom. Maura hamil lagi dan calon bayinya kembar," jawab Maura dengan begitu bahagia, ia tak berhenti untuk mensyukuri besarnya nikmat dari yang maha kuasa.

__ADS_1


Valerie segera menghambur memeluk sahabatnya, ia begitu bahagia melihat kakak iparnya hamil lagi. "Yeay, sebentar lagi aku akan punya keponakan!!"


"Iya ini calon ponakanmu, Val!" Maura mengambil tangan Valerie dan menempelkannya pada perutnya yang masih datar.


Elline dan Sophie saling berpelukan, Albert, Leo, dan Keenan tersenyum bahagia. Ia tak sabar untuk menantikan kelahiran penerus Abellard.


Suasana di ruang tamu itu di liputi kebahagiaan, mereka mengobrol dengan hangat. Canda tawa mewarnai ruang tamu yang bernuansa putih polos itu.


***


Becca mengusap keringat di dahinya, hari ini cuaca begitu panas. Ia baru saja menyelesaikan agenda shootingnya. Setelah Becca melakukan kerja sama dengan Roberto, namanya mulai terangkat kembali. Kini ia bisa melunasi apartemen dan membayar hutang-hutangnya.


Walaupun kariernya tak seperti dulu, ia sangat mensyukuri dengan apa yang ia dapatkan sekarang. Roberto dan semua kru memperlakukannya sangat baik, membuat Becca nyaman untuk bekerja di sana.


Becca tersenyum getir, masih ada perasaannya pada Dave. Namun sekuat mungkin ia akan membuangnya dan melupakan semuanya. Becca sadar Dave sudah tidak ada niat untuk membuka hatinya pada wanita manapun. Ia begitu memperhatikan gerak gerik Dave pada video itu, Dave terlihat sangat posesif dan melindungi Maura.


"Dave, aku akan mengambil kebahagiaan ku sendiri. Kau pun sudah bahagia di sana," gumam Becca sendu.


Becca terlalu fokus pada ponselnya, hingga ia tidak menyadari ada seorang pria yang duduk disampingnya dan memperhatikannya sedari tadi.

__ADS_1


"Kau mengambil keputusan yang tepat!" Kata seorang pria itu. Ia menyeruput Cappucinonya yang tampak dingin dan menggoda.


Becca menatap pria yang ada duduk disampingnya, pria itu tak lain adalah Roberto.


"Aku sudah merelakan Dave!" Lirih Becca.


"Aku mendukung keputusanmu. Jadilah seorang gadis yang berbuat baik dan tidak mengganggu rumah tangga orang lain! Itu sudah cukup memperlihatkan kualitas yang ada di dalam dirimu. Dan aku yakin kau adalah gadis yang baik," Roberto tersenyum membuat Becca salah tingkah.


"Kau berlebihan!" Becca terkekeh.


"Aku bersungguh-sungguh!"


Tak lama Roberto bangkit dari duduknya ia berjalan meninggalkan Becca yang sedang duduk manis dengan meminum Cappucino yang masih mengeluarkan uap. Kemudian Roberto menghentikan langkahnya, ia membalikan tubuhnya ke arah Becca.


"Nanti malam bisa kau temani aku ? Nanti malam aku akan pergi ke acara peresmian sebuah produk kecantikan. Dan aku butuh seseorang yang menemaniku," ajak Roberto dengan lembut.


"Baiklah aku mau," Becca tanpa berpikir lama dam mengiyakan.


"Jam 7 malam, aku akan menjemputmu. Jangan berdandan terlalu lama!"

__ADS_1


Becca terkekeh, ia merasakan hangat pada pipi nya. Becca memandang tubuh Roberto yang mulai mengecil dari pandangannya, kemudian ia melanjutkan meminum Capuccinonya miliknya.


...Dear para readers : Harap tinggalkan jejak kehadiran kalian berupa like, komentar atau hadiah dan vote untuk mendukung author. Terima kasih 🤗...


__ADS_2