Pernikahan Kedua Dengan CEO Kejam

Pernikahan Kedua Dengan CEO Kejam
C107. Kembali bertemu Rolland


__ADS_3

Hari berjalan dengan baik, Patricia dan Elsa tinggal bersama dan di vila.


Elsa selalu menemani Patricia, kecuali saat Patricia sedang bersama dengan suaminya, Elsa tidak berani mengganggu mereka jadi perempuan itu biasanya mengurung diri di kamar.


"Aku berangkat sekarang." Ucap Lewi ketika dia hendak pergi bekerja.


"Hati-hati dijalan, jangan lupa jaga kesehatan." Kata Patricia mengingatkan suaminya dibalas anggukan pria itu lalu ditutup dengan sebuah kecupan di kening Patricia sebelum Lewi keluar dari villa.


"Kakak," Elsa mengintip dari kamar ketika menyadari Lewi telah meninggalkan Villa.


"Kau sudah bangun, sarapanlah." Ucap Patricia pada adiknya.


"Tidak," Elsa kemudian membuka pintunya lebar-lebar lalu menarik kopernya keluar dari kamar.


"Kau mau kemana?" Tanya Patricia terkejut melihat perempuan itu sudah membawa barang-barangnya.

__ADS_1


"Aku mau berpamit pada Kakak, aku harus kembali ke kediaman keluarga kita dan menyelesaikan banyak masalah di keluarga serta di perusahaan. Aku akan sering-sering kemari untuk mengunjungi Kakak dan calon keponakanku." Kata Elsa mendekati Patricia yang berdiri dengan wajah terkejutnya.


"Padahal kakak berharap kau masih tinggal di sini beberapa hari." Kata Patricia lalu kedua perempuan itu saling berpelukan.


"Kakak perlu waktu berduaan dengan suami kakak, kalau aku terus di sini aku akan mengganggu kakak. Tapi aku janji, aku akan sering-sering nelpon Kakak dan menjenguk kakak." Ucap Elsa.


"Baiklah, Kakak juga tidak akan memaksamu, lagi pula kau punya banyak pekerjaan. Ingat untuk menjaga semua peninggalan ibu dan ayah dengan baik, kakak tidak bisa lagi melakukan semuanya seperti dulu karena saat ini kakak sudah memiliki tanggung jawab yang baru. Kau mengerti 'kan?"


"Iya Kak,," jawab Elsa kembali terisak mengagetkan Patricia.


"Ada apa?" Tanya Patricia.


"Jangan berpikir bergitu. Bukankah ayah dan ibu selalu bilang kalau sesuatu yang baik selalu datang tepat waktu, tidak pernah terlalu cepat apa lagi terlambat?" Kata Patricia menenangkan adiknya.


Setelah mengantar Elsa meninggalkan Villa, Patricia kembali kedalam Villa dan duduk termenung merasa kesepian setelah semua orang di villa itu telah pergi.

__ADS_1


"Sebaiknya aku pergi ke kantor." Kata Patricia segera bangun dan berjalan ke dapur untuk menyiapkan makan siang bagi suaminya.


"Ada yang bisa kami bantu nyonya?" Pelayan bertanya pada Patricia ketika mereka terkejut melihat Nyonya mereka sedang berkutat sendirian di dapur.


"Tidak perlu, aku ingin memasak sendiri untuk suamiku. Tapi kalau kalian tidak sibuk dapatkah saya meminta tolong supaya kalian menyiapkan makanan lain untuk seseorang?" Tanya Patricia langsung disanggupi oleh semua pelayan.


Akhirnya semua orang sibuk di dapur, setelah Patricia menyiapkan makanan nya, dia segera bersiap lalu berangkat ke kantor suaminya.


Ketika tiba di kantor, Patricia tiba-tiba berpapasan dengan seseorang yang mengejutkannya.


"Rolland?" Katanya dengan raut wajah terkejut dan mundur selangkah untuk menjauhi pria itu.


Rolan tersenyum kaku dan tidak bergerak, ia hanya membungkukkan badannya pada Patricia lalu berkata "Tuan Lewi yang mengijinkan ku bekerja lagi di sini."


Patricia tidak mengatakan apapun, dia hanya terdiam dan kembali ingat perkataan suaminya ketika dia meminta izin untuk membebaskan Elsa dari penjara.

__ADS_1


"Kalau begitu saya permisi dulu." Kata Rolland lalu pria itu segera berbalik meninggalkan Patricia dengan rasa bersalahnya.



__ADS_2