
Setelah berbicara dengan Jun, Lewi kembali ke dalam kamar menemani istrinya yang tampak sangat pucat.
Pria itu duduk di tempat tidur sembari mengusap rambut Patricia dengan lembut dan memastikan kalau perempuan itu tidak terganggu dengan gerakannya.
Cukup lama dia berada disana hingga kening Patricia tiba-tiba mengerut dan keringat tiba-tiba memenuhi kening perempuan itu.
"Ada apa?" Christian bertanya dengan suara setengah berbisik karena merasa panik.
"Mm bayiku,, tidak...! Suamiku..!" Suara Patricia terdengar seperti orang yang akan kehilangan.
"Aku di sini,," Lewi memegangi tangan Patricia yang terkepal kuat.
"Aku di sini..."
"Suami..! Suami..! Bayiku..! Tidak...!!!" Patricia langsung terbangun sembari berteriak keras.
Namun ketika dia melihat wajah panik Lewi langsung menyambutnya, perempuan itu segera bangun dan memeluk Lewi dengan erat.
"Suami..!" Katanya dengan panik.
"Aku di sini." Ucap Lewi membalas pelukan Patricia dan terkejut mendapati punggung perempuan itu sangatlah basah hingga bajunya sudah seperti baju yang baru saja di cuci.
__ADS_1
"Bayi kita!" Patricia kembali berkata sembari melepas pelukan dan menyentuh perutnya.
"Bayi kita masih di sini." Ucap Lewi meletakkan tangannya di perut datar istrinya sembari pria itu memeluk Patricia.
"Syukurlah,, itu hanya mimpi ." Patricia kembali memeluk suaminya kembali terisak dengan kesedihannya.
"Ada apa? Apa yang kau mimpikan?" Tanya Lewi.
"Hiks, hiks, aku bermimpi seseorang membawa bayi kita meninggalkan kita lalu aku juga bermimpi melihat mu meninggalkanku setelah kita kehilangan bayi kita. Aku tidak bisa... Aku tidak bisa kehilangan kalian berdua hikss,,, hiks...." Isak Patricia dengan suara yang tertahan karena tenaganya seolah sudah terkuras sangat banyak setelah mengalami mimpi buruk.
"Tidak.. itu hanya mimpi. Biasanya apa yang kita mimpikan adalah kebalikan dari yang terjadi di dunia nyata." Ucap Lewi menenangkan istrinya.
"Benarkah? Tapi,, tapi mengapa dokter mengatakan kalau baik kita harus digugurkan? Dan mengapa juga kau pergi meninggalkanku dan tidak lagi mempercayai? Mengapa?? Padahal aku tidak pernah selingkuh, berniat selingkuh pun aku tidak pernah,, hiks.. hiks..." Meski merasa tak bertenaga, Patricia tetap tidak bisa membendung tangisannya.
Wajar sekali bila saat itu Patricia mengikuti keinginan Rolland untuk memasuki kamar pria itu karena pria itu ternyata menawarkan sebuah jalan keluar supaya bayi mereka tidak digugurkan.
Dan apa yang terlihat di depan pintu itu, sepertinya semua itu hanya akal-akalan Rolland supaya dia terbakar api cemburu dan akhirnya menceraikan istrinya.
'Betapa bodohnya aku..!' Lewi merasa bersalah.
"Maaf,, aku salah. Aku terlalu mencintaimu hingga aku merasa sangat sakit ketika melihatmu bersama pria lain. Maafkan aku." Ucap Lewi mengeratkan pelukannya dan mendaratkan sebuah ciuman di puncak kepala Patricia.
__ADS_1
Dia menyesal.
Patricia terdiam beberapa waktu.
"Aku akan memaafkanmu kalau kau membuatkan ku mie kuah." Ucap Patricia dengan suara pelan dan tangan perempuan itu juga menjadi melemah tidak lagi memeluk Lewi dengan erat.
Saat ini dia merasa sangat lemas dan di pikirannya hanya ingin meredakan rasa laparnya dengan mie kuah buatan suaminya.
"Baiklah, aku akan membuatkannya untukmu." Ucap Lewi merasa sangat senang karena akhirnya istrinya sudah meminta sesuatu darinya.
Pria itu langsung membaringkan Patricia dan mengusap air mata perempuan itu sembari memberi beberapa ciuman di wajah Patricia.
"Dokter akan segera datang memeriksa mu, setelah dokter memeriksamu, mie kuah buatan suamimu akan siap untuk disantap." Ucap Lewi ditutup sebuah kecupan besar pada bibir Patricia lalu pria itu segera turun di tempat tidur dan mengambil pakaian ganti untuk Patricia di lemari lalu mengganti pakaian perempuan itu.
"Aku akan pergi ke dapur untuk membuatkan mie kuah untuk istriku tercinta." Kata Lewi lalu keluar dari kamar menggunakan kursi rodanya.
Patricia merasakan tubuhnya tak bertenaga tetapi dia masih memaksakan sebuah senyum saat melihat suaminya yang keluar dari kamar dengan terburu-buru.
'Benar, semakin besar kamu mencintai seseorang maka rasa sakit saat melihatnya berselingkuh akan menjadi semakin besar sehingga mengalahkan seluruh cinta yang pernah kamu berikan untuknya.' gumam Patricia kembali meneteskan air matanya.
@Interaksi
__ADS_1
Namaku Raja.. To itu nama keluarga! Ah,, udalah, mahluk bumi mana ngerti, otaknya pendek..ðŸ¤