Pernikahan Kedua Dengan CEO Kejam

Pernikahan Kedua Dengan CEO Kejam
C92. Konprensi Pers


__ADS_3

"Saat ini saya sedang berada di rumah sakit tentara kota Bali, konferensi pers grup Azura yang seharusnya dilaksanakan di kantor perusahaan Azura pada pukul 9 pagi di pindahkan ke rumah sakit tentara karena Nyonya muda Azura tiba-tiba dilarikan ke rumah sakit. Saat ini--"


Meilin tidak mendengarkan beritanya sampai selesai, perempuan itu langsung mematikan TV dan meraih tasnya lalu berlari meninggalkan kantor.


"Tolong antar saya ke rumah sakit tentara." Katanya pada sopirnya ketika dia sudah berada dalam mobil.


Mobil melesat ke keramaian jalanan dan dalam beberapa menit dia akhirnya tiba di rumah sakit tentara.


Perempuan itu segera menghubungi ponsel Patricia dan dan dia terkejut ketika yang mengangkat panggilannya adalah seorang pria.


"Halo? Ini Saya temannya Patricia. Saya berada di rumah sakit tentara, dapatkah memberitahu saya dimana Patricia dirawat?" Tanya Meilin dengan terburu-buru sembari melangkahkan kakinya memasuki lobby rumah sakit.


"Tunggu di lobi," jawab Lewi lalu mematikan panggilan itu dan menyuruh seseorang menjemput Meilin di lobby rumah sakit.


Setelahnya, pria itu memasuki ruangan dokter untuk mendengarkan hasil diagnosa Patricia.


"Bagaimana keadaan istri saya?" Langsung panjang Lewi sembari duduk di kursi.

__ADS_1


"Dia baik-baik saja, tetapi sepertinya dia memiliki trauma masa lalu yang kembali kambuh. Ini sangat berbahaya apalagi karena saat ini dia sedang hamil di trisemester pertama. Jadi sebaiknya selama beberapa waktu ke depan Nyonya Patricia dibiarkan berada dalam suasana hati yang baik. Segala sesuatu yang bisa mengganggu pikirannya sebaiknya dijauhkan darinya." Kata Dokter yang bertugas.


"Saya mengerti. Lalu bagaimana dengan kandungannya?" Lagi tanya Lewi.


"Untung saja kandungannya baik-baik saja, tetapi jika hal seperti ini terulang lagi saya tidak bisa memastikan kandungannya masih akan bertahan, jadi sebaiknya sebagai keluarga belajarlah dari pengalaman ini dan jaga istri anda dengan baik." Jelas dokter.


"Saya mengerti." Jawab Lewi.


Setelah berbicara dengan dokter, Lewi langsung pergi bersama Jun ke ruang konferensi yang sudah di sewa di rumah sakit tentara.


'Aku harus mengakhiri semua ini dan membersihkan seluruh berita buruk di internet supaya di kemudian hari istriku tidak terganggu lagi dengan hal-hal seperti ini.' kata Lewi dalam hati sembari melangkah ke ruang konferensi.


"Konferensi pers hari ini akan dimulai. Kami mempersilakan 3 penanya dengan satu pertanyaan." Moderator langsung mengatakan tanpa adanya basa-basi di awal karena memang Jun memperingatkan supaya konferensi itu berjalan dengan cepat.


Mendengar ucapan sang moderator, 3 orang wartawan langsung mengangkat tangannya.


"Kasus yang menimpa Tuan Rolland, katanya orang yang melaporkan kasus perencanaan pembunuhan itu adalah Anda siapa yang menjadi korban dan bagaimana perkembangan kasusnya saat ini?"

__ADS_1


"Kami dengar kasus perencanaan pembunuhan juga berkaitan dengan Elsa yang sudah ditangkap. Bagaimana bisa keduanya terlibat dalam kasus yang sama?"


"Apakah benar Tuan Rolland bukan anggota resmi keluarga Azura dan merupakan anak hasil perselingkuhan yang dilakukan oleh Nyonya Viandra?"


Setelah ketiga wartawan bertanya, semua orang langsung menatap Lewi menunggu pria itu menjawab. Tapi kemudian mereka sangat terkejut ketika bukan Lewi yang berbicara melainkan Jun yang berbicara mewakili Lewi.


"Mengenai kasus yang menimpa Tuan Rolland, hal itu memang dilaporkan oleh Tuan Lewi. Tetapi siapa korbannya tidak bisa diberitakan kepada publik karena ini merupakan masalah pribadi keluarga Azura. Nona Elsa dari grup Siloam yang terlibat dalam hal ini, mereka bekerja sama untuk melakukan sebuah kejahatan hingga tidak bisa ditolerir. Dan pertanyaan yang terakhir, perusahaan kami sudah mengunggah hasil tes DNAnya." Ucap Jun.


"Tuan, bisakah yang menjawab pertanyaan adalah tuan Lewi supaya kam--"


"Konfrensi pers ini diadakan oleh group Azura, Apakah kalian punya hak untuk mengatur jalannya konferensi?" Moderator menyela salah satu wartawan yang berbicara.


Setelah itu para wartawan menjadi lebih berhati-hati dan menjaga sikap.


Konprensi pers terus dilanjutkan dan Jun terus mewakili Lewi berbicara sehingga seluruh pertanyaan wartawan telah dijawab.


@Interaksi

__ADS_1



Iya, tapi emang pak penghulu mau nikahin mereka berdua?


__ADS_2