Putra Konglomerat

Putra Konglomerat
Kabur


__ADS_3

Roy tersenyum sinis memandang Ayasha dan Herdi. Dia sudah tidak menginginkan Ayasha meskipun kini dia tengah mengandung anaknya.


"Ayasha, kamu jangan sombong karena aku juga sudah jijik menyentuhmu!" Roy menghina Ayasha.


"Roy, aku juga tidak butuh lelaki yang hanya memanfaatkan wanita untuk menanggung hidupmu!" Ayasha dengan penuh keberaniaan menghina Roy.


Roy merasa dirinya di remehkan hampir saja hilang kendali tapi dia mengurungkan niatnya karena dia tahu dengan siapa dia berhadapan.


( Aku tidak akan menang melawan singa betina itu, seliciknya aku dia lebih licin.)batin Roy


"Mama, aku dan mas Herdi mohon pamit karena waktu kami terbatas!" Ayasha mendekati mamanya dan mencium tangannya.


"Mama, aku hanya butuh harta Mas Herdi jadi jangan khawatir karena aku akan kembali untuk mama!" Ayasha membisikkan sesuatu pada Rosa.


Rosa hanya mengangguk dan memeluk putrinya.


"Ayasha kamu hati-hati, dia lelaki berbahaya!" Rosa membisikkan sesuatu pada Ayasha.


"Sayang, kamu sudah selesai?" Herdi memanggil Ayasha.


"Rosa, restumu sangat kami butuhkan!"Herdi memandang genit ke arah Rosa.


FLASBACK


Herdi dan Rosa pernah menjalin hubungan saat Melisa masih kecil. Setiap dia mengantar sekolah Melisa, dia pamit pada Darmawan akan mampir ke rumah temannya. Padahal dia menemui Herdi dan Baskoro.


Gila memang jika di pikir dengan akal sehat, tapi itulah kenyataan bahwa Rosa mempunyai sifat yang tidak baik.


Suatu hari Herdi, menelepon Rosa ingin bertemu dengannya di sebuah hotel. Karena Rosa sangat tertarik dengan Herdi yang sangat tampan dan kaya akhirnya menurut dan menemuinya di Hotel.


Rosa memang sering bertemu dengan Herdi dan melakukan hubungan terlarang dengannya. Namun hari itu Rosa juga kaget jika dalam kamar hotel itu ada Baskoro yang saat itu juga sedang ada hubungan gelap dengan Rosa.


"Baskoro!" Rosa sangat kager melihat kekasih gelao satunya ada di tempat yang sama.


"Halo sayang, kita bertemu disini!" Baskoro mendekati Rosa kemudian menciumnya. Herdi kemudian menyusul dan memeluk Rosa dari belakang.


" Rosa, kita akan bersenang-senang!" Herdi membisikkan sesuatu di telinga Rosa kemudian mencium tengkuk lehernya.


(Aku harus melayani mereka bersamaan, tapi aku akan mencoba siapa tahu ini nikmat.) batin Rosa


Rosa melepas ciuman dan berbicara pada kedua lelaki yang menjadi kekasih gelapnya secara bersamaan.


"Kalian berdua ingin menikmatiku bersama?" Rosa memandang Baskoro dan Herdi bersamaan.

__ADS_1


"Apa kamu siap sayang?" Tanya Herdi pada Rosa


"Aku siap dan puaskan aku!" Rosa menantang kedua lelaki itu.


Sejak saat itu mereka sering bertemu bertiga dan akhirnya Rosa hamil dan melahirkan Ayasha.


Kasus perselingkuhan terbongkar namun Darmawan masih mau menerima Rosa dan anaknya namun Rosa harus berjanji tidak mengulanginya.


FLASHON


Rosa membayangkan saat dia dulu bermain cinta dengan Herdi. Dia begitu gagah dan sekarang Ayasha akan menikah dengan Herdi yang dulu sering menidurinya.


"Herdi, jaga putriku!" Rosa menasehati Herdi.


Mendengar itu Herdi mendekati Rosa dan membisikkan sesuatu, "Rosa, aku rindu tubuhmu karena kita sudah lama tidak bermain!"


Rosa terlihat sangat marah dan dia menatap tajam ke arah Herdi. Namun Ayasha langsung menarik calon suaminya dan meninggalkan rumah Rosa.


Plok...plok...! Roy bertepuk tangan pada mama mertuanya.


"Mama mertua, ternyata mama masih suka bermain cinta!" Roy menyindir mama mertuanya karena dia mendengar perkataan Herdi.


"Roy!"


"Mama mau bermain denganku?" Roy membisikkan sesuatu di teling mertuanya.


"Ternyata keluarga ini keluarga ******! ha...ha...ha...ha...!" Roy tertawa lepas.


"Roy, tutup mulut kamu karena kamu juga menikmati keluarga jalangku!" bantah Rosa


Roy mendekat kemudian dia memepet mertuanya di tembok.


"Kenapa? takut?" Roy menatap tajam ke mama mertuanya.


"Roy, kamu mau ngapain?" Rosa ketakutan


"Mama mertuaku, kenapa takut padahal aku juga jijik menyentuh wanita ****** sepertimu!" Roy membentak mama mertuanya.


Plak...plak...! Rosa menampar menantunya yang semakin kurang ajar.


"Aku lebih tertarik dengan Melisa yang lebih menggoda dan jika aku menginginkan wanita lain aku bisa mencarinya dimanapun!" Roy tertawa lepas dan berlalu meninggalkan mama mertuanya.


###

__ADS_1


Sementara itu Melisa di gedung tua itu menangis dia meminta pertolongan namun tidak ada satupun yang mau menolongnya.


"Aku harus mencoba melepaskan diri karena aku tidak mau disini menjadi budak Roy!"


Dengan sekuat tenaga Melisa mencoba melepaskan tali yang mengikat tangan dan kakinya.Setelah dia merangkak untuk mengambil pecahan kaca akhirnya talinya bisa terputus. Melisa bisa membebaskan talinya. Dia berusaha kabur namun Roy ternyata pintar dia menaruh penjagaan ketat untuk mengawasi Melisa.


Melisa memutar otak hingga dia akhirnya menemukan jalan keluar. Sebuah ruangan yang sangat gelap dan dia mencoba masuk. Meskipun dia takut namun dia kumpulkan keberanian untuk keluar dari sekapan Roy suaminya sendiri.


Roy begitu marah saat anak buahnya menelpon kalau Melisa lepas. Dan dia punya rencana mau menyandera Rosa namun niatnya dia urungkan karena dia berpikir tidak ada gunanya menyandera wanita tua itu.


"Roy, kenapa marah-marah?" Rosa bertanya pada Roy


"Melisa kabur dan aku harus segera menemukannya!" Roy berlari keluar menuju gedung tempat Melisa di sandera.


Terlihat senyum bahagia dan lega di wajah Rosa karena Melisa berhasil melarikan diri. Saat Rosa hendak menuju kamarnya dia dipanggil oleh Melisa.


"Melisa!" Rosa kaget dengan kehadiran Melisa.


Dengan penuh hati-hati Melisa menutup pintu lalu masuk ke kamarnya. Dia akan mengambil bekal dan akan pergi Ke Luar Negeri.


Dia hanya membawa seperlunya karena dia tidak mau jejaknya di ketahui oleh Roy.


"Mama, aku titip Albert! aku sayang sama mama dan aku minta jaga diri mama baik-baik!" Melisa memeluk Rosa dan menangis.


"Melisa, kamu baik-baik dan ini ini nomor mama kalau sudah mempunyai Handphone baru kamu hubungi mama!" Rosa kembali memeluk putrinya.


(Sayang, semoga Allah berikan kamu kebahagiaan dan semoga Allah selalu melindungimu dimanapun kamu berada.) Rosa berdoa untuk Melisa dalam batinnya.


Rosa memandang putrinya yang mulai menghilang dari pandangannya. Dia meneteskan air matanya saat melihat Melisa pergi.


Melisa menuju Bandara dan dia hendak ke Amerika menemui sahabatnya yang ada disana. Dia akan meminta perlindungan kepada sahabatnya yang selalu membantunya disaat Melisa sedang membutuhkan bantuan.


Namun saat dia sedang menunggu antrian untuk Chek in ada seseorang yang memanggilnya namun Melisa menghindar. Dan orang itu terus mengejar Melisa sampai di dalam ruang tunggu.


Karena dia memiliki kekuasaan, dia bisa menerobos masuk. Dia mendekati Melisa dan betapa terkejutnya Melisa saat dia mengutarakan isi hatinya yang masih mencintainya.


Melisa tetao bersikeras menolak karena dia tidak mau menjadi perusak rumah tangga orang.


"Maaf, aku tidak bisa!" Melisa langsung meninggalkan orang itu karena pesawat akan segera lepas landas.


HAPPY READING!!


TERIMA KASIH YANG SUDAH MAMPIR SEMOGA MENGHIBUR.

__ADS_1


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK YA DENGAN LIKE DAN KOMENTARNYA


SALAM JOGJA ISTIMEWA


__ADS_2