Putra Konglomerat

Putra Konglomerat
Arini Jatuh Cinta


__ADS_3

Arini terkejut ketika yang datang ke kantornya adalah mantan kekasihnya.


"Riko!"


"Hai Arini, lama kita tak bertemu!" Riko langsung memeluk Arini


Arini mencoba melepas pelukan Riko karena dia merasa tidak enak dengan Romi.


Arini mempersilahkan Riko masuk ke dalam ruangannya.


"Riko, kenalkan ini Romi!"


Romi dan Riko berkenalan dan mereka juga mengobrol.


"Ar, kok kamu masih cantik seperti dulu!"puji Riko


"Ya kalau dasarnya cantik gak bakalan berubah lah!" jawab Arini


"Gimana keadaan Om Hadinata? Apa beliau sehat


"Alhamdulillah papa sehat bagaimana dengan Om Anton?" tanya Arini


Arini sampai melupakan Romi yang duduk di sebelahnya. Dia begitu bahagia bisa bertemu dengan mantan kekasihnya. Tentunya mantan terindah Arini sewaktu masih kuliah dulu sebelum semua diambil oleh ayahnya Rendra.


"Riko, sekarang anakmu berapa?" tanya Arini


"Aku belum menikah karena aku masih mencintai wanita yang sama."jawab Riko


"Kamu belum menikah?" Arini terlihat sangat kaget


Riko memang belum menikah semenjak dia ditinggal Arini menikah. Dia mencoba melupakan Arini namun tidak bisa.


"Kamu sendiri bagaimana?" tanya Riko


"Aku sudah punya dua cucu karena putraku sudah menikah." jawab Arini


Romi hanya memandang mereka dipenuhi rasa cemburu. Arini sempat melupakan Romi namun tak sengaja mata Arini memandang ke arah Romi yang cemberut.


Kemudian Arini memanggil Romi dan mengajaknya bergabung bersama Riko.


"Rom, kesini dong jangan menyendiri!" panggil Arini


"Maaf Nyonya, saya disini saja!" jawab Romi


"Dia siapa Rin?" tanya Riko


"Dia asisten kepercayaan keluargaku, orang yang paling setia dengan keluargaku." jawab Arini


"Oh aku kira pacar kamu."


"Uhuuuk!" Romi tersedak


"Pak Romi, hati-hati dong kalau minum!" sapa Arini


"Maaf Nyonya saya mau permisi keluar!" Romi pergi keluar ruangan dengan perasaan kecewa.


Arini hanya menatapnya dengan perasaan yang sangat mengganggu. Dia menatap kepergian lelaki yang baru saja menjadi kekasihnya.


"Riko, aku permisi sebentar ya!" Arini menyusul Romi


"Romi, tunggu!" Arini memanggil Romi yang sudah berlalu pergi


Arini kembali ke dalam ruangannya karena dia sebentar lagi akan bertemu sengan Mr. Smith.


"Riko, aku tinggal sebentar karena aku ada pertemuan dengan Mr. Smith!"

__ADS_1


Arini mempersiapkan semua berkas untuk bertemu dengan Mr.Smith.


"Ar, nanti setelah selesai meeting kita makan siang ya!" ajak Riko


"Gak bisa lain kali saja!" jawab Arini


"Soalnya aku di Indonesia cuma sebentar!" jawab Riko


"Baiklah, kamu tunggu disini nanti kita pergi makan siang." Arini menyanggupi Riko


Romi duduk di dalam mobil menunggu Arini. Dia merasa cemburu dengan kedekatan Arini dan Riko.


(Sebenarnya seberapa dekat Arini dengan Riko? kenapa aku bisa cemburu?batin Romi


Dua jam kemudian, Romi melihat Arini keluar dari kantor bersama dengan Riko. Dia sudah menunggu lama ternyata Arini akan pergi bersama Riko.


Sesampai di sebuah restoran mewah makanan khas Jepang, Riko mengajak Arini masuk. Romi merasa panas dan terbakar cemburu karena Riko menggandeng tangan Arini.


Romi sadar diri karena dia bukanlah siapa-siapa dibanding dengan Riko.


Mata Romi dibuat panas saat dia melihat Riko mengelap bekas makanan di bibir Arini.


"Arini, boleh aku berkata jujur?"Riko memandang Arini dengan senyum.


Riko lelaki yang usianya sudah diatas 50 tahun tapi belum menikah karena dia masih mencintai waniyt masa lalunya. Rasa cinta buat Arini masih sangat dalam sehingga dia betah untuk menyendiri.


"Boleh, katakan saja!" perintah Arini


"Aku masih mencintaimu sama seperti dulu saat kita masih pacaran."ungkap Riko


"Tapi aku....!"


"Kenapa Ar? Kamu ragu denganku atau ada alasan lain?" tanya Riko


"Buka hatimu kembali untukku, mungkin disisa umur kita yang tidak akan lama kita bisa bahagia."


"Aku...!"


"Ar, apa kamu kurang yakin dengan penantianku selama 28 tahun untukmu?"


"Aku belum bisa menjawab sekarang."


"Aku ngerti kok dan aku akan menunggu jawabanmu!" Riko tersenyum pada Arini


Setelah selesai makan siang, Arini akan diantar kembali ke kantornya.


"Thanks Riko, see you next time!" Arini melambaikan tangannya pada Riko


Arini menelpon Romi untuk segera ke ruangannya karena ada sesuatu hal yang akan dia bicarakan


Perasaan Romi sudah gak karuan karena dia yakin kalau majikannya akan memutuskan kembali hubungan yang baru terjalin


Romi mengetuk pintu sebelum dia masuk dan akhirnya pintu terbuka dan Arini mempersilahkan masuk.


"Rom, duduk di sofa sebentar!" perintah Arini


"Iya Nyonya!" Romi menuruti perintah Arini


Romi menunggu Arini sambil membaca majalah di depannya.


Arini memandang Romi dengan senyum bahagianya.


(Aku tahu kamu tadi mengikutiku dan aku juga yakin kamu cemburu tapi hari ini aku akan buktikan keseriusanku padamu Asisten nakal.)batin Arini


Arini berjalan mendekati Romi yang sedang santai dengan majalahnya sambil menunggu majikannya.

__ADS_1


"Romi....!" Arini mendekati asistennya lalu membelai dada bidangnya


"Nyonya...!"Arini langsing duduk di pangkuan Romi dan mengalungkan kedua tanganya dk leher Asistennya


"Kamu cemburu bukan?" tanya Arini


"Saya...!"


"Kenapa kamu grogi gitu sayang, aku kan sudah bilang kalau aku jatuh cinta padamu!" Arini menatap Romi dengan senyum menggodanya.


"Tapi Tuan Riko?"


"Dia hanya masalaluku dan aku tak peduli dia mau menungguku karena ada luka yang pernah dia tanamkan padaku."


"Maksud Nyonya?"


"Masih mau memanggilku Nyonya?" Arini mendekatkan bibirnya didekat bibir Romi


Sontak itu membuat Romi gemetaran karena selama ini dia belum pernah menyentuh seorang wanita. Karena gadis yang dulu dia puja sudah menjadi istri orang.


Arini memberanikan diri untuk mencium asistennya dan Romi membalasnya dengan perasaan bahagia bercampur takut.


"Romi, aku mencintaimu!" bisik Arini ditelinga Romi


"Aku juga mencintaimu sayang!"


Romi dan Arini menyudahi aktifitas mereka karena Romi sadar perbuatannya salah.


"Kenapa berhenti?" tanya Arini kecewa


"Saya gak enak sayang, saya sadar antara kita itu bagaikan langit dan bumi." jawab Romi


Terlihat kecewa di wajah Arini karena dia merindukam belaian seirang lelaki. Dulu dia lupa dengan yang namanya cinta karena terlalu memikirkan putranya yang hilang.


Namun kini Arini yang dulu telah kembali, Arini yang selalu ingim dibelai dan disentuh oleh pasangannya.


"Sayang, kenapa meski takut?" Arini merayu Romi


"Kita menikah dulu!" ucap Romi


"Menikah?"


"Iya sayang, agar kamu menjadi milikku seutuhnya begitu juga sebaliknya." jawab Romi


"Apakah kita gak malau dengan anak-anak kita?" tanya Arini


"Tapi...!"


"Rom, ayolah kita lakukan sekarang aku benar-benar menginginkanmu, aku rindu dengan semuanya.!" Arini memaksa Romi melakukan sesuatu


"Sayang, apa kita tidak terlali cepat?"


Arini menggeleng kemudian dia mencium kembali bibir Romi dan **********. Romi membalas perlakuan Arini dengan sangat mesra.


Arini mengarahkan tangan Romi untuk menyentuh sesuatu miliknya yang sudah mulai basah.


"Sayang lakukan!" perintah Arini


Namun Romi masih berfikir meskipun sudah diberi lampu hijau oleh majikannya.


AUTHOR : PAK ROMI DIAJAK NGANU SAMA NYONYA CIE...CIE...


Jangan lupa like dan komentarnya untuk memberiku semangat up tiap hari


HAPPY READING

__ADS_1


__ADS_2