
Semua orang bertepuk tangan menyambut kedatangan pengantin bersama dengan ayahnya berjalan di atas karpet merah.
Plok plok plok...
Albert yang berdiri menunggu pengantin perempuan diantar padanya kini mengaitkan kedua tangannya dengan sangat erat dan jantungnya benar-benar berpacu amat kencang melihat perempuan yang ia kasihi dan cintai semakin mendekat ke arahnya.
Pria itu tidak sabar untuk menjadikan Monica sebagai istri sahnya sehingga dia pun menatap ke arah Monica yang sangat cantik sampai akhirnya perempuan itu tiba di hadapannya.
Sebelum menyerahkan putrinya pada Albert, Carlos terlebih dahulu berkata, "inilah putriku yang kukasihi, ku restui dia bersama-sama denganmu dan perlakukanlah dia dengan baik, cintai dia seumur hidupmu dan dijadikan Dia satu-satunya perempuan yang ada dalam kehidupanmu."
Albert tersenyum sembari menganggukkan kepalanya lalu dia pun mengulurkan tangannya hingga tangan Keyla yang tadi dipegang oleh Carlos kemudian dipindahkan ke tangan Albert sebelum Carlos meninggalkan kedua orang itu dan menatapnya dari samping.
__ADS_1
Albert pun menatap Kayla dengan tatapan penuh cintanya, lalu dia pun berkata, "Hari ini, aku Albert Hadison mengambil engkau, Monika Handayani sebagai istriku Dan aku berjanji seumur hidupku Kau akan menjadi satu-satunya perempuan yang akan ku bahagiakan dan akan kurawat dalam suka maupun duka. Aku berjanji akan membahagiakanmu dan mengutamakan kebahagiaanmu lebih dari kebahagiaanku sendiri, semua orang yang berada di sini menjadi saksi atas janjiku hari ini!!"
Keyla pun tersenyum, lalu dia menatap pria di depannya sembari berkata, "aku, Monica Handayani hari ini dihadapan para saksi yang hadir, aku memilih engkau, Genta Hadison sebagai suamiku, Dan aku berjanji akan menemanimu baik dalam suka maupun duka dan akan menjadikanmu satu-satunya pria dalam hidupku, aku berjanji seumur hidupku akan selalu setia padamu dan tidak akan pernah meninggalkanmu sampai akhir hayatku."
Alber benar-benar terharu mendengarkan ucapan perempuan di depannya, sebab pernikahan ini adalah pernikahan dadakan, dan dia tidak menyangka akan ada kalimat yang panjang diucapkan oleh Monica, padahal awalnya dia hanya berpikir perempuan itu mungkin akan mengatakan satu atau dua kalimat saja.
Namun sekarang, dia melihat Monica berjanji dengan sungguh-sungguh akan menjadi istrinya, sehingga pria itu pun merasa matanya menjadi berkaca-kaca.
"Kau menyiapkan cincin lagi, padahal di jari ku sudah ada cincin," Ucap Monica memperlihatkan jari manis kirinya yang melingkar cincin lamaran dari pria itu.
"Ini cincin pernikahan," kata Albert mengambil tangan kanan Monica dan menyelipkan cincin di sana.
__ADS_1
Setelah mendapat cincin dari Albert, maka Monica pun mengambil cincin yang masih tersedia di kotak cincin dan memasangkan cincin tersebut di jari manis kanan Albert.
"Silakan pengantin pria membuka tudung pengantin perempuan," ucap pemandu acara hingga Albert pun mengulurkan tangannya membuka tudung Monica.
Mata pria itu semakin berkaca-kaca lagi melihat kecantikan perempuan yang ia nikahi, dan tanpa menunggu arahan dari pemandu acara, maka Albert langsung menunjukkan kepalanya dan mendaratkan ciuman di bibir Monica.
Plok ok plok...
Sampai mandu acara berkata, "selamat berbahagia kepada kedua pengantin, semoga pernikahan kalian selalu bahagia dan harmonis dan kalian boleh bersama-sama seumur hidup kalian."
TAMAT
__ADS_1