
Setelah tiba di puncak, Monica dan Albert langsung menyewa sebuah villa untuk tempat mereka tinggal.
Begitu memasuki villa, Monica langsung memperhatikan suasana villa itu dan dia merasa senang karena villa itu terlihat sangat nyaman baik dari segi dekorasi, tata letak dan juga pemandangan di belakang villa.
"Istirahatlah, biar aku yang menyusun barang-barang ini," ucap Albert yang sudah mentara membawa barang-barang mereka ke dalam villa.
Tetapi Monica tidak mengikuti ucapan pria itu, dia mengambil salah satu tas belanjaan mereka dan membawanya ke dapur.
Dia pun menyusun barang-barang belanjaan mereka di kulkas yang tersedia di villa tersebut dengan Albert yang bolak-balik dari luar memasuki villa membawa barang-barang mereka.
"Aku bilang istirahat saja, nanti biar aku yang menyusun barang-barangnya," ucap Albert ketika dia berjalan ke dapur dan mendapati Monica sedang berada di sana.
"Jangan khawatir, aku tidak lelah," jawab Monica sembari melemparkan senyumannya ke arah Albert sebelum berpindah memasak air untuk mereka berdua.
Setelah semua barang-barang berada di dalam rumah, Albert pun membantu Monica menyusun barang-barang yang ada di dapur sebelum pria itu pergi ke kamar menyusun barang-barang mereka di dalam lemari.
Setelah selesai, ia dipanggil Monica untuk menikmati teh yang dibuat perempuan itu.
Maka kedua orang itu berakhir di balkon villa sembari duduk menikmati cemilan yang dibuat oleh Monica dan juga teh buatan perempuan itu.
__ADS_1
"Udara di sini sangat dingin, sangat cocok menikmati teh seperti ini," kata Monica sembari menyeruput teh hangat yang ada di tangannya.
"Ya, sangat bagus juga untuk memeluk orang yang dicintai," kata Albert sembari memeluk perempuan itu dan mendaratkan sebuah ciuman di pipi Monica.
Monica tersenyum dengan kelakuan pria itu lalu dia pun meletakkan tehnya dan berbalik mencium bibir Albert.
Cup!
"Terima kasih sudah membawaku ke sini, tempat di sini sangat bagus dan udaranya sangat sejuk," kata Monica yang merasa senang bisa diajak ke tempat itu.
"Terima kasih juga sudah mau menemaniku datang ke sini," kata Albert menarik Monica ke pangkuannya.
Albert juga tak lupa membawa kamera untuk ia gunakan memotret perempuan itu.
Sehingga ketika dia melihat sebuah tempat foto yang bagus, Albert menyuruh Monica terdiri di sana.
"Aku akan memotretmu," ucapkan langsung membuat Monica bersemangat berdiri dan mengambil beberapa gaya.
Cekrek cekrek cekrek....
__ADS_1
"Bagus," kata Albert sembari tersenyum mendekati Monica lalu dia pun memperlihatkan hasil foto-foto yang ia dapatkan.
Monica yang melihat itu tersenyum senang lalu dia mengambil kamera dari tangan Albert sembari berkata, "biar aku juga memotretmu."
Setelah berbicara, kedua orang itu pun bertukar posisi dan Monica memotret Albert beberapa kali sebelum memperlihatkan hasil jepretannya pada pria tersebut.
Keduanya terus berkeliling-keliling dengan sesekali mengambil gambar sampai akhirnya mereka kelelahan dan kembali ke villa.
"Ini sudah jam makan siang, dan untungnya Aku membawa bekal untuk kita," Ucap Monica segera mengeluarkan bekal yang telah Ia siapkan untuk mereka makan siang bersama-sama.
Setelah bekal itu disusun di atas meja, menatap Monica sembari berkata, "kau memasak semua ini? Jam berapa kau bangun menyiapkannya?"
Monica yang mendengar ucapan Albert segera mengukir sebuah senyum indah di wajahnya, "Aku sangat senang karena kita bisa pergi berjalan-jalan berdua saja, jadi aku bangun bersemangat pada pukul 03.00 Subuh dan menyiapkan semua ini," ucap Monica.
"Ahh,, pantas saja di mobil kau terus tertidur sehingga membuatku bosan karena tidak bisa mengajakmu berbicara, Ternyata kau kurang tidur," ucap Albert.
"Hehe,, tapi kalau sekarang, kau mau bercerita apapun, aku pasti akan menemanimu," kata Monica sembari mengeluarkan satu suapan ke mulut pria itu.
Albert menerima suapan dari Monica dan mengambil juga sumpit miliknya lalu memberikan satu suapan pada perempuan di depannya.
__ADS_1
Kedua orang itu menikmati kebersamaan mereka di meja makan.