
Setelah pertemuan semua Dokter, maka Monica langsung berjalan bersama dokter Albert untuk pergi ke ruangan pria itu setiap jam 15.00 nanti dia akan menjadi asisten pria itu pada sebuah operasi yang akan dilakukan oleh dokter Albert.
Mulai saat itu juga, Monica merasa sangat senang sebab dia akan menjadi anak bimbingan dokter Albert sehingga dia berharap bahwa dengan status tersebut akan membuatnya semakin lebih dekat lagi dengan dokter Albert.
Begitu tiba di ruangan dokter Albert, pria itu pun menyalakan komputernya dan memperlihatkan beberapa rekaman kondisi pasien yang akan mereka operasi pada jam 15.00 nanti.
"Operasi ini sangatlah rumit, jadi aku mau kau mempelajari ini sampai kita masuk ke ruangan operasi jangan sampai ada satu pun yang terlewat," ucap dokter Albert langsung dianggiti oleh Monica hingga perempuan itu pun duduk di kursi dan menatap layar monitor itu dengan sangat fokus membaca semua informasi pasien.
Sementara dokter Albert, pria itu berdiri dan keluar dari ruangannya meninggalkan Monica, iya pergi menghubungi seseorang yang akan mengawal Bertin untuk melakukan pemeriksaan.
Setelah selesai berteleponan, maka dokter Albert pun pergi ke rumah sakit dan dia mendapatkan minuman untuk dirinya sendiri dan juga untuk Monica yang ada di ruangannya.
__ADS_1
Sehingga ketika pria itu kembali ke ruangannya, Monica kembali merasakan perasaannya berkecamuk kalau ia menerima minuman dari pria tersebut.
"Terima kasih," kata Monica sempari melemparkan senyumnya pada pria di depannya lalu tangan perempuan itu pun membuka segel pada minuman yang dibawakan oleh Albert.
"Minumlah, operasinya akan berlangsung sekitar 5 jam, Jadi kau perlu banyak tenaga untuk berdiri selama 5 jam," ucap Albert diangguki oleh Monica.
Maka, setelah pembicaraan itu, keduanya pun sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing sampai akhirnya pada jam 14.40, kedua orang itu meninggalkan ruangan dokter Albert lalu mereka berangkat menuju ruangan sterilisasi.
Ruangan yang dibatasi kaca itu memungkinkan Monica melihat Siapa saja orang-orang yang akan memperhatikan mereka melakukan operasi, dan saat itu ia cukup terkejut melihat semua dokter yang tadi berada di ruangan dokter Rania kini berkumpul di atas.
"Jangan cemas dan Jangan memikirkan mereka, mereka hanya di sini untuk 10 menit ke depan sebab mereka masing-masing memiliki operasi," ucap dokter Albert yang kemarin malam sudah menelpon semua Dokter tersebut Namun pada jam seperti itu seluruh ruangan operasi akan diisi oleh pasien sehingga semua orang sangat sibuk.
__ADS_1
"Baik," jawab Monica sembari menfokuskan dirinya terhadap operasi yang akan mereka lakukan.
"Bagaimana kalau kau yang memulai operasinya?" Tanya Dokter Albert pada Monica sebab pria itu percaya bahwa perempuan itu pasti mampu melakukan operasi yang saat ini mereka hadapi.
"Baik," jawab Monica kemudian mengambil alih operasi tersebut dengan dokter Albert lah yang kini menjadi asisten Monica.
Keduanya bekerja sama dengan sangat baik sehingga operasi itu cukup berjalan dengan sangat lancar dan cepat hingga membuat semua orang terkejut bahwa waktu 10 menit itu sudah menyelesaikan beberapa tahap yang seharusnya diselesaikan dalam waktu 15 menit.
"Mereka berdua sepertinya pasangan yang cocok dalam melakukan operasi," ucap dokter Rania yang saat itu juga terkejut melihat kecepatan kedua orang itu melakukan operasi.
"Mereka pasangan yang tepat, ini akan mengejutkan dunia medis kalau informasi ini tersebar," kata dokter Intan yang mana perempuan itu telah melupakan kesalahpahamannya dengan Monica, sebab dia memang sangat menghargai seseorang yang berbakat.
__ADS_1