
Setelah cukup lama menunggu kedua orang tuanya berbicara, Monica merasa kesal saat ia melihat orang kedua orang tuanya hanya menatapnya saja sehingga perempuan itu kemudian menghela nafas.
"Ada apa kalian datang kemari?" Tanya Monica yang tidak menyembunyikan ketidaksukaannya pada kedua orang tuanya sebab memang dia tidak menyukai mereka.
Sementara Carlos yang mendengarkan ucapan putrinya, pria itu tersenyum, "Sejak kapan kau jadi secantik ini? Ayah bahkan ter bingung melihatmu karena sekarang Ayah melihatmu tampak begitu cantik," ucap Carlos.
"Maaf, tolong langsung bicara ke intinya saja, apa yang kalian inginkan?" Tanya Monica.
__ADS_1
"Kau ini!! Bisa-bisanya kau berkata seperti itu pada ayahmu?!! Dia sudah jauh-jauh datang kemari untuk menemuimu, bukannya berkelakuan baik di hadapannya malah bersikap seperti ini?!!" Kesel Amanda pada perempuan di depannya dengan suara yang ditahan sebab tentunya dia tidak ingin jika orang-orang di sekitar mereka mendengar percakapan mereka secara jelas.
"Ahh,, Jadi kalian ingin aku bersikap baik pada kalian? Kalau begitu, bersikap Baiklah terlebih dahulu padaku!!" Kesal Monica yang jelas tahu bagaimana sifat kedua orang dihadapannya, ibu tirinya yang terus menindasnya sementara ayahnya yang terus bermabuk-mabukan mengabaikan anaknya yang ditindas setiap hari di rumahnya sendiri.
Bahkan, Monica merasa sangat kesal ketika dia kembali mengingat alasan ibunya meninggal, sebab tidak ada biaya yang cukup untuk membuat ibunya masuk ke ruangan operasi sementara ayahnya menggunakan semua uang tabungan ibunya untuk berjudi dan mabuk-mabukan, serta untuk perempuan sialan di depannya.
"Ya, dari dulu orang sudah mengetahui semuanya, Aku punya ayah yang mabuk-mabukan dan menghabiskan banyak uang untuk berjudi, Aku punya seorang ibu tiri yang tidak memperdulikan anaknya!! Jadi tidak perlu lagi menyembunyikan apapun, karena masalah keluarga kita sudah menjadi rahasia umum!!!" Tegas Monica dengan suara yang tidak ditahan-tahan hingga membuat semua orang mendengar ucapan Monica.
__ADS_1
Tentunya para anak magang yang ada di tempat itu sangat terkejut dengan ucapan Monica, namun mereka tidak mengatakan apapun dan hanya diam saja.
Monica yang melihat semua orang itu akhirnya berbalik menatap semua anak magang yang ada di dalam ruangan tersebut, "Bukankah kalian sudah tahu semua itu? Dari dulu sejak aku masuk ke dalam fakultas kedokteran dan berada di tempat ini, kalian sudah mengatakan hal seperti itu. Tapi tidak ada masalah bagiku, karena itu memang kebenaran jadi tidak perlu disembunyikan!!!" Ucap Monica benar-benar membuat semua orang yang ada di sana merasa tidak enak pada perempuan itu, sebab apa yang dikatakan oleh Monica memanglah sebuah kebenaran.
Oleh sebab itu, satu persatu dari mereka akhirnya keluar dari ruangan tersebut hingga hanya tertinggal Ivanka dan kedua orang tuanya saja.
Begitu semua orang keluar, barulah Amanda menggertakan giginya menatap putrinya dan dengan suara yang keras perempuan itu berbicara, katanya, "kau ini!!! Benar-benar anak kurang ajar, lihat semua orang jadi pergi Karena ucapanmu!! Juga, Bagaimana bisa kau berkata seperti itu tentang orang tuamu di depan semua teman-temanmu?!!"
__ADS_1
"Hm, kalau kalian hanya datang untuk marah maka silakan pergi karena aku tidak ada waktu untuk meladeni kalian," ucap Monica sembari berdiri untuk meninggalkan kedua orang tuanya.