Putri Monika

Putri Monika
36


__ADS_3

Setelah operasi selesai dan Monica keluar dari ruangan operasi, semua orang menatap Monika dengan tatapan kagum mereka, sebab tak percaya bahwa perempuan itu ternyata memiliki kemampuan medis yang luar biasa.


Tetapi hanya beberapa saat saja kekaguman itu saat tiba-tiba saja senior Monica yang bernama Robin menghampiri Monica dan perempuan itu tanpa aba-aba langsung mengulurkan tangannya mendorong bahu Monika.


Dorongan itu membuat Monica harus mundur beberapa langkah ke belakang sebab Dia memang tidak berniat untuk menahan ulah pria di depannya, karena dia berharap Apa yang dilakukan oleh pria itu akan membuat pria tersebut dikeluarkan dari rumah sakit.


"Sialan!! Kau senang mempermalukan aku dan sekarang mengambil perhatian semua orang?!!" Teriak Robin pada perempuan di depannya dengan penuh amarah serta suara yang keras membuat semua orang berkumpul untuk menyaksikan sesuatu apalagi yang bisa menjadi tontonan penghibur mereka.


Kebetulan sekali saat itu ada seorang youtuber yang ada di sekitar sana sehingga dia dengan cepat menyalakan kameranya dan merekam masalah itu.


"Apa maksudmu berkata seperti itu?" Tanya Monika dengan tenang tanpa ada sedikitpun amarah dalam suaranya membuat Robin menjadi semakin kesal terhadap perempuan di depannya.

__ADS_1


Dia pikir perempuan itu tidak akan pandai bersandiwara, namun sekarang dia benar-benar membuktikan Bagaimana kemampuan perempuan itu menyembunyikan kesalahannya sendiri.


"Kau perempuan tidak berguna!! Ikuti aku!!" Teriak Robin sembari menarik tangan Monika untuk pergi dari sana demi mencari tempat yang sepi untuk memberi perempuan itu pelajaran.


Tetapi Monica tidak membiarkan pria itu, dia menahan tangannya dan berkata, "aku masih memiliki urusan lain. Jadi tolong segera katakan saja apa yang ingin senior katakan."


Melihat Monika yang bersikuku, dan dirinya Yang ternyata tak bisa mengalahkan tenaga perempuan itu langsung membuat Robin menjadi sangat kesal hingga dengan satu tarikan pria itu memelintir tangan Monika ke belakang.


Jelas saja Monika membiarkan pria itu melakukannya karena dia ingin membuat pria itu mendapat sebuah masalah di rumah sakit.


Hal itu membuat beberapa dokter magang langsung berusaha untuk menenangkan Robin, "Jangan membuat keributan, Dia sangat disukai oleh dokter Intan!!" Ucap salah seorang dokter magang.

__ADS_1


"Disukai?!! Dia disukai karena dia pandai menipu orang dan juga bersandiwara, dan sekarang dia mencari perhatian dengan masuk ke ruangan operasi dokter Intan, aku akan membuat tangan yang ia gunakan untuk melakukan operasi ini tidak bisa lagi digunakan!!!" Kesel Robin sembari memelintir kuat tangan Monica hingga membuat Monica merasakan kesakitan yang luar biasa.


"Akhhh!!!" Jerit Monica dengan keras berusaha menahan rasa sakit itu.


Jeritan itu berlangsung bersamaan dengan dok kedatangan dokter Albert yang hendak mendapatkan rekaman operasi yang baru saja dilakukan oleh Monika.


"Apa ini?!!" Bentak dokter Albert langsung membuat Robin menghentikan cekalan tangannya hingga pria itu berdiri dengan nafas tersengal dan begitu takut terhadap pria yang ada di hadapannya sebab dokter Albert terkenal sebagai dokter yang tidak pandang bulu dalam memberikan hukuman.


Sementara Monica, meski Sebenarnya dia masih bisa menahan rasa sakit itu, tetapi dia kemudian berpura-pura menjatuhkan tubuhnya dan meringis kesakitan memegangi tangannya sendiri.


"Kau baik-baik saja?" Para dokter magang yang ada di sana langsung membantu Intan sementara Albert yang ada di sana menghampiri Robin dan menatap pria itu dengan tajam.

__ADS_1


"Datang ke ruanganku!!!" Setelah berbicara, dokter Albert kemudian pergi dari sana untuk memberi pelajaran pada Robin, tetapi pria itu masih menoleh ke arah Monica yang telah dibantu oleh dokter magang dibawa untuk mendapatkan perawatan medis.


Youtuber yang tadi merekam juga sangat senang karena mendapat konten yang bagus, maka tanpa berpikir lebih lama lagi dia langsung mengunggah rekaman tersebut di akun YouTube miliknya.


__ADS_2