Putri Monika

Putri Monika
28


__ADS_3

Setelah operasi yang berjalan dengan sangat lancar dan bagaimana Monika mengomentari Sonia, maka semua orang langsung membuat masalah itu menjadi sebuah gosip yang hangat dan menarik untuk dibicarakan.


Kemana-mana Monika pergi, maka orang-orang akan melihatnya, tetapi kini pandangan orang-orang sudah jauh lebih berbeda, sebab mereka semua melihat bagaimana kemampuan perempuan itu.


Apalagi gosip tentang Monica yang jago beladiri, Hal itu membuat semua anak magang takut membuat masalah dengan perempuan itu, karena tentunya mereka tidak mau dilukai oleh Monica.


"Bagaimana keadaanmu?" Tanya Monica pada remaja berumur 12 tahun yang kemarin salah diagnosa.


"Baik, Kakak sendiri bagaimana?" Tanya pria bernama Egi.


"Baik juga. Kakak membawakanmu makanan," ucap Monica sembari mengeluarkan sebuah cemilan dari sakunya yang merupakan coklat batang.


"Wahh,, Terima kasih Kak!" Ucap Egi menerima hadiah itu dan dia pun segera melahap coklat itu dengan sangat senang dan dia juga merasa sangat senang karena Monica memang sering mengunjunginya meskipun saat perempuan itu bertugas di UGD.


"Sebentar lagi kakak harus pergi, jadi kau jaga diri baik-baik, nanti kalau ada perlu jangan lupa memberitahukannya pada perawat. Ahhh Apa kau punya ponsel?" Tanya mau nikah langsung dijawab gelengan kepala Egi.


"Tidak," ucap Egi.

__ADS_1


"Ahh,, kalau begitu, nanti kakak akan datang lebih awal mengunjungimu kalau pekerjaan Kakak sudah selesai." Ucapk Monika langsung dijawab oleh anggukan kepala Egi.


Maka Monica mengulurkan tangannya mengusap kepala pria itu, lalu pergi meninggalkan Egi untuk melaksanakan tugasnya.


Tetapi, baru saja keluar dari ruangan bangsal, perempuan itu langsung melihat dokter Albert yang baru saja melakukan pemeriksaan di kelas satu.


"Selamat siang dokter," ucap Monika.


Albert hanya tersenyum tipis, lalu tanpa mengatakan apapun pria itu pergi meninggalkan Monica hingga membuat Monica mengurutkan keningnya bahwasanya pria itu tampak lebih dingin dari biasanya.


Namun Monica tidak terlalu mempedulikannya, Dia kemudian pergi untuk melanjutkan tugasnya saat tiba-tiba saja lengannya dicekal oleh seseorang.


"Ikut aku!!" Perintah Amanda langsung membuat Monika menghela nafas namun dia tetap mengikuti perempuan itu sebab tentunya dia tidak ingin membuat keributan di rumah sakit.


Sampai mereka tiba di toilet, Amanda dengan cepat memeriksa toilet itu untuk memastikan tidak ada satupun orang yang ada di sana sebelum berbalik menatap anak tirinya.


'Sial!! Penampilannya kenapa jadi begitu?!!' Kesal Amanda dalam hati yang tak terima perempuan di depannya jadi lebih cantik.

__ADS_1


Maka Tanpa aba-aba, perempuan itu mengayunkan tangannya untuk menampar pipi Monica ketika Monica dengan cekatan menahan tangan perempuan itu.


"Kau!!" Amanda sangat terkejut karena tidak menduga bahwa perempuan itu ternyata akan menahan tangannya.


"Silakan bicara saja dan tidak perlu menampar saya untuk memulai pembicaraan!" Ucap Monika sembari menghempaskan tangan perempuan itu lalu dia kemudian berjalan ke arah wastafel mencuci tangannya sebagai pertanda bahwa dia jijik setelah memegang tubuh perempuan yang sedang bersama-sama dengannya.


Hal itu benar-benar membuat Amanda merasa kesal hingga dia menggertakan giginya dan berjalan ke arah Monica untuk memberi pelajaran pada Monica.


Tetapi belum menyentuh Monika ketika Monika yang melihat perempuan itu lewat cermin langsung berbalik dan memelintir tangan perempuan itu ke belakang.


"Tolong jaga sikap Anda di rumah sakit, karena anda bisa dikenakan sanksi pidana jika membuat keributan di sini! Apalagi berusaha untuk menyerang seseorang di rumah sakit, Apakah anda mau tanggung jawab jika nanti saya terluka?!" Ucap mau nikah sebelum melepaskan cekalanya pada tangan perempuan itu lalu dia kembali mencuci tangannya.


Melihat Monica yang tidak mudah dihadapi, maka Amanda kemudian berkata, "anak kurang ajar! Kau pikir jika aku tidak melukaimu maka aku akan diam saja? Lihat saja! Aku akan memberitahu semua orang bahwa kau baru saja menyiksaku di sini!!!"


Setelah berbicara, maka Amanda langsung berjalan keluar dari toilet sembari memberantakan penampilannya lalu perempuan itu menjatuhkan dirinya di depan toilet.


"Tolong!! Tolong!!!" Teriak perempuan itu langsung membuat semua orang berkerumun.

__ADS_1


"Tolong!! Aku baru saja dipukul oleh perempuan yang ada di toilet!!!" Teriak perempuan itu mengejutkan semua orang sehingga salah satu petugas keamanan yang berlari ke sana kini memasuki toilet untuk memeriksa Siapa yang ada di sana.


__ADS_2