Putri Monika

Putri Monika
84


__ADS_3

Carlos sementara duduk di depan putrinya sembari memperhatikan putrinya yang sedari tadi terus diam di tempatnya.


Lalu tiba-tiba saja pintu diketuk oleh seseorang.


Tok tok tok....


Carlos langsung berdiri, lalu dia pun membuka pintu kamar tersebut dan melihat para polisi yang tadi berada di kamar Albert kini berdiri di hadapan Carlos sembari menata Carlos dan melirik ke arah Monica yang terbaring di ranjang rumah sakit.


"Kami ingin menanyakan beberapa hal pada Nona Monica, bolehkah kami masuk?" Tanya polisi itu segera dijawab anggukan Carlos sehingga Carlos pun mempersilahkan para polisi itu untuk masuk ke dalam ruangan.


Begitu masuk, polisi langsung mengamati keadaan Monica sebelum dia berkata, "kami sudah mengetahui tentang kasus yang menimpa Nona dan dokter albert, tentang keracunan yang diakibatkan oleh makanan yang kalian konsumsi di warung di pinggir danau di atas puncak. Kami di sini ingin menanyakan beberapa hal terkait masalah itu."


Carlos yang mendengarkan ucapan sang polisi benar-benar terkejut, sehingga pria itu pun menatap polisi di depannya sembari berkata, "Apa katamu? Putriku diracuni oleh seseorang?!!"

__ADS_1


Sang polisi menganggukkan kepalanya hingga membuat Carlos merasa lemas dan tak percaya bahwa seseorang benar-benar berusaha untuk membunuh putrinya.


Pria itu terdiam di tempatnya sembari menatap Monica dan mendengarkan polisi yang berbicara pada Monica.


Polisi itu menanyakan kejadian yang menimpa mereka di puncak dan masalah-masalah yang berkaitan dengan Monica dan Robin beserta Dira.


Alhasil, polisi mendapatkan informasi dari Monica, informasi itu persis dengan yang didapatkannya dari dokter arbert sehingga pria itu pun mencatat semuanya di buku catatannya.


"Itu,," Monica menatap pria yang berdiri di sampingnya menatapnya, dia agak ragu untuk berbicara karena di sana ada Carlos, dia takut kalau pria itu akan mengamuk, sementara dia yang terbaring di tempat tidur rumah sakit tidak akan bisa melawan pria itu.


Polisi bisa melihat keraguan Monica untuk berbicara karena adanya Carlos di tempat itu, sehingga dia pun berkata, "Kau boleh mengatakan apapun pada kami, ini juga untuk kelancaran penyelidikan kasusnya. Karena apa yang menimpamu bisa jadi merupakan pembunuhan berencana."


Carlos semakin terkejut mendengar itu, lalu dia pun menatap putrinya yang saat itu juga menatapnya, "ya, katakanlah!"

__ADS_1


Monica menghela nafas, lalu perempuan itu memindahkan tatapannya dari Carlos dan menatap polisi yang ada bersama-sama dengannya, Monica pun berkata, "hubungan kami tidak terlalu baik, Bahkan bukan tidak terlalu baik lagi, sangat tidak baik."


Carlos yang mendengarkan ucapan putrinya benar-benar mengerutkan keningnya, hingga pria itu tidak tahan untuk bertanya, katanya, "kenapa kau berkata seperti itu? Bukankah hubunganmu dengan adikmu baik-baik saja?"


Monica menggelengkan kepalanya, "Kami adalah saudara tiri, selama ini dia memperlakukanku dengan buruk, segala pekerjaan rumah tangga di rumah tempat kami tinggal dilakukan olehku, dan aku tidak pernah diperlakukan baik oleh ibu tiriku yang bernama Amanda, dia selalu menghalangi apapun yang kulakukan bahkan ketika aku berada di rumah sakit, dia beberapa kali menemuiku dan membuat kekacauan. Perlakuan anak dan ibu itu sangat tidak baik karena mereka terus mencemburuiku mereka bahkan memasukkan surat untuk menghentikan masa Magang ku di rumah sakit." Ucap Monica menjelaskan pada sang polisi.


Carlos yang ada di sana tercengang mendengar putrinya, dan pria itu tidak tahan untuk berbicara, katanya, "apa yang kau bicarakan? Bagaimana mungkin mereka berdua memperlakukanmu dengan buruk? Juga, yang memasukkan surat untuk pemberhentian magangmu di Rumah sakit umum itu adalah ayah. Semua itu karena Robin menyatakan pada kami kalau kau tidak akan bisa menjadi dokter kalau sampai kami tidak memindahkanmu ke rumah sakit lain."


Ucapan Carlos langsung membuat sang polisi menatap pria itu sembari berkata, "Apa maksudmu dengan Robin yang mengatakan bahwa dia akan diberhentikan dari rumah sakit?"


"Ya, dia mengatakan itu pada kami saat kami datang menghampiri Monica ke rumah sakit, Jadi kami pergi mengurus surat pindah magangnya dan memasukkannya ke bagian administrasi rumah sakit. Robin juga berkata bahwa dia akan membantu kami mencari rumah sakit lain tempat pindah magang Monica." Jawab Carlos.


Polisi yang mendengarkan ucapan Carlos langsung mempertanyakan detail kejadian itu hingga Mereka pun menulis semuanya di catatan mereka sebelum berpamit pada kedua orang yang ada di kamar itu untuk melanjutkan penyelidikan mereka.

__ADS_1


__ADS_2