
Masih pagi-pagi sekali, Monica sudah duduk di depan meja riasnya dan mengaplikasikan berbagai produk kecantikan yang baru kemarin malam dibeli di sebuah pusat perbelanjaan yang sangat terkenal di ibukota.
"Nona, Nona terlihat sangat cantik, tapi kenapa baru sekarang menggunakan barang-barang itu? Seandainya dari pertama kali Nona pergi ke rumah sakit, maka Nona pasti akan menarik banyak perhatian dan pandangan orang pada Nona pasti akan berbeda dari yang saat ini," ucap barang beo yang juga saat itu terkejut bahwa ternyata perempuan yang memiliki wajah kusam, mata yang bengkak dan kulit yang benar-benar tidak terawat saat dirawat dengan benar kini menjadi tampak sangat cantik.
Sementara Monica yang mendengarkan ucapan burung beonya kini tersenyum sembari memakai maskaranya.
"Aku sengaja melakukannya, Aku ingin membuat perubahan di detik-detik di mana Aku tidak bisa lagi ditindas. Meski sekarang masih misteri Kenapa tiba-tiba saja dokter Intan bersikap baik terhadap ku, namun aku akan menggunakan kesempatan ini dengan sebaik mungkin." Ucap Monika dengan penuh percaya diri.
__ADS_1
Apalagi, hubungannya dengan dokter Albert sudah tampak jauh lebih baik dari sebelumnya, sehingga dia merasa bahwa sekarang adalah waktu yang tepat untuk melakukan perubahan dan membuat sebuah kejutan untuk semua orang.
Burung beo yang tidak mengerti dengan pola pikir nonanya hanya bisa menganggukkan kepalanya, "Hari ini aku akan pergi ke rumah Pangeran Albert untuk melihat-lihat." Ucap burung beo yang setiap harinya selalu berkeliaran untuk melihat-lihat sesuatu di ibukota.
Sementara Monika yang mendengarkan itu, dia langsung menghentikan gerakan tangannya lalu menatap burung beo sembari berkata, "kalau kau pergi, jangan lupa menggunakan perisai meski itu menguras banyak tenaga mu, karena aku tidak mau kejadian di kehidupan sebelumnya sampai terulang lagi!!!"
Monica selalu khawatir terhadap burung beo itu karena burung beo miliknya adalah burung beo dengan jenis yang sangat mahal di pasaran, sehingga hal itu membuat banyak orang berusaha mendapatkan burung beonya, tetapi untungnya sebab mereka berasal dari keluarga kerajaan, maka burung beonya memiliki sebuah perisai untuk membuat dirinya tidak kelihatan.
__ADS_1
"Nona jangan khawatir, aku akan menjaga diri dengan baik!!" Kata burung beo.
"Hm,, Kalau begitu, kita berangkat sekarang," ucap Monica segera berdiri dan perempuan itu mengambil tas yang telah Ia sediakan lalu keluar dari apartemennya.
Keduanya menaiki taksi menuju rumah sakit, dan di dalam taksi Monika teringat akan ibu tirinya dan dia merasa agak khawatir bahwa perempuan itu mungkin saja akan datang ke rumah sakit untuk membuat kekacauan.
'Hari ini ada operasi pagi-pagi, jadi Kalau sampai ada kekacauan, maka dokter Intan itu pasti akan merasa sangat kesal, apalagi sekarang aku belum tahu alasan perempuan itu tiba-tiba saja berubah pikiran, dan malah mengizinkan aku untuk ikut serta dalam operasi yang akan ia lakukan,' ucap Monika dalam hati yang jelas tahu bahwa bagi anak magang jika mereka diizinkan masuk dalam ruangan operasi maka itu adalah sebuah kesempatan besar untuk belajar secara langsung.
__ADS_1
Meski hanya menjadi seorang asisten, namun hal tersebut benar-benar sebuah pencapaian yang luar biasa karena tidak sembarang dokter magang diizinkan untuk masuk ke dalam ruang operasi.
Apalagi Monica yang baru berada di rumah sakit itu selama beberapa bulan terakhir, masih terlalu baru untuk diizinkan masuk ke ruang operasi.