Putri Monika

Putri Monika
41


__ADS_3

Setelah makan malam bersama dengan Bertin, maka Albert kemudian masuk ke ruang kerjanya dan pria itu menyalakan sebuah komputer di sana yang sering ia gunakan.


Pria itu langsung mengerikan keningnya saat melihat sebuah modifikasi pada layar komputernya sehingga dia kemudian mengarahkan kursor nya ke arah notifikasi tersebut dan membukanya.


Albert langsung mengerutkan dirinya saat ia melihat bahwa ada seseorang yang telah mencari informasi tentang Bertin sehingga pria yang merasa cemas itu kemudian menggerakkan jari-jarinya di atas komputer untuk mencari tahu pemilik user tersebut.


"Siapa orang ini?" Ucap Albert dalam hati saat ia melihat nama user tersebut ialah 'Putri yang pergi mencari pangeran'.


Ketika pria itu mencari tahu lebih jelas lagi, dia pun menemukan bahwa ternyata peretas itu menggunakan salah satu komputer pada sebuah warnet sehingga dia dengan buru-buru mengecek CCTV keamanan warnet tersebut.


Namun dia mengerutkan keningnya ketika ia melihat bahwa CCTV keamanan pada warnet tersebut telah dihapus oleh seseorang bahkan di sekitar tempat itu pun tidak ada lagi rekaman CCTV yang tertinggal, sebab orang yang mencari tahu tentang Bertin telah meretas semuanya dan menghapusnya.


Juga,, semuanya tidak bisa di pulihkan!!!!!

__ADS_1


'Kalau orang ini memiliki niat buruk, maka tidak mungkin dia meninggalkan sebuah pesan lewat nama id-nya!' ucap Albert dalam hati yang kini merasa cemas akan keselamatan batin setelah melihat ada seseorang yang mulai mencari tahu tentang perempuan itu.


Maka tanpa ragu-ragu, pria itu pun langsung mengambil ponselnya dan dia menelpon seorang dokter yang merupakan rekan kerjanya.


"Halo?" Jawab seorang pria dari seberang telepon.


"Jam 03.00 besok sore, apakah kau ada kesibukan?" Tanya Albert yang berharap bahwa pria yang ia hubungi bisa menggantikannya untuk melakukan operasi pada jam tersebut sehingga dia bisa menemani Bertin melakukan check up di rumah sakit.


"Ahh, ya, aku berada di ruangan operasi nomor 2," jawab sang pria di dari seberang telepon.


'Aku tidak bisa membiarkannya pergi sendiri,' ucap Albert dalam hati yang merasa cemas jika dartin hanya pergi sendirian tanpa diawasi dengan ketat, maka Mungkin saja akan terjadi sesuatu pada perempuan itu.


Maka sepanjang malam, Albert tidak bisa tidur dan pria itu terus cemas memikirkan Bertin sampai pada pagi harinya ketika Bertin telah bangun lalu mereka sarapan bersama, barulah Albert berbicara pada perempuan itu.

__ADS_1


"Ada seseorang yang berusaha mencari tahu tentangmu," ucap Albert langsung menghentikan gerakan tangan Bertin hingga batin mengangkat wajahnya menatap pria di depannya.


"Dia mencari tahu tentang aku?" Tanya Bertin untuk memperjelas pendengarannya.


"Ya, dia meninggalkan user id-nya dengan nama 'Putri yang pergi mencari pangeran'" ucap Albert.


Bertin langsung mengerutkan ke dunia mendengar nama user tersebut yang benar-benar aneh dan baru pertama kali ia dengar.


"Itu,,, kalau begitu haruskah aku membatalkan check up ku hari ini?" Tanya Bertin yang kini merasa khawatir.


"Hm,,, nanti aku akan mencari orang untuk mengawalmu, Jadi kau tidak perlu membatalkan check up-nya," ucap Albert yang telah memikirkannya, dan dia juga takut kalau bayi dalam kandungan Bertin mungkin akan kenapa-napa jika perempuan itu lambat berkonsultasi ke dokter.


Bertin mengganggukan kepalanya dengan pelan, "baiklah," kata perempuan itu sembari menenangkan dirinya agar dia tidak stres, agar dia tidak terlalu banyak berpikir karena hal itu pastilah mempengaruhi kandungannya yang masih muda.

__ADS_1



__ADS_2