Putri Monika

Putri Monika
89


__ADS_3

Setelah Apa yang dilakukan Carlos, maka pria itu pun diusir dari kantor polisi, sementara Amanda yang sudah menenangkan diri, perempuan itu menatap polisi yang bersama-sama dengannya.


"Aku datang menemui putriku bernama Dira, di mana dia?" Tanya Amanda.


"Ah, dia ada di sel tahanan," jawab sang polisi langsung membuat Amanda mengerutkan keningnya.


Amanda benata sang polisi yang ada di hadapannya sembari berkata, "Kenapa kalian menahannya? Putriku adalah perempuan baik-baik, dia tidak mungkin melakukan kesalahan apalagi sampai meracuni seseorang, pasti orang itulah yang menjebaknya sehingga putriku yang ditahan di tempat ini!! Kalian harus melakukan penyelidikan sebaik-baiknya, jangan sampai kalian memenjarakan orang yang salah!!"


Polisi yang mendengarkan ucapan Amanda benar-benar mengerti dengan perempuan di depannya, mana ada seorang ibu yang melihat putrinya dengan buruk.


Tetapi meski begitu, para polisi tidak mungkin mengatakan sesuatu yang tidak benar sehingga dia pun berkata, "Maaf sekali, tapi Putri Anda sendiri sudah mengakui bahwa dia yang menaruh racun ke makanan Albert dan Monica sehingga--"


"Apa?!" Sela Amanda, "dia meracuni Monica?!!" Tanya Amanda yang tak percaya bahwa putrinya begitu bodoh meracuni seseorang.


"Ya, Saya mau bukti sudah jelas, Jadi kami sudah menahannya, tapi kalau Anda masih mau bertemu dengannya, silakan ikuti saya," kata sang polisi.

__ADS_1


Amanda yang mendengarkan ucapan polisi langsung merasakan tubuhnya gemetar, karena dia tidak menyangka bahwa putrinya yang keluar bersenang-senang dengan Robin malah ternyata sekarang berakhir di penjara karena tuduhan pembunuhan.


Meski begitu, Amanda tetap mengikuti polisi untuk bertemu dengan putrinya.


Sementara saat itu, Carlos yang meninggalkan kantor polisi kini berada dalam mobil yang membawanya menuju ke rumah sakit tempat putrinya.


Pria itu menatap keluar jendela sembari menggertakkan giginya Sebab Dia tidak menyangka bahwa ternyata putrinya selalu diperlakukan dengan buruk oleh kedua orang yang ia bawa ke dalam rumah mereka setelah istrinya meninggal.


"Dasar sialan, aku akan menceraikan perempuan itu dan mengusirnya dari rumah!!!" Geram Carlos sembari mengepal kuat tangannya dengan amarah yang memenuhi seluruh hatinya.


Pria itu langsung memasuki kamar putrinya dan menatap Monica yang saat itu sudah duduk dibantu oleh sang perawat untuk memakan bubur yang disediakan oleh rumah sakit.


Tatapan kedua orang itu bertemu, tetapi baik Monica dan Carlos, keduanya tidak mengatakan apapun dan hanya diam sembari Carlos duduk di samping Monica dengan perasaan kacau.


Dia mau minta maaf pada putrinya, tetapi pria itu sadar bahwa sudah terlambat untuk meminta maaf sehingga dia hanya bisa terdiam dan tidak mengganggu putrinya yang sedang makan.

__ADS_1


Dia terdiam dalam waktu yang lama sampai akhirnya perawat selesai membantu Monica makan, lalu perawat itu pun keluar dari kamar Monica.


Saat itulah baru Monica menatap ayahnya sembari berkata, "Bagaimana hasil penyelidikan polisi? Apakah sudah ada kabar?"


Pertanyaan itu langsung membuat Carlos terdiam di tempatnya, dan dia benar-benar merasakan lidahnya begitu kaku untuk mengatakan semuanya bahwa perempuan yang telah Ia bawa ke dalam rumah mereka ialah perempuan yang telah menjadi dalang dari masuknya Monica ke dalam rumah sakit.


Monica yang melihat pria di depannya terdiam pun akhirnya mengerutkan keningnya, lalu dia berkata, "memang tidak penting bertanya pada ayah, sebab semenjak Ibu meninggal, Ayah bukanlah ayahku lagi, karena sejak saat itu--"


"Maaf,," sela Carlos sembari memegangi tangan Monica dan menatap perempuan itu dengan raut wajah menyesalnya,, "ayahlah yang salah, ayahlah yang sudah membuatmu menderita, selama ini ayah benar-benar salah!! Ayah mengakui semuanya, ayah salah Sudah berkeselingkuh dari ibumu, bahkan uang pengobatan ibumu pun Ayah bawa kabur dari rumah hingga ibumu meninggal. Bahkan setelah ibumu meninggal, Ayah masih tidak tahu dirinya datang membawa perempuan ke rumah kita yang akhirnya menyiksamu di rumah kita sendiri, bahkan kali ini putri dari perempuan itu adalah orang yang hampir membunuhmu!! Maafkan ayah,," ucap Carlos tanpa bisa lagi menahan derai air matanya hingga pria itu kini menangis di depan Monica.


Monica mengatup erar-erat giginya menatap pria di depannya,, "jangan minta maaf padaku, minta maaf lah Pada ibuku karena kau sudah membuatnya menderita selama bertahun-tahun di dalam kuburnya!!! Sekarang kau masih bisa menebus kesalahanmu padaku, karena kita masih bisa hidup di dunia yang sama tapi bagaimana dengan ibuku??


"Bagaimana kau akan menebus kesalahanmu padanya sementara dia sudah berbeda dunia denganmu?? Pergi dari sini, pergi ke makam ibuku dan minta maaf padanya sampai telingamu mendengar dia memaafkan mu!!!" Bentak Monica yang benar-benar kesal dan marah terhadap pria di depannya.


Selama bertahun-tahun pria itu membuat putrinya dan istrinya menderita, tetapi sekarang barulah menyadari kesalahannya setelah mantan istri pria itu sudah berada di liang kubur!!

__ADS_1


__ADS_2