Putri Monika

Putri Monika
37


__ADS_3

Tangan Monica harus di rontgen untuk melihat keadaan tulang perempuan itu dan ketika diperiksa syukurlah tulangnya baik-baik saja, namun perempuan yang merasakan sakit itu harus menggunakan arm sling untuk menyangga tangannya agar tidak banyak bergerak.


Para dokter magang yang sebelumnya selalu menindas Monika kini berbalik menjilat Monica, sebab tentunya mereka ingin dekat dengan orang-orang yang memiliki bakat luar biasa.


Hal itu membuat Monica benar-benar ingin tertawa dalam hati melihat banyak dari mereka berusaha membantu Monika.


Ada yang datang membawakan makanan dan ada juga yang datang menanyakan kabar Monika sekaligus bercerita dengannya.


"Itu,, aku akan istirahat sebentar," ucap Monica ketika dia sudah lelah menghadapi semua orang-orang yang hendak menjilatnya.


"Ah,, ya,, beristirahatlah, Kau tidak perlu khawatir dengan pekerjaan, biar aku yang mengambil alih tugasmu," ucap salah seorang dokter magang diikuti oleh yang lainnya yang berusaha menjilat Monika hingga membuat Monikq semakin jijik dengan orang-orang di hadapannya.

__ADS_1


Meski begitu, Monica tidak mengatakan apapun dan hanya membiarkan orang-orang itu sampai mereka semua pergi dengan sendirinya lalu Monica berbaring di tempat tidur untuk menikmati kesendiriannya.


Perempuan itu memejamkan matanya dengan tenang dan Dia teringat akan kehadiran dokter Albert ketika dia mendapat serangan dari Robin.


'Aku harap dia akan datang mengunjungiku,' ucap Monica dalam hati sembari tersenyum penuh harap.


"Kau tersenyum dalam tidurmu?" Tiba-tiba sebuah suara langsung membuat Monika membuka matanya karena dia sangat mengenali suara tersebut.


"Dokter," ucap Monica hendak bangun dari tidurnya ketika dokter Albert mengundurkan tangannya dan menahan bahu perempuan itu agar tetap tidur di tempatnya.


"Tidak,, aku baik-baik saja, tapi Dok, Kenapa dokter ada di sini? Bukankah dokter memiliki operasi?" Tanya Monica yang mana dia mencari tahu tentang jadwal pria itu dan dia mengetahui pada bahwa pada jam ini pria itu memiliki jadwal untuk meragukan operasi.

__ADS_1


"Ya, aku datang mengunjungimu sebelum masuk ke ruangan operasi karena operasi hari ini akan berlangsung sekitar 8 jam." Ucap dokter Albert benar-benar membuat Monica bagai dilayangkan ke atas awan karena dia tidak menyangka bahwa pria itu akan menyempatkan waktunya mengunjunginya sebelum memasuki ruangan operasi.


"Ahh begitu, Terima kasih sudah mengunjungiku, semoga operasi yang dokter tangani hari ini bisa berjalan dengan lancar," ucap Monika dijawab oleh anggukan Albert.


"Baiklah, kalau begitu istirahatlah, aku harus pergi sekarang," ucap dokter Albert selalu pria itu pergi meninggalkan Monica dengan beberapa dokter magang yang ada di sana menatap kepergian pria itu karena mereka tak menyangka bahwa dokter Albert akan datang mengunjungi Monica.


Dalam sekejap, semua orang mulai bergosip dan bertanya-tanya tentang perubahan pria itu yang tiba-tiba mengunjungi Monika.


"Ini sangat mengejutkan, Dokter Albert mengunjungi Monica? Padahal pria itu bahkan selalu tidak peduli dengan apapun yang terjadi di rumah sakit! Dia hanya akan mengurus sesuatu jika itu ada hubungannya dengannya!!!"


"Benar,, tapi apakah dia melakukannya karena melihat Monika memiliki bakat yang luar biasa sehingga dia datang menjenguknya?"

__ADS_1


"Ah ya,, Sepertinya begitu, kalau begitu mulai sekarang kita tidak boleh bersikap sembarang terhadap Monikq, sebab Dia diperhatikan oleh dokter intan dan dokter Albert." Ucap salah seorang dokter magang dijawab oleh anggukan dokter magang lainnya.



__ADS_2