Putri Monika

Putri Monika
46


__ADS_3

"Itu,," sela Amanda, "kalau dia masuk ke ruangan operasi, itu artinya gajinya juga lebih banyak?" Tanya Amanda yang hanya ingin mengetahui gaji perempuan itu.


Robin tersenyum dan menganggukkan kepalanya, "ya, seharusnya begitu, tapi, aku rasa kalian tidak terlalu dekat dengan Putri kalian, sehingga kalian bahkan tidak tahu kalau sudah beberapa kali dia masuk ke ruangan operasi," ucap Robin benar-benar membuat Amanda dan Carlos terkejut dengan informasi itu.


"Itu,, dia hanya malu mengatakannya Sepertinya dia ingin menjadikannya kejutan pada kami," kata Carlos.


"Ah,, begitu ya, tapi apakah dia sudah menceritakan masalah yang ia alami di rumah sakit?" Tanya Robin kepada kedua orang tua di depannya.


"Masalah? Masalah apa?" Tanya Carlos langsung membuat Amanda terkejut dan perempuan itu berpikir bahwa mungkin saja masalah yang dimaksud oleh Robin ialah masalah tentang dirinya.

__ADS_1


Tetapi perempuan itu belum berkata apapun ketika Robin mendahuluinya berbicara, katanya, "Putri kalian melukai beberapa anak magang, dan dia terancam untuk dikeluarkan dari rumah sakit serta diberikan surat peringatan bahwa selamanya dia tidak akan menjadi seorang dokter. Aku sangat khawatir dengannya, jadi aku ingin membantunya, tapi dia malah menolak sebab berkata bahwa dia tidak enak menerima bantuan dariku."


"Apa?!!" Carlos sangat terkejut mendengar ucapan itu.


Tetapi Amanda yang mendengarkannya, perempuan itu malah merasa senang dalam hati jika anak tirinya keluar dari rumah sakit karena dengan begitu perempuan itu tidak akan memiliki lagi segudang kesombongan untuk di pernikahankan pada mereka.


Lagi pula, dia bisa membuat perempuan itu bekerja serabutan untuk memenuhi biaya hidup mereka bisa mengambil beberapa pekerjaan pada waktu!!!!


Seorang dokter magang yang duduk tak jauh dari Mereka mendengarkan percakapan tersebut dan dia menggelengkan kepalanya dengan kelakuan Robin, bahwasanya pria itulah yang hendak dikeluarkan dari rumah sakit karena video yang beredar, Namun karena pria itu memiliki koneksi di rumah sakit maka dia masih bisa bertahan di tempat itu.

__ADS_1


Ada juga rumor yang beredar bahwa Robin berusaha menggunakan koneksinya untuk mengeluarkan Monica dari rumah sakit, tetapi karena Monica membuat kagum semua petinggi Rumah sakit dengan keahlian medisnya, maka sulit untuk menyentuh Monica sehingga pria itu tidak bisa melakukannya.


Namun karena tidak ingin ikut campur, maka perempuan itu hanya diam saja dan berniat memberitahukan masalah itu secara diam-diam pada Monica.


"Itu,, kalau begitu kami harus segera membujuknya, kalau tidak nanti dia tidak bisa lagi menjadi dokter," ucap Carlos yang merasa khawatir jika perempuan itu tidak menjadi dokter, sebab keinginan mendiang ibunya bahwa perempuan itu harus menggapai cita-citanya yang sangat ingin menjadi dokter.


Sementara Amanda yang ada di sana, tentunya perempuan itu tidak setuju, tetapi karena saat itu dia sedang bersama-sama dengan suaminya, maka dia tidak bisa terlalu memperlihatkan ketidaksukaannya terhadap Monica.


Oleh sebab itu, Amanda langsung berkata, "Kalau begitu, bisaka Kami mendapatkan nomor ponselmu untuk menghubungimu nanti demi menanyakan informasinya? Karena Monica pasti tidak mau terbuka untuk membicarakan masalah itu sebab Dia pasti takut kalau kami menjadi marah."

__ADS_1


Mendengarkan itu, maka Robin dengan senang hati menyerahkan nomor ponselnya pada Amanda sehingga Amanda menyimpan nomor ponsel tersebut dan berniat menghubungi pria tersebut secara diam-diam.


__ADS_2