Putri Perawan Milik Daddy "Balas Dendam Daddy"

Putri Perawan Milik Daddy "Balas Dendam Daddy"
Menggunakan kesempatan sebaik-baiknya


__ADS_3

Hmmmm


Bahrat menghembuskan nafas nya dalam-dalam, saat melihat punggung Abigail semakin menjauhi mereka, dia fikir laki-laki selalu saja punya cara untuk mengerjai orang lain.


Seolah-olah Abigail tahu apa yang menjadi kegelisahan bahrat, terlalu lama menunggu selena membuat bahrat cukup lelah, apalagi kadang kala hubungan mereka lebih mirip seperti anjing dan kucing, ada saja yang membuat mereka berdebat terutama soal perempuan yang ada di sekitar bahrat.


Mungkin selama ini bahrat maupun Selena belum mengetahui soal kenyataan, seperti kata Abigail beberapa waktu yang lalu.


"Apa uncle tidak merasa aneh? bukan kah ketika seorang perempuan mengamuk saat melihat kita didekati perempuan lain itu berarti hati nya tengah gelisah? lebih tepatnya mereka cemburu tapi tidak mampu mengungkapkan nya, pelampiasan utama nya adalah dengan cara marah atau memaki pada diri kita, uncle tidak merasakan nya pada tindakan Selena? aku fikir ada yang salah dengan hati nya"


"Belakangan aku dengar hubungan nya dengan kekasih nya tidak begitu baik, terakhir kali sebelum kita pergi, mereka lagi-lagi bertengkar soal sudut pandang"


"Tidak kah uncle mau berusaha menerobos masuk di dalam kegundahan nya? aku fikir timing nya cukup tepat saat ini"


"Jangan terlalu gengsi, berhenti lah mendiami selena dan lebih lembut lah, perempuan lebih suka laki-laki yang lembut memperlakukan dirinya, bagi mereka ketika pasangan memperlakukan diri mereka dengan lembut, mereka merasa begitu di hargai dan di cintai"


Oh shit

__ADS_1


Apa bahrat harus jadi se licik itu saat ini? memanfaatkan kesempatan, masuk menerobos kedalam hati Selena yang tengah dilanda kegalauan mendalam terhadap hubungan nya dengan sang kekasih saat ini?


Memupus kekesalan atas kesalahpahaman tempo hari soal perempuan itu, membuang ego nya dalam mendiami selena dan berlaku lebih lembut lagi?.


Bahrat jelas tidak tahu bagaimana sebenarnya isi hati Selena, yang dia tahu Selena bukan type gadis yang cukup gampang di tebak. Dia selalu bertindak di luar ekspektasi sejak Selena mulai masuk ke keluarga Al Jaber, bahkan tidak ada satu orang pun yang bisa membaca jalan fikiran dan hati nya selama bertahun-tahun lama nya.


Tapi kali ini dia fikir benar seperti kata Abigail, gunakanlah kesempatan sebaik-baiknya sebab kesempatan Mungkin tidak akan pernah datang 2 kali.


Sekali lagi bahrat membuang kasar nafasnya, mencoba mengelus lembut rambut Selena. Bahrat menatap wajah Selena untuk waktu yang cukup lama, pada akhirnya dengan gerakan lembut dia meraih tubuh Selena, mengangkat nya dan menggendongnya kedalam pelukannya.


Secara perlahan bahrat meletakkan tubuh Selena, membenahi posisi bantal nya agar Selena merasa nyaman dengan posisi tidur nya.


Sejenak Bahrat menyentuh lembut wajah Selena, mengelusnya lembut sambil terus menatap wajah itu untuk waktu yang cukup lama.



Karena merasa ada sesuatu yang menggelitik dan bergerak-gerak di wajahnya,Selena tersentak dan secara perlahan membuka bola matanya secara perlahan, mengedip bola matanya beberapa kali.

__ADS_1


Awalnya dia mencoba membiasakan matanya, kemudian secara spontan bola matanya membuka sempurna saat sadar siapa yang ada dihadapannya, bahrat tampak duduk dipinggir ranjang, mengelus wajahnya dengan begitu lembut.


"Tidurlah"


Bahrat bicara masih sambil mengelus lembut wajahnya.


What?


seketika jantung Selena berdetak begitu kencang dan tidak beraturan, dia jelas Bingung dia fikir kapan dia berpindah ke kamar nya? apakah bahrat yang mengangkat dan membawanya ke atas?


Selena ingin bertanya tapi jelas lidah nya menjadi kaku dan beku.


"Tidurlah, aku akan pergi setelah kamu kembali tiduran"


ucap bahrat lagi sambil tersenyum ke arah Selena, masih mengelus lembut wajah itu.


Seketika Selena kembali memejamkan bola matanya, dia fikir apakah ini mimpi atau realita nya? biarkan waktu yang menjawab, dia kembali terlelap di atas kasurnya sambil menyamankan diri dengan elusan lembut tangan bahrat.

__ADS_1


__ADS_2