
Masih di 24 tahun yang lalu
Saat Eden kecil diseret dari sana dengan kasar, Dua orang pria dengan paksa memasukkan Eden kecil kedalam mobil berwarna hitam pekat, melesat pergi dari hadapan Semua orang tanpa basa-basi.
Karena tenaga sang bocah cukup kuat terus berusaha memberontak, akhirnya para pria dengan tubuh kekar itu memutuskan untuk memberikan obat bius pada bocah itu.
"Yakin kita harus membunuh anak kecil ini?"
Salah satu bertanya pada teman nya dengan perasaan ragu-ragu.
"Apa kau berkerja menggunakan hati?"
teman nya tampak marah,terus memegangi bocah laki-laki yang pingsa itu.
"Lajukan terus mobil nya hingga ke tepian jurang, kita akan membuang bocah ini kesana"
"Kita punya anak laki-laki, kawan"
temannya terus bicara dengan perasaan ragu-ragu.
"Tapi keluarga kita butuh makan, kawan"
pada akhirnya mereka membawa tubuh bocah laki-laki itu menuju ke tepian jurang pinggiran desa Manhattan
"Ini hal yang paling gila yang pernah aku lakukan kawan, kita membunuh bocah kecil yang tidak bersalah"
"Tutup mulut mu, terjunkan sekarang, hanya ada 2 kemungkinan, mati tersangkut di pepohonan atau dia akan menghilang ditengah lautan di bawah sana"
Seketika sang teman menelan salivanya, menggulingkan tubuh bocah itu secara perlahan.
"Oh tuhan shit Aku pasti sudah gila"
pekik nya di tengah keheningan malam.
********
__ADS_1
tiitt
tittt
titt
titt
terdengar suara mesin monitor rumah sakit terus mengeluarkan suara nya yang beraturan, tampak bocah laki-laki terbaring tidak sadarkan diri disana sudah berminggu-minggu lamanya.
Tim dokter yang berjaga tiap hari selalu berganti terus memantau keadaan bocah laki-laki itu.
Seketika pada satu pagi tiba-tiba suara mesin monitor berdetak tidak beraturan, sebuah pergerakan tampak datang dari jemari-jemari bocah laki-laki itu.
Seorang perempuan berusia sekitar 45 tahunan tampak melihat panik ke arah bocah laki-laki itu, menatap dari balik layar kaca ruangan khusus yang membatasi ruangan perawatan, beebrapa dokter tampak siaga untuk memberikan pertolongan pada bocah itu.
Perempuan itu tampak menangis dibalik kaca, seorang pria mencoba memeluk nya
******
"Kau baik-baik saja nak?"
perempuan itu bertanya saat bola mata bocah laki-laki itu terbuka
Bocah laki-laki itu tampak berfikir, tidak paham dia sedang berada dimana, ada apa dan Kenapa.
"Kau ingat apa yang terjadi?"
perempuan itu bertanya sambil mengelus wajah bocah laki-laki itu.
"Ingat dimana keluarga mu?"
__ADS_1
tanya perempuan itu lagi.
"Siapa nama mu?"
Seketika bocah laki-laki itu mengerutkan dahinya, dia berusaha berfikir tapi sama sekali tidak menunjukkan titik temunya.
"Siapa aku?"
"Ya?"
"Siapa aku?"
dia mengulang pertanyaan nya 2 kali.
perempuan itu tercekat, secepat kilat berteriak panik memanggil para Dokter.
*******
Dokter Yang ada dihadapannya tampak menggeleng setelah melakukan pemeriksaan, dia menatap perempuan yang ada dihadapan nya itu yang duduk bersama suaminya.
"Dia mengalami amnesia Retrograte, semua masa lalu nya hilang tak berbekas"
"Ya?"
perempuan itu menutup mulutnya,.menatap ke arah suaminya beberapa waktu.
********
"Siapa nama ku?"
Bocah laki-laki itu mengerutkan dahinya.
"Bern Mc lucas, kau putra satu-satunya tuan De Lucas sayang"
"Siapa kalian?"
"Aku mommy mu dan dia daddy mu"
__ADS_1