
Belle langsung berdiri spontan, sedikit terkejut melihat tindakan Bern tadi, dia fikir sebenarnya apa pekerjaan laki-laki itu, sebab tingkat kewaspadaan nya terlalu tinggi.
Sejenak setelah mengerut kan dahinya, Belle langsung kabur dari hadapan Bern dengan sejuta tanda tanya, langsung bergegas mengganti pakaian nya.
Seketika pintu bell intercom berbunyi, Belle Secepat kilat lari ke depan, ternyata Bern sudah lebih dulu mengintip dari layar intercom.
Belle melirik ke arah layar intercom, tampak seorang perempuan berdiri didepan pintu apartemen nya.
"Itu pacar kakak ku"
ucap Belle cepat.
Bern mengangguk tanpa beranjak.
Belle jelas manaikkan alis nya.
"Om?"
"Apa?"
"Apa kau akan bertahan disini? bersembunyi lah"
Bern jelas mengerutkan keningnya.
"Dia akan menikahkan kita saat tahu ada laki-laki di apartemen ku"
'Oh.."
Bern hanya mengangguk pelan, berjalan perlahan menuju ke arah kamar.
Dia bisa sesantai itu?
oceh Belle dalam hati sambil memunyungkan bibirnya. kemudian dengan gerakan cepat membuka pintu apartemen nya.
"Kenapa lama sekali?"
Wajah kak Asha menyembul sempurna, membawa beberapa kantong kresek dan paper bag di tangan kiri kanannya, menyerahkan nya pada Belle kemudian langsung masuk ke dalam.
"Aku baru selesai mandi"
Kak Asha nya hanya mengangguk pelan, langsung menjatuhkan diri nya ke atas kursi sofa.
"Kakak tidak bekerja?'
"Keluar di ship malam"
__ADS_1
"Ah.. Hmmm"
Belle hanya mengangguk pelan, membawa beberapa oleh-oleh yang diberikan kak Asha nya hingga ke dapur.
"Kakak mau minum apa?"
Belle bertanya dari arah dapur
"Seperti biasa, yang dingin jangan yang hangat"
Kak Asha menjawab cepat, mencoba memejamkan bola matanya karena rasa kantuk dan lelah yang mendominasi.
Belle sibuk membuka lemari pendingin, mencari minuman favorit kak Asha nya kemudian mencari gelas di samping kanan nya.
"Kakak mu tidak pulang?"
Saat kak Asha nya menanyakan soal itu, seketika Belle diam membeku, mengurung semua gerakan tangannya.
"Ini hari ke 3 kakak tidak pulang"
ucap Belle cepat kemudian kembali menuang kan minuman kaleng favorit kak Asha nya ke dalam gelas.
Belle berjalan perlahan kedepan membawa minuman itu, memberikan nya pada kak Asha nya sambil menatap bola mata perempuan cantik itu.
Tanya Belle sambil terus menatap bola mata itu.
Kak Asha nya diam sejenak, mencoba menarik nafasnya beberapa waktu, membuka pelan bola matanya.
"Kevin bilang dia akan mutuskan nya setelah 3 bulan kedepan, setelah semuanya selesai"
Belle memejamkan pelan bola matanya.
"Apakah Balas dendam begitu penting, kak?"
Tanya nya pelan sambil menggigit bibi bawahnya.
"Sayangnya aku bukan perempuan yang tepat yang bisa membujuk nya untuk berbalik, Belle"
Belle berusaha untuk tersenyum.
"Mungkin aku juga bukan adik yang baik yang bisa meminta nya untuk berbalik"
Kak Asha nya tampak diam, kemudian tiba-tiba merogoh tas nya.
"Beberapa hari kemarin bibi Penjaga dirumah lama kalian menyerahkan ini kepada ku, dia bilang menemukan ini di gudang bawah tanah, sesaat setelah beberapa orang mencoba memaksa masuk ke rumah lama kalian"
__ADS_1
Ucap kak Asha nya pelan sambil menyerahkan sebuah album kecil dan sebuah memo yang di bungkus plastik bening yang sudah sangat mem buram.
"Kau mengenali foto mereka?"
Belle mencoba membuka album foto yang sudah sangat tua itu.
Seketika bola matanya membulat saat melihat siapa yang ada di dalam sana.
"Aku fikir bayi itu cukup mirip dengan mu, Belle"
Belle membolak-balikan album itu dengan tangan gemetaran, dia fikir bukankah foto perempuan ini yang pernah dilihat nya dulu?.
Dengan cepat Belle membuka merobek plastik memo yang ada di tangan nya, mencoba membuka tiap lembar memo usang itu, seketika sesuatu terjatuh dari sana. Sebuah flash disk tua yang entah apa isinya dan selembar surat.
Belle meraih flashdisk dan kertas itu, mencoba membaca apa isi surat tersebut, Seketika Belle membulat kan bola matanya.
...SURAT PERNYATAAN PERPINDAHAN WARISAN...
...Saksi...
...MOHAMMED FAITH YILDIZ...
...AYAH ANGKAT PIHAK PERTAMA...
...kakek pihak pertama...
...--------------------------------------------------...
...Ditandatangani oleh...
...AFTA AL FATTAH...
...AYAH PIHAK PERTAMA...
...--------------------------------------------------...
...ALIYA BURJA...
......IBU SAH PIHAK PERTAMA......
...--------------------------------------------------...
Belle tampak gemetaran, saat nama anak yang tertulis jelas disana adalah nama diri nya.
ARABELLE AL FATTAH
__ADS_1