
Aland tampak bingung mencari titipan ailee, matanya jelas menelisik tiap sudut Indomaret berfikir bagaimana rupanya
ROTI JEPANG DENGAN PANJANG 42cm
Pada akhirnya dia bertanya pada salah satu pegawai Indomaret soal.
"Ya mister?"
"Hmm roti Jepang dengan ukuran panjang 42cm khusus untuk dimakan dimalam hari"
Seketika yang ditanya cuma cengar-cengir kuda, mengulum senyum sambil menunjuk ke arah susunan barang-barang yang Aland tidak pahami itu apa.
"Mister bisa mencarinya disini"
"Ah..."
Aland mengerutkan dahinya, mencoba mengambil salah satu bungkusan berwarna warni, ada yang berwarna pink, orange, nabi, hitam entahlah yang cukup membuat Aland stress memikirkan nya.
"Ini bisa dimakan?"
pertanyaan paling bodoh yang harus dia tanyakan pada salah satu karyawan disana.
alih-alih menjawab karyawan itu malah balik bertanya.
"Buat istri nya mister?"
sambil menahan tawa, gadis muda berusia sekitar 22 tahunan dengan sabar Melayani Aland.
Aland mengerutkan dahinya.
Yeah untuk siapa? bilang putri ku? atau kekasih ku? lalu apa hubungannya dengan bungkusan ini dan kata istri?
Batin aland
"Iya, istri ku"
"Yang 42cm ini mister, lebih panjang, khusus di malam hari dan anti bocor"
"Ya?"
Aland menekan ujung pelipis nya dengan jari telunjuk kanan nya, masih tidak paham.
roti macam apa juga itu?
fikir nya.
__ADS_1
"Apakah disertai nyeri perut?"
seketika Aland menaikkan alisnya, Dia fikir bagaiman karyawan Indomaret tahu Ailee nyeri perut?.
"Ya"
dia mengangguk pelan.
"Bisa ambil minuman ini"
karyawan itu bicara sambil menyerahkan sebotol kiranti pada Aland.
sejenak Aland tampak diam, melihat botol yang sama sekali belum dia beli dalam seumur hidup nya itu.
"Oke"
pada akhirnya dia mengambil barang yang di jelaskan sang karyawan, berjalan ke arah kasir kemudian meminta sebungkus rokok.
beberapa orang melirik ke arah nya, ada yang berbisik manis berkata dia tampan, ada yang berbisik berkata dia keren karena membelikan barang-barang yang dia letakkan di meja kasir itu, ada yang mengulum senyum bahkan ada yang telalu histeris melihat tampang nya.
Sejujurnya aland ingin bertanya lebih detil, tapi pada akhirnya dia mengurungkan niat nya, membayar barang belanjaan nya lantar Melesat keluar.
"Itu Mister tampan disuruh bini nya beli pembalut?"
Orang-orang mulai membicarakan aksi Aland
"Oalahh roti Jepang, nama baru itu"
beberapa orang cekikikan
"Tapi kan keren Yo lakik mau belikan pembalut"
"Jangan-jangan dikerjain sama bini nya mbak"
"Tapi keren lah mister-mister mau susah-susah beli keperluan bini nya"
**********
Saat di parkiran Aland tampak mengerutkan dahinya sambil memperhatikan bungkusan yang dia beli tadi, membaca satu persatu kalimat nya.
seketika dia tertawa sendiri, dia baru sadar kalau dia sedang dikerjai oleh Ailee.
"Anak itu"
******
__ADS_1
Ailee langsung mengembangkan senyumnya dengan lebar saat membuka isi kresek Indomaret yang dibawa Aland, selain pembalut Daddy nya membelikan dia kiranti.
"Terima kasih Daddy"
"Baru tahu kalau roti Jepang begini bentuk nya"
ucap Aland sambil memukul jidad Ailee dengan jari telunjuknya.
"Akhhh sakit Daddy"
Ailee meringis pelan sambil terkekeh.
"Bisa Bayangkan konyol nya ketika Daddy Bertanya roti Jepang yang di Mak khusus dimalam hari?"
Aland menaikkan alisnya, menatap Ailee dengan tatapan yang begitu dalam.
Ailee terus terkekeh, mencoba masuk ke kamar mereka lantas menuju ke arah kamar mandi.
"Bisa aku bayangkan"
jawabnya cepat lantas masuk ke dalam kamar mandi.
"Dasar"
Sungut Aland kesal.
"Edo sudah datang hmm?"
"Belum"
"Daddy telpon lagi"
"Kalau belum jalan kesini, bilang tidak usah dad, aku baik-baik saja"
Ailee menyembulkan kepalanya dari balik pintu toilet, bicara cepat agar Daddy nya meng cancel janji dengan sahabat Daddy nya itu.
"Yakin?"
Aland bicara sambil menatap wajah Ailee beberapa waktu, tangan kanan nya masih memegang handphone nya, menahan untuk bicara dengan Edo.
"He em, kan sudah dapat bonus kiranti dari Daddy"
Ailee mengembangkan senyum nya, menampakkan barisan gigi putih nya yang indah, lantas mengangguk cepat.
Aland menaikkan bahunya, sambil menjawab.
__ADS_1
"Baiklah"