
"Masih sakit?"
Aland bertanya sambil mengangkat tubuh Ailee dan menggendong pelan menuju kekamar mandi.
"Sedikit"
Ucap Ailee lantas dengan cepat melingkari ke dua tangannya dileher Daddy nya, masuk ke dalam leher daddy nya gerakan perasaan malu, Aland mengulum senyum, membawa tubuh kecil itu kemudian menduduki Ailee dengan lembut ke dalam bathtub.
"Aku bisa mandi sendiri Daddy"
ucap nya pelan, wajahnya masih memerah karena malu akibat dari pergulatan panjang yang tadi.
Aland terus tersenyum melihat tingkah Ailee, langsung meletakkan beberapa macam peralatan mandi ke hadapan Ailee.
"Daddy akan keluar"
"He em"
Ailee mengangguk pelan.
sejenak ailee bersandar ke bathtub mencoba menutup pelan bola matanya, mungkin benar dia gila, dia bergulat bersama Daddy nya entah sebenarnya bergantung pada perasaan yang bagaimana.
Cinta kah? atau hanya sekedar menuruti kata-kata untie selena nya nya saja!.
"Untie menyelinap masuk seperti orang gila, merayu teman Daddy mu untuk bisa berhubungan dengan mu, kau tahu Ailee? kau dan Aland tidak punya setetes pun ikatan darah, dia hanya menyentuh mommy mu sekali, tapi setelah mengetahui kenyataan jika mommy mu bersama laki-laki lain, dia tidak pernah menyentuh valentine sekalipun hingga akhir hayat mommy mu"
"Kau tahu sayang? nenek mu dan untie sudah beberapa kali mencoba menghubungkan 2 keluarga Al Jaber dan faith Yildiz agar tidak mengulang kisah lama, tapi selalu gagal, mungkin rencana kami tidak matang, satu-satunya harapan untie adalah kau dan untie Aishe mu, jadilah jembatan penghubung untuk memutus rantai permusuhan, untie mohon buat Aland jatuh cinta, dan belajarlah mencintai dia hmm"
__ADS_1
"dimana untie aishe?"
Ailee jelas tercekat mendengar ucapan untie selena.
"Dia bersama keluarga Al Jaber, aman dan terkendali"
"Untie memanfaatkan dia?"
"Mungkin ini akan menyakiti untie aishe mu, tapi kami sudah tidak memiliki jalan lain"
"Orang yang tinggal bersama berbagi suka maupun duka, hidup bersama dalam banyak keadaan yakinlah lama-lama dihati mereka akan menimbul kan cinta, untie yakin akan ada perubahan dalam keadaan"
"Tapi untie aishe pasti akan kecewa saat tahu siapa yang mengakibatkan grand ma dan grand pa meninggal"
"Kita belum tahu hasil akhir kan? kita masih meraba-raba"
"Dia akan membenci ku satu hari nanti"
Ailee menggeleng cepat
"Selama kau tidak mengkhianati diri nya seperti mommy mu"
jawab Selena cepat.
"Apa yang membuat mereka saling membenci untie?"
"kesalahpahaman di masa lalu, kematian seseorang yang membawa cerita sebenarnya yang membuat mereka terpecah menjadi seribu, kau akan tahu seiring berjalan nya waktu"
__ADS_1
"Aku ingin bertemu dengan daddy ku"
"Kau akan bertemu dengan nya secepatnya"
"Untie melakukan ini dibelakang Daddy?"
Selena menggigit pelan bibir bawahnya.
"Maafkan untie, Ailee"
sejenak ailee diam, menarik pelan nafasnya, perasaan nya jelas bertalu-talu.
"Aku mengerti, untie"
Ailee sedang bertarung hati, apakah dia benar-benar memiliki perasaan mencintai dan di cintai Daddy nya atau dia hanya mengandalkan keberuntungan dan mengorbankan perasaan nya untuk membantu 2 keluarga agar kembali bersatu dengan cara megorbankan dirinya sendiri di tengah-tengah mereka hingga membuat jiwa nya ada di antara hidup dan mati.
Yang jelas saat ini dia tahu betul, Daddy nya hanya memanfaatkan dirinya, sama sekali tidak mencintai dirinya, pura-pura baik dan lembut padanya karena ambisi balas dendam nya.
dia jelas kecewa, tapi dia bukan type gadis yang gampang mengekspresikan kekecewaan.
Lalu yang jadi pertanyaan saat ini perasaan dia sendiri bagaimana? dia masih menerka-nerka untuk saat ini, sesungguhnya bagaimana perasaan dia pada daddy nya, cintakah, atau hanya sekedar ber ketergantungan semata karena selama belasan tahun selalu tahu hanya dengan 1 sosok laki-laki itu dalam hidup nya, sekedar nyaman kah, atau hanya karena merasa bersalah atas kejahatan mommy nya yang mengkhianati Daddy nya di masa lalu?.
Dia masih butuh jawabannya, masih harus menerka, masih harus menebak hati bahkan masih harus Bertarung hati saat ini mungkin untuk waktu yang lama.
"Belum selesai?"
tiba-tiba suara Daddy nya yang mendominasi dibalik telinga nya cukup mengejutkan dirinya, Ailee mendongak ke atas, tapi Daddy nya dengan lembut menautkan bibir mereka dari arah berlawanan.
__ADS_1
Ailee diam, terbuai, berfikir dalam keadaan, Dia ingin tahu bagaimana jantung nya berdetak saat ini, sesungguhnya perasaan nya saat ini pada Daddy nya cintakah atau bukan.