
Oh sial
Murat terus mengeluh sambil memukul pelan punggung nya, ternyata tidur dengan gadis ini benar-benar di luar ekspektasi nya, jangan berfikir ingin melancarkan niat untuk meniduri gadis ini, karena sebelum itu terjadi, gadis ini dengan sangat ahli menyiksa dirinya di atas kasur.
Aishe hanya bisa terkekeh didalam hati, mengerjai laki-laki tua ini sepanjang malam begitu menyenangkan. bisa dilihat mata panda laki-laki itu tercetak Indah di wajahnya.
Sejenak aish menaikkan alisnya, saat tahu-tahu mobil yang mereka Naiki melewati perusahaan begitu saja.
"Daddy, kita melewati nya"
aishe bicara sambil menunjuk ke arah bangunan gedung pencakar langit yang mulai menjauh dari pandangan mereka.
"Kita akan melakukan fitting pakaian pengantin nya"
"Oh God, kamu benar-benar serius soal pernikahan nya daddy?"
Murat hanya diam, sibuk memperhatikan laktopnya, mereka duduk di kursi belakang, sedangkan seorang laki-laki yang usianya mungkin 40 tahunan lebih sibuk mengendarai mobil didepan.
"Ini kan bukan main-main Daddy, kau tidak akan tahan hidup dengan gadis seperti diri ku, kau tahu Daddy? aku ini begitu banyak mau nya"
Murat hanya mengangguk
"Aku boros"
"Akan aku berikan black card setelah menikah"
aih?
"Aku tidak bisa masak"
aishe bicara dengan perasaan dongkol.
"para pelayan yang melakukan nya"
"Aku pemalas"
bentak nya kesal.
"Kita belum lihat"
"Aku tukang makan"
oh ya Tuhan
"Yeah aku bisa melihat nya"
"Aku tidak pandai dikasur"
__ADS_1
seketika Murat menoleh"
apaan tatapan itu?
"aku akan mengajarkan nya"
oh sialan
umpat aishe
"Maksud ku, aku sangat kasar dikasur"
ralat nya cepat.
Murat menaikkan bibirnya
"Aku suka itu"
grrrrhhhhh
laki-laki tua sialan.
"Kau ini...oh tuhan"
aishe menahan semua emosinya sejak tadi.
Murat menaikkan jari-jari nya.
breng. sek..!!!
berhenti 2 milyar, terus sangat menyiksa.
"Aku curiga, jangan-jangan kau sengaja menjebak ku di ruangan kaca itu?"
tatap aishe penuh curiga pada Murat.
seketika Murat menatap dalam bola mata aishe.
"Apa Daddy sudah lama jatuh cinta pada ku?"
tanya nya tiba-tiba hingga menimbulkan kegaduhan di dalam otak Murat, seketika laki-laki itu sudah menatap Begitu serius soal pertanyaan awal aishe soal mencurigai dirinya, kemudian dia benar-benar harus menahan perasaan karena tahu-tahu gadis itu bertanya dengan PD nya soal apakah dia sudah lama jatuh cinta pada gadis itu.
"Kamu terlalu banyak nonton drama aishe"
"Isshhh"
aishe memunyungkan bibirnya.
__ADS_1
"Apa kau tidak mencintai ku daddy? lalu kita harus menikah sebenarnya karena apa?jika tingkat seksualitas mu normal, kamu tidak jatuh cinta pada ku, para wanita menyukai mu,kamu kaya, bisa membeli banyak wanita?"
aishe bertanya sambil mengerutkan dahinya.
"Kau membuat ku jadi curiga"
aish bicara sambil mendekati wajahnya pada Murat, menyingkirkan laktop di pangkuan Murat, meletakkan nya di sembarang tempat.
"Saat mencium ku kamu benar-benar normal kan semalam?"
tanya aishe cepat
"Atau kau sedang berusaha menutupi kekurangan mu?"
aishe terus merapat kan wajahnya ke wajah Murat.
"Aku penasaran, apakah dibawah sini benar-benar bisa berdiri? semalaman kau sama sekali tidak berdiri selama aku kerjai"
aishe terus bicara kemudian tangannya mulai mengalungkan leher Murat.
"Kau...mau apa?"
Murat terkejut, menaikkan sebelah alisnya kemudian berusaha memundurkan wajahnya.
sepersekian detik kemudian aishe masuk ke dalam ceruk lehernya, men..jila..ti leher Murat kemudian menyesap nya, membuat kegaduhan dibelakang, Murat jelas saja kalang kabut, tertidur di sofa belakang hingga tubuhnya di timpa aishe, gadis itu dengan nakal menggoda nya dan tangan kirinya dengan lincah turun ke bawah sana.
membuat Murat mencoba menahan suara, dan benar saja dibawah sana merespek dengan sempurna.
oh damn it.*
"oh God, ternyata kau normal"
pekik aishe, kemudian langsung merapikan posisinya.
"Jadi kau ini sebenarnya kenapa ingin menikahi ku?"
breng .sek..
umpat Murat
setelah membuat adik kecil dibawah sana bangun, aishe seperti dosa mengabaikannya, bertanya sambil menaikkan alisnya tanda tidak paham.
oh God.
seketika kepala Murat ingin pecah, dia butuh seseorang untuk melepaskan hasratnya.
bermain dengan gadis ini Sekarang jelas akan jadi masalah, bisa-bisa sebelum puncaknya terjadi, gadis itu akan membuat dibawah sana mengerang kesakitan, sebab gadis ini selalu punya jutaan cara untuk menghindar.
__ADS_1
Murat fikir Satu-satunya cara menundukkan gadis ini dengan melunakkan hatinya, bermain hingga begitu dalam, melumpuhkan nya baru meraih apa yang diinginkan nya.