
Setelah mengobrol banyak Oma khayra pun pamit pulang. Setidaknya Oma khayra nantinya bisa mempertemukan mereka dan pak Iwan bisa meminta maaf. Kalau untuk kembali itu urusan mereka.
*****
Di tempat lain pak Iwan yang sudah dua hari tidak pulang ke rumah. Ternyata tak membuat helen curiga atau mencari keberadaan pak Iwan. Helen berpikir pak Iwan tidak pulang karena banyak pekerjaan yang membuat dia lembur atau mendadak harus keluar kota jadi tak sempat pulang.
Saat ini Helen sedang bersiap-siap akan pergi menemui berapa temannya. Setelah dirasa penampilannya sudah cantik Helen pun langsung berangkat cafe tempat teman-temannya berkumpul.
Helen pun sampai di sana ternyata yang lainnya sudah datang. Helen pun menyapa teman-temannya
" Hai sorry ya telat, soalnya aku sibuk jadi agak terlambat." Ucap Helen sombong.
" Nggak apa-apa kok, kita lagi cerita kalau ternyata Nur sudah menikah dan suaminya itu juragan beras." ucap temannya Helen yang bernama Sunarti.
" Iya Len, lihat penampilan Nur sekarang berkelas barang-barangnya mahal banget." Timpal teman yang lainnya.
" Emang Nur aja, aku juga sekarang sudah menikah dengan seorang manager." ucap Helen nggak mau kalah.
" Wah ternyata kalian hebat ya." ucap teman-temannya Helen.
__ADS_1
Mereka pun langsung mengobrol sambil menikmati makanan yang mereka pesan.
Karena mereka sudah mengobrol banyak mereka pun memutuskan untuk pulang. Tapi sebelum itu mereka meminta pelayan untuk membayar makanan.
" Biar aku aja yang bayar." ucap Helen saat melihat Nur akan mengeluarkan uangnya.
Nur pun membiarkan Helen yang bayar karena dia tahu sifat Helen yang nggak mau kalah.
Helen pun memberikan kartu kreditnya kepada pelayan. Tak lama pelayanan kembali lagi.
" Maaf Bu kartunya tidak bisa di pakai apa ada kartu yang lainnya." ucap pelayanan itu.
" Betul Bu, sudah berapa kali saya coba tapi tetap saja nggak bisa." jawab pelayan itu.
" Kenapa Len?." tanya temannya.
" Nggak ada apa-apa kok tenang saja.Cuma kartu kredit nya nggak bisa di pakai mungkin suami aku lupa untuk membayar tagihannya. Maklum suami aku kan sibuk. Tenang aja aku masih punya kartu ini." Jawab Helen sambil memberikan kartu debit nya ke pelayan.
Pelayan itu pun pergi membawa kartu milik Helen.
__ADS_1
" Hebat ya kamu Len, punya kartu banyak. Aku sama suami aku cuma di kasih satu kartu saja." ucap Nur.
" Iya dong." ucap Helen congkak.
" Maaf Bu kartu ini juga nggak bisa di pakai apa masih ada kartu yang lainnya." Tanya pelayan.
" Masa sih nggak bisa, jangan-jangan mesin kalian yang rusak." ucap Helen marah.
" Mbak pakai ini aja." Nur memberikan kartunya ke pelayan
" Maaf loh nur bukan aku mau sombong cuma aku sudah di tunggu sama suami aku di depan." Jawab nur.
Wajah Helen memerah menahan marah dan malu.
" Aku duluan ya, assalamualaikum." pamit Nur setelah kartunya di kembalikan oleh pelayan setelah melakukan pembayaran.
" Sombong baru juga begitu aja " ucap Helen nyinyir.
Teman-temannya yang lain menatap Helen nggak suka dan mereka juga pergi meninggalkan cafe. begitu juga Helen yang juga meninggalkan cafe dengan rasa marah.
__ADS_1
Helen langsung menaiki taksi dan pergi ke supermarket tempat kerjanya pak Iwan. Helen ingin menemui pak Iwan untuk meminta kejelasan kenapa kartunya tak bisa di pakai. Helen sangat kesal dan marah karena di kalahkan oleh Nur.