
Setelah sang keponakannya memberitahukan niat baiknya, mereka pun berpamitan untuk pulang ke rumah mereka. Setelah sang kakak, kakak ipar dan juga keponakanya pulang ayah Rayyan pun mengajak Bunda Syera masuk ke kamar.
" Bang.." panggil Bunda Syera ke suaminya ketika mereka sudah berada di atas tempat tidur setelah bersih-bersih dan berganti pakaian dengan baju tidur.
" Ada apa?." jawab Ayah Rayyan tanpa mengalihkan pandangannya dari layar laptopnya. Ayah Rayyan sedang mengecek email-email yang masuk.
" Kok tadi Sye lihat pada nggak suka dengan laki-laki yang di sukai oleh Shanum." Tanya bunda Syera penasaran.
" Oh itu, Sebenarnya saat kuliah Shanum berpacaran sama laki-laki itu."
" Pacaran." ucap bunda Syera.
Ayah Rayyan menutup laptopnya dan menaruhnya di meja samping ranjangnya. Setelah itu Ayah Rayyan memposisikan duduknya menghadap sang istri.
" Pasti kamu mau tanya kalau kami tahu Shanum berpacaran kok di diami Karena dalam keluarga Abang nggak ada yang namanya pacaran." ucap Ayah Rayyan.
__ADS_1
Bunda Syera hanya nyengir sambil menganggukkan kepalanya.
" Deddy, bang Khalid, mas sakti, Sakha, Zafran dan juga Abang mencoba pura-pura nggak tahu. Setelah Deddy bilang biarkan saja cukup hanya di pantau dari jauh saja. Karena kata Deddy orang sedang di Landa demam jatuh cinta atau bucin. Karena mereka nggak akan pernah mau mendengarkan apa pun kata orang lain. Mereka pacaran tapi pas lulus kuliah tiba-tiba cowok itu menghilang nggak ada kabar. Dan belakangan baru tahu kalau dia nikahi seorang wanita masih satu kampus. Dia ninggalin Shanum karena dia berpikir wanita itu anak orang kaya jauh dari Shanum." jelas ayah Rayyan.
" Hah..., memang dia nggak tahu kalau Shanum cucunya Gibran al-Fathir." tanya Syera bingung karena masih ada yang nggak tahu Shanum siapa.
" Dulu dia nggak tahu kalau Shanum itu cucunya Deddy. Dia cuma tahu Shanum anak pemilik bengkel dan carwash itu aja. Dia nggak tahu kalau Shanum cucunya Deddy. Tapi sekarang dia tahu siapa sebenarnya Shanum dan sekarang dia kembali mendekati Shanum."
" Hah..., terus istrinya! Apa mereka sudah bercerai." Tanya Bunda Syera.
" Belum..."
" Karena mereka punya rencana dengan mendekati Shanum." ucap ayah Rayyan.
" Maksudnya ?." Tanya bunda Syera yang nggak ngerti maksud suaminya.
__ADS_1
" Mereka belum bercerai dan laki-laki itu nggak bisa menceraikan istri, Abang nggak tahu karena apa. Yang jelas mereka ingin memanfaatkan Shanum."
" Astaghfirullahaladzim, kenapa nggak langsung bilang ke Shanum niat jahat laki-laki itu." ucap bunda Syera geram.
" Sayang kamu kaya nggak tahu aja, kan tadi Abang udah bilang kalau sudah kecintaan. Ada orang ngasih tahu keburukan pasangan orang itu dia pasti nggak akan percaya."
" Ah, aku jadi pusing. Mendingan aku tidur aja." Ucap bunda Syera sayang sudah merebahkan tubuhnya.
" Eh...enak aja mau tidur duluan, sayang aku gimana ini?."
" Gimana apanya? Emang Abang ngapain! orang dari tadi nggak ngapain-pain juga." Ucap Syera menatap suaminya heran.
" Astaga kita nikah udah berapa lama sih masih aja nggak ngerti kode aku." Ucap ayah Rayyan sebal.
" Emang aku nggak ngerti mau gimana?."
__ADS_1
" Abang pengen main dulu sama ku sayang, kemarin kan nggak jadi ." ucap sambil tersenyum mesum.
Bunda Syera hanya bisa pasrah dengan keinginan suaminya padahal dirinya sudah sangat lelah.