
Mereka sudah kembali dari Osaka dan rencananya mereka akan melanjutkan ke Disneyland dan Disney sea.
Tapi karena kedua mertuanya, Oma dan Opa juga Zafira dengan ketiga bayinya tidak ikut. Jadi Syera juga memutuskan untuk tidak ikut, Dirinya takut kelelahan.
" Sayang ayo dong ikut masa Abang sendirian sih." Rengek Rayyan.
" Sye nggak mau bang, Toh di sana juga Sye nggak bisa naik apa-apa juga. Ingat loh bang di dalam sini ada anak Abang kalau Sye kelelahan kasihan dia." Ucap Syera sambil menunjuk perutnya.
" Kan ada Abang di sana yang jagain yang, kamu nggak akan kelelahan kok."
" Kan Sye yang ngerasain Abang. Kalau nggak Abang nggak usah ikut aja."
" Tapi Abang pengen ikut yang."
" Ray kamu tuh ya, istri kamu itu lagi hamil muda, Di sana tuh pasti akan banyak jalan. Kasihan kandungannya masih rawan memang kamu mau kenapa-kenapa sama kandungan istri kamu. Bagas aja ngertiin Fira nggak ikut karena dia kerepotan bawa tiga bayi mereka. Makanya dia ikut buat nemani Andra aja." Kesal Deddy Gibran karena anaknya terus memaksa istrinya untuk ikut.
Rayyan yang diomelin Deddy nya langsung diam dan akhirnya dia ikut pergi tanpa istrinya.
*****
Sebelum pulang ke Indonesia Rayyan mengajak istrinya untuk ke dokter kandungan terlebih dahulu. Rayyan dan Syera memastikan bahwa kandungannya aman untuk bisa penerbangan jauh.
Dan sepertinya anaknya pengertian dan Alhamdulillah mereka mendapatkan surat bahwa Syera aman melakukan penerbangan.
__ADS_1
Pulang dari rumah sakit Rayyan mengajak Syera untuk membeli oleh-oleh untuk kakek dan neneknya.
Setelah membeli oleh-oleh Rayyan pun mengajak Syera jalan-jalan di mall yang ada di Tokyo.
Dan mereka pulang ke rumah setelah makan malam.
" Abang mau di bantuin nggak." Ucap Syera.
" Nggak usah sayang kamu duduk aja di situ." Jawab Rayyan sambil masukkan barang-barang ke dalam koper.
" Abang kalau kuliah Sye di tunda tahun depan gimana bang?." Tanya Syera.
" Kenapa di tunda sayang?."
" Nanti setelah menikmati kehamilan terus lahiran, kamu bilang lagi mau fokus merawat anak. Abang sih senang sayang tapi ingat pendidikan itu penting. Walaupun nanti setelah lulus kamu tetap menjadi ibu rumah tangga. Tapi kan ilmu kamu nantinya bisa di turunkan ke anak kamu nantinya." Ucap Rayyan.
" Abang sudah bicara sama Deddy kok, Deddy juga nanti akan bilang ke pihak kampus. Jadi kamu bisa tetap ikut ospek tapi kamu nggak akan ikut kegiatan fisik. Kamu tenang aja sebelum Abang bilang ke Deddy. Ternyata Deddy dan Mommy sudah memikirkannya. Mereka mau kamu tetap meneruskan pendidikan kamu tanpa kamu kelelahan atau kenapa-kenapa dengan kandungan kamu. Ingat sayang di dalam perut kamu itu ada penerus al-Fatir. Jadi mulai sekarang kamu harus terbiasa dengan previllege yang nantinya kamu dapatkan." Jelas Rayyan.
Syera lupa kalau kedua mertuanya pasti akan melakukan yang terbaik untuk menantu dan calon cucu mereka.
Terkadang Syera amat bersyukur bisa merasakan kasih sayang orang tua dari kedua mertuanya. Bertahun-tahun dirinya hanya mendapatkan kasih sayang dari kakek dan neneknya. Tapi setelah menikah justru dia kembali merasakan kasih sayang orang tua.
Rayyan pun selesai packing dan langsung menghampiri istrinya yang ternyata sudah tertidur pulas. Rayyan pun naik ke ranjang lalu masuk kedalam selimut. Sebelum ikut bergabung bersama istrinya mengarungi mimpi indah. Rayyan mencium kening istrinya setelah itu dia mencium perut sang istri.
__ADS_1
" Anak ayah sehat-sehat di dalam sana ya, Jadi anak yang pintar dan Soleh ya. Jangan buat bunda susah ya nak, Ayah sayang kalian." Ucap Rayyan di depan perut istri seolah berbicara dengan calon baby mereka.
Setelah itu Rayyan pun mengambil posisi agar bisa memeluk sang istri. Barulah dia mulai memejamkan matanya.
******
Siang ini keluarga Deddy Gibran pulang lebih dulu. Menyisakan keluarga kak Gita sang kakak Deddy Gibran juga Oma dan Opa. Mereka masih akan tinggal berapa hari lagi.
Syera sudah duduk manis di samping suaminya sambil memeluk lengan suaminya. Tak lama pesawat take off Syera pun langsung tertidur.
Saat sudah tertidur pulas Rayyan pun membenarkan posisi tidurnya Syera agar nyaman.
Setelah berapa jam mengudara di angkasa luas pesawat pribadi yang mereka tumpangi pun landing mulus di bandara.
" Sayang bangun yuk." Rayyan membangunkan istrinya.
" Eh, aku tidur ya bang?."
" Nggak kamu nggak tidur cuma mimpi." Ucap Rayyan.
" Yuk kita turun." Ajak Rayyan.
Syera pun bangun dari duduknya dan langsung menyambut tangan suaminya.
__ADS_1
Keluar dari dalam bandara mereka sudah di jemput oleh supir. Semuanya pulang ke kediaman keluarga al-Fathir termasuk Dania dan Sakti yang memang mereka sudah pisah rumah setelah menikah. Rencananya Dania dan sakti akan menginap semalam.