
Waktu terus berjalan dan tak terasa si kembar juga sudah berusia dua tahun dan sedang sangat aktifnya. Barra dan Barry juga sudah sangat lancar berbicara walaupun masih cade.
Saralee sendiri kuliah di kampus tidak jadi kuliah di luar negeri seperti keinginannya. Dan itu membuat ayah Rayyan sangat senang karena anak kesayangannya tidak jauh darinya.
Argha dan Arkha sendiri sudah menyelesaikan kuliahnya S2 lebih cepat. Dan Argha sudah bergabung di perusahaan al-fathir corp. Sedangkan Arkha sendiri memilih memegang usaha Omanya. Karena sudah banyak om, Tante dan sepupunya yang bergabung di perusahaan keluarga al-fathir.
Dan hari ini Arkha rencananya akan berangkat ke Bandung untuk pembukaan restoran yang baru saja di buat.
" Nak kamu jangan lupa mampir ke rumah adik kamu dan jangan lupa titipan buat cucu bunda." Pesan bunda Syera saat Arkha mau berangkat menuju ke Bandung.
" Tenang aja bunda ku sayang nanti kalau sudah sampai Arkha langsung video call Bunda deh. "
" Awas ya kalau lupa."
" Iya nggak akan lupa, udah ah aku berangkat dulu. Assalamualaikum."
" Walaikum salam."
__ADS_1
Arkha pun langsung melajukan mobilnya meninggalkan kediaman keluarga al-Fathir.
****
Memakan waktu hampir tiga jam akhirnya Arkha pun sampai di batalyon tempat tinggal adik kembarnya. Setelah melapor Arkha pun di izinkan untuk masuk.
Baru saja memarkirkan mobilnya suara kedua keponakannya sudah sangat ramai berteriak saat tahu om nya datang.
" Om alkha..." teriak Barra dan Barry bersamaan.
" Yeah...om alkha Ampe!" Seru mereka lagi.
" Sudah yuk pelukannya kasihan om nya, lebih baik ajak masuk omnya." Ucap Breeze yang menyuruh kedua putranya untuk mengajak om nya masuk.
" Yuk om kita macuk." Ajak Barry.
" Iya tunggu dulu ya om ambil barang titipan Oma dulu." Ucap Arkha.
__ADS_1
Arkha pun langsung mengambil barang titipan Bunda dan Tante Amara. Tak lupa meminta bantu bibi untuk membantu membawa barang ke dalam. Setelah itu baru dia masuk mengajak kedua keponakannya.
" Dek kalau lauk itu dari Tante Amara, kata tante Amara tinggal goreng atau tinggal panaskan aja biar kamu nggak repot dek. Terus bunda juga nitip Snack sehat buat si kembar juga mainan." Jelas Arkha.
" Pasti deh bunda sama mama selalu begitu kalau ada yang ke Bandung pasti bakal suruh mampir ke sini dan nitip banyak barang." Ucap Breeze.
" Namanya juga orang tua dek."
Sedangkan Barra dan Barry sibuk memainkan maina remote control mobil excavator dari Oma nya.
Arkha memutuskan untuk menginap semalam di rumah adik kembarnya baru besoknya dia akan tinggal di villa milik keluarga al-fathir.
Sehabis makan malam Arkha pun memutuskan untuk ngobrol bersama adik iparnya. Dan Arkha pun mengajak adik iparnya untuk kerjasama dengannya. Rencana kedepannya Arkha mau membuat resort yang sangat nyaman buat keluarga gitu. Ternyata adik iparnya menyambut dengan baik dan siap bergabung.
" Ghai aku rencananya mau bikin resort yang di dalamnya nggak hanya penginapan tapi juga ada tempat tamasya dan perbelanjaan juga. Kira-kira kamu mau ikut investasi nggak." Tanya Arkha.
" Tapi aku nggak bisa terlibat langsung kamu kan tahu aku seorang abdi negara. Ada tanggung jawab yang harus aku emban dan nggak bisa menomor duakan tugas negara." Ucap Ghaizan.
__ADS_1
" Santai aja nanti akan ada yang tanggung jawab kok ngurusin semua itu, kita hanya sesekali ngecek aja." Jawab Arkha.
" Boleh deh, soalnya aku harus sudah mikirin biaya pendidikan si kembar nantinya."