Rayyan

Rayyan
75. Arkha


__ADS_3

Hari ini Syera harus menjemput anaknya dan juga keponakan anak dari Zafira adik iparnya. Biasanya Zafira yang mengantar dan jemput anak anaknya dan juga anaknya Zafira Sendiri tapi hari ini dia tidak bisa menjemput


karena Zafira ada keperluan.


Sebelum menjemput anak anaknya dan juga keponakanya, syera terlebih dahulu menitipkan putri bungsunya Sara ke Mommy mertuanya. Setelah itu baru dirinya pergi dengan mengendarai mobilnya sendiri mobil


hadiah ulang tahun dari sang


suami.


setelah menempuh perjalanan selama tiga puluh menit syera pun sampai di sekolah


Swasta International tempat anak dan keponakannya menimba ilmu. Sekolah ini juga tempat sekolah Suaminya Rayyan sebelum akhirnya Rayyan memilih masuk pesantren. Sepuluh menit menunggu akhirnya anak dan keponakannya pun keluar.


andra keponakannya yang memang usianya lebih tua. Andra langsung mengajak adik-adiknya menuju mobil tantenya karena sebelumnya Andra sudah di beritahu oleh Maminya kalau yang menjemput adalah Tante Syera.


" Assalammualaikum."ucap mereka semua begitu membuka


pintu mobil lalu mereka masuk satu persatu.


" walaikum Salam." Jawab Syera.


Setelah anak dan keponakannya sudah duduk dengan baik. Syera pun melajukan mobilnya meninggalkan parkiran sekolah.


" Bunda tadi abang Arkha tadi berantem dengan leon." adu Zee.


" berantem!" syera langsung melihat ke Arkha sekilas yang kebetulan duduk di sebelahnya.


" kenapa berantem ?." Tanya Syera yang tetap fokus melihat ke depan.


" Leon pinjam pensil warna


Arkha tapi tidak bertanggung jawab. Arkha kan jadi


kesal Bunda." Jelas Arkha.


" Terus."


" Arkha pukul aja kepalanya Leon sama tempat pensil Arkha terus Arkha dorong."


" Astaghfirullahaladzim, Kamu tuh nggak boleh seperti itu. Harus kamu bicara baik-baik dengan Leon. Siapa tahu leon nggak sengaja menghilangkan pensil kamu." Ucap Syera lembut.


' Tapi bunda Leon Itu Sering ngilangin barang aku dia itu Ceroboh bunda." kesal Arkha yang melihat bundanya tak membelanya.


Syera pun tak lagi membahas karena dia melihat anak keduanya

__ADS_1


langsung bete biar lah nanti dia atau suaminya yang mengajak


bicara berdua.


" Tante syera mami bilang nggak ke tante, mami perginya lama


atau sebentar " tanya Arqan anak bungsunya zafira dan


Bagas.


" Aduh..., tante nggak tahu sayang lama atau sebentar. Nanti kita telpon mami ya." Arqan hanya mengangguk.


Setelah menempuh perjalanan yang lumayan di tambah yang tiba-tiba hujan deras. Akhirnya mereka pun sampai di rumah, anak-anak pun keluar


dari dalam mobil.


"Assalamu'alaikum."


" Walaikum salam."


" Hore abang, kakak mas pulang." Sambut Zia senang.


" Abang, kakak sama Mas tadi mama zia beliin Es krim yang banyak buat kita makan bersama."


ucap Kanzia Lagi begitu kakak sepupunya pulang.


" ya betul, tapi kata mama makannya nanti setelah kalian


pulang." timpal Ezhar si sulung anaknya Zafran yang


Sering di bilang kembar dengan Sang adik kanzia karena


usianya yang hanya beda setahun.


" Cala mau Es Cim." rengek Sara begitu melihat bundaпуа.


"iya" Jawab Syera yang langsung mengendong putri


bungsunya.


" Ayo pada ganti baju dulu terus istirahat baru kita makan Es Krim nya." ucap khansa yang baru turun dari tangga.


Mereka pun langsung pergi ke kamar masing-masing untuk


ganti baju dan istirahat.

__ADS_1


Sore hari mereka pun kumpul kembali di teras halaman belakang untuk menikmati Es Krim. Saat sedang menikmati makan es krim Mezza kerumah Putri bungsu Sakti ini memang setiap harinya menghabiskan waktu dirumah oma dan opanya


Sambil main dengan Sepupunya. Beruntung rumah mereka


nggak begitu Jauh.


Mezza pun langsung duduk di samping Ayra yang juga mulai ikut menikmati es krim.


Menjelang tidur Rayyan menyempatkan pergi ke kamar putranya. Karena sebelumnya sang istri memberi tahu kalau putra ke dua tadi berantem di sekolah.


Ceklek


Kedua putranya yang mendengar pintu kamarnya di buka Ternyata ayahnya.


" Abang arka, ayah boleh bicara."


Arkha mengangguk sebagai Jawabannya.


" Ayah abang Argha kaluar dulu ya " ucap Argha yang


memilih keluar dan membiarkan Ayahnya bicara dengan


adik kembarnya.


Setelah argha keluar kamar kopyan pun duduk di samping


putranya di tepi ranjangnya


" Kata bunda kamu berantem ya di sekolah" tanya Rayyan.


arka pun langsung tertunduk


" Ayah tahu kamu melakukan itu ada sebabnya, tapi alangkah lebih


baiknya kamu tahan kekesalan kamu. Ayah tidak membenarkan


teman kamu yang


Ceroboh dan tidak bertanggung Jawab. Tapi kamu sendiri kan yang rugi tadi di suruh apa sama bu guru sebagai hukuman kamu berantem dengan leon." tanya Rayyan lagi


" Di suruh bersihin kelas selama seminggu."


" Mulai kapan hukum kamu di mulai."


" hari ini." Jawab Arkha pelan.

__ADS_1


" Enak." Arkha menggeleng


__ADS_2