
Shanum sampai di cafe dan langsung berjalan menghampiri Bagus yang sudah menunggunya.
" Assalamualaikum Gus, maaf sudah lama ya nunggunya.' ucap Shanum yang duduk di depan Bagus.
" Walaikum salam, nggak kok aku juga belum lama kok sampai." Jawab Bagus.
" Kamu mau pesan apa?." tanya Bagus.
" Aku pesan ice lemon tea sama beef ramen aja ." Jawab Shanum.
Bagus pun memesan makanan untuk Shanum.
Di meja sebelah kak Dania mencoba mengirim pesan ke anaknya Shanum.
Kak Dania : Assalamualaikum nak, masih di tempat kerja atau sudah di jalan.
Tak lama Shanum membalas pesan uminya.
Shanum: Walaikum salam umi, masih di kantor umi, kemungkinan Sha pulang telat karena Sha lembur.
Mendapat balasan dari anaknya kak Dania langsung kecewa, Dia kecewa anaknya berbohong.
Ayah Rayyan yang melihat sang kakak memasang wajah kecewa, Ayah Rayyan pun langsung bertanya dengan suara sekecil mungkin. Kak Dania pun memberikan ponselnya menunjukkan chat dirinya dengan sang anak.
__ADS_1
Ayah Rayyan langsung menggenggam tangan kakaknya untuk menguatkan sang kakak karena anaknya sudah membohonginya. Ayah Rayyan juga pasti akan kecewa kalau anak-anaknya membohonginya.
Sedangkan Sakha yang membaca chat umi dengan sang adik sangat marah bagaimana adiknya bisa berbohong dengan uminya.
Kembali ke meja Shanum dan Bagus.
" Oh iya Num, aku mau minta tolong sama kamu." Ucap Bagus membuka obrolan.
" Minta tolong apa?."
" Begini aku sebenarnya aku malu tapi ya mau gimana lagi soalnya cuma kamu harapan aku satu-satunya. Aduh aku jadi nggak enak ngomongnya." Ucap Bagus.
" Ngomong aja, insyaallah kalau aku bisa aku bantu." Kata Shanum.
" Jadi gini Num aku lagi ada proyek tapi aku kekurangan Dana, aku bingung mau pinjam sama siapa? Aku janji proyek itu kelar aku bakal langsung balikin."
" Aduh, Gimana ya aku nggak enak sama kamu, tapi aku janji bakal langsung ganti kok."
" Iya memangnya kamu perlu berapa?.''
" Aku perlu sekitar satu milyar." Jawab Bagus.
" Kalau satu milyar aku nggak ada, tabungan aku cuma empat ratus juta saja." Ucap Shanum.
__ADS_1
" Masa sih kamu nggak bisa bantu, bagi kamu satu milyar mah kecil kamu kan cucunya Gibran al-Fathir masa nggak bisa kasih aku pinjam satu milyar. Kalau nggak gini deh kamu transfer dulu empat ratus juta nanti yang enam ratus juta kamu pinjam sama kakek kamu." Ujar Bagus.
" Ya udah deh aku akan transfer kamu empat ratus juta tapi untuk sisanya aku nggak janji.'
Bugh ......
Sakha sudah tidak lagi bisa menahan emosinya, dia pun langsung bangun dari duduknya dan langsung menghampiri laki-laki itu dan langsung memberikan pukulan ke laki-laki itu. Dan Bagus pun terjungkal dari duduknya.
" Siapa Lo main mukul aja." Teriak bagus sambil meringis.
Istrinya bagus yang duduk di bangku lain langsung bangun menghampiri bagus dan membantunya bangun.
Sedangkan Shanum berdiam diri di tempat dia kaget melihat keberadaan kakaknya dan terlebih lagi sang kakak memukul laki-laki yang dia suka. Tidak sampai di situ ke kagetan Shanum, Shanum kaget tiba-tiba ada perempuan yang menghampiri Bagus dan membantunya berdiri.
" Lo nanya gue siapa? Gue Sakha kakaknya Shanum dan gue nggak rela Lo mencoba manfaatin adik gue." Ucap Sakha emosi.
" Bang Sakha sudah nggak enak di lihatin orang, bagus nggak manfaatin Sha kok. Bagus cuma mau pinjam uang ke Sha itu aja." Ucap Shanum membela bagus.
Sakha yang mendengar adiknya membela laki-laki itu makin emosi.
Ayah Rayyan yang melihat Sakha sudah diliputi emosi yang semakin memuncak pun langsung meminta kedua keponakannya untuk pulang. Apalagi ayah Rayyan melihat sang kakak yang sudah menangis.
" Sakha...ajak adik kamu pulang sekarang." Ucap Ayah Rayyan dengan Suara tegas.
__ADS_1
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
Rumah author kebanjiran tanggul dekat rumah jebol semalam. Tadi pagi sudah surut tapi sekarang naik lagi, Minta doanya ya semoga cepat surut dan nggak harus ngungsi buat tidur. 🙏🙏🙏🙏