
Zafran pergi dokter keluarga datang bersama dengan Opa dan Oma. Dokter pun langsung memeriksa kondisi Syera.
" Bagaimana dok? tanya mommy khayra.
" Sepertinya mbak syera syok yang mengakibatkan dia pingsan." Jelas dokter keluarga.
" lya dok, dia baru mendapat kabar kalau kereta yang kakek dan neneknya naiki kecelakakan."
" Innalilahi.... tapi Semuanya baik-baik saja Sebentar lagi Juga Sadar dari pingsannya. Cuma nanti dijaga Saja kondisinya mbak Syera takut mengganggu kandungannya." Jelas dokter keluarga.
" Eehhmm...." Syera membuka matanya dan melihat sekitar lalu dia bangun dan langsung
memeluk Suaminya.
" Abang kereta yang kakek dan nenek naiki kecelakaan bang." tangis Syera pecah.
" Tenang sayang, Zafran sedang mencari kabar tentang kakek dan nenek. kita doain saja semoga mereka baik-baik saja." Ucap Rayyan memenangkan istrinya.
" kamu tenang saja nak, Deddy juga sudah minta bantuan orangnya Deddy untuk membantu Zafran. Kita hanya cukup berdoa semoga mereka baik-baik saja." Ucap Deddy Gibran yang ikut menenangkan menantunya
" Sayang sekarang Istrahat dulu ya. Sambil nunggu kabar dari Zafran " ucap mommy khayra lembut.
" kamu sudah minum susu sayang." tanya Mommy khayra..m
" Mommy buatin susunya dulu ya, kamu harus selalu ingat ada mereka di dalam sini." Ucap Mommy khayra sambil mengelus perut menantunya.
*******
Zafran ditemani oleh mang kosim sampai di lokasi kejadian, mang Kosim memarkirkan di tempat yang aman. Barulah mereka berjalan ke tempat kejadian tabrakan kereta itu berada. Sampai sana banyaknya orang yang menonton membuat Zafran dan mang Kosim Sempat susah untuk mendekati lokasi. Akhirnya zafran bisa mendekati lokasi tapi dia bisa melihat bagaimana Kondisi kereta nya.
" Mas Zafran sepertinya tubrukan sama kereta barang." Ucap mang Kosim.
" Iya mang kayanya kecelakaannya parah."
" Iya mas setahu mamang kereta ini memang kereta Cepat jadi tidak heran kalau Sangat parah. "ucap mang kosim.
" Mas Zafran." panggil Jodi dari dalam lokasi.
" Bang Jodi apa kabar?." Sapa Zafran.
" Alhamdulillah baik yuk kita kesana." Ucap bang Jodi yang mengajak kami mendekati lokasi.
Karena bang Jodi itu seorang kapten di kepolisian jadi Zafran dan mang Kosim bisa mendekati lokasi.
" Bang apa penumpang di gerbong pertama ada yang selamat." Tanya Zafran.
" Seperti yang kamu lihat kondisi gerbong seperti itu. Dan untuk kakek dan neneknya istrinya mas Rayyan berada di gerbong dua kita berdoa saja. Tidak ada sesuatu yang lebih buruk menimpa mereka." Ucap Jodi.
Zafran pun mengambil gambar dan vidio
untuk dikirim ke deddy, kakaknya dan juga kakek dan neneknya Zafran, bagaimana pun
kakek Soleh dan nenek Jasmine adalah
__ADS_1
Pengajar di pe santen.
DI PESANTREN AL HIKMAH
kakek azam yang baru pulang dari masjid
dan Sedang mengobrol dengan Sang menantu alif. Tiba-tiba ada notifikasi masuk kakek azam pun segera melihatnya
" Innalilahi ...., ya Allah ." ucap kakek Azzam yang kaget melihat pesan yang di kirimkan oleh cucunya.
" Ada apa bi?." tanya Alif yang penasaran.
" Ustad Soleh dan ustadzah Jasmine kecelakaan kereta, coba kamu setel tv nya." Ucap kakek Azzam yang meminta menantunya untuk menyalakan tv.
" Umi...umi.." teriak kakek Azzam memanggil istrinya.
Mendengar teriak kakek Azzam bukan hanya umi yang berlari menghampiri kakek Azzam. Tapi semua penghuni rumah juga berbondong-bondong menghampiri kakek Azzam.
" Ada apa sih bi teriak-teriak." tanya nenek Khadijah.
" Iya nih bi." timpal Zafra.
" Itu lihat berita kecelakaan kereta dan kereta itu yang di naiki oleh ustad soleh dan ustadzah Jasmine." Jelas kakek Azzam.
" Innalilahi..." ucap mereka semua.
" Terus keadaan mereka gimana bi?." tanya nenek Khadijah.
" Belum tahu mi, Zafran cuma kasih tahu kalau mereka kecelakaan dan Zafran sudah berada di lokasi."
Zafra pun langsung menelpon kakaknya itu. Sedangkan suaminya Alif pamitan untuk pergi ke pesantren. Dia mau meminta para santri untuk kumpul dan ngaji bersama untuk mendoakan keselamatan ustad Soleh dan ustadzah Jasmine.
Para santri yang di suruh kumpul di aula asrama masing-masing kaget mendengar berita yang mereka terima. Banyak ya langsung meneteskan air mata.
" Gimana fra?." tanya nenek Khadijah setelah Zafra menelpon kakaknya.
" Mereka justru tahu karena tiba-tiba Syera teriak setelah itu dia jatuh pingsan. Ternyata Syera mendapat telpon dari adik ustad Soleh memberitahu Syera." jelas Zafran.
" Ya Allah, terus nggak kenapa-kenapa kan."
" Alhamdulillah nggak apa-apa umi sudah di periksa sama dokter."
" Syukurlah."
Tak lama Rayyan datang menghampir keluarganya yang lainnya yang sedang berkumpul sambil menonton tv. Dan Rayyan langsung menghampir mommy nya dan langsung memeluk nya.
" Mom Ray harus gimana? Ray nggak bisa ngebayangi betapa hancurnya istrinya itu " ucap Rayyan sedih.
" Sayang kamu Jangan begini kalau kamu begini istri kamu
makin hancur. harus
nya kamu lebih kuat dan lebih tegar agar
__ADS_1
kamu bisa menguatkan istri kamu." ucap mommy khaya.
" Betul Ray kamu harus meyakinkan Istrikamu agar bisa
mengikhlaskan semuanya. Dan yakın kan dia kalau masih
ada kita-kita akan selalu ada untuk dia."ucap Deddy Gibran..
" Istri kamu tidur Ray." tanya Oma.
" Iya Oma, sepertinya dokter memberikan obat agar sye lebih tenang mungkin takut berdampak dengan kehamilannya. Dan sekarang lagi di temani Sama bibi."
Menjelang Subuh akhirnya Zafran mendapatkan informasi kondisi
kakek soleh dan nenek Jasmine. Yang ternyata ditemukan
tak bernyawa dalam keadaan kakek soleh memeluk nenek Jasmine seperti sedang melindung Nenek Jasmine dan kondisi mereka terjepit.
Zafran pun langsung menelpon Deddy nya dan juga kakeknya.
Untuk memberitahu berita duka ini.
" Ayo mas Zafran kita ke rumah sakit agar bisa secepatnya
kakek dan neneknya istrinya Ray bisa di bawa pulang." ucap mike yang mengajak Zafran ke rumah Sakit.
Deddy Gibran baru selesai wudhu dan sedang menunggu istrinya
yang sedang berwudhu.
Tiba-tiba ponsel doddy Gibran berdering, Deddy Gibran pun langsung mengambil ponsel nya yang berada di nakas
" Assalamualaikum nak"
" .............. "
" innalilahi wa innailaihi rojiun, baik kamu narti bawa saja Jenazahnya ke pesantren."
" ............. "
" Walaikum salam."
Deddy Gibran pun menutup telponnya
" Ded sudah ada kabar." tanya mommy khayra.
" Sudah Sayang, dan Sepertinya allah lebih sayang mereka." ucap Deddy Gibran.
" innalilahi wa innailaihi rojiun, ya allah Semoga mereka Khusnul khatimah dan di tempatkan di Surganya Allah." ucap mommy khayra yang sudah menetes kan air matanya.
"Kita Shalat Subuh dulu yuk kita doain mereka Setelah itu kita Siap-Siap ke pesantren "ucap deddy Gibran.
Deddy Gibran dan mommy Khayra
__ADS_1
pun langsung shalat berjamaah.