
Habis makan siang Syera pergi menemui Mommy mertuanya yang sedang mengecek salah satu supermarket milik Mommy khayra. Dengan mengendari mobilnya Syera pun sampai di supermarket.
Syera masuk ke dalam supermarket dan langsung di samperin oleh manajer supermarket yang memang mengetahui bahwa Syera adalah memantu pemilik supermarket.
" Selamat siang mbak Syera mau ketemu Bu Khayra ya. Mari saya antar."
" Oh nggak usah pak, bapak kembali melanjutkan pekerjaannya saja saya bisa sendiri kok." Tolak Syera halus.
Pak Iwan pun kembali melanjutkan pekerjaannya setelah Syera secara halus menolak diantar ke ruangan Mommy mertuanya.
Syera pun berjalan sendiri ke ruangan pak Sarwan orang kepercayaan Mommy mertuanya untuk memegang supermarket ini. Mommy mertuanya memang mempunyai sepuluh supermarket yang sangat besar seperti grosiran. Dan setiap supermarket Mommy mertuanya mempunyai orang kepercayaannya dan setiap berkala Mommy mertuanya atau adik ipar Mommy mertuanya datang untuk mengecek. Adik iparnya Mommy khayra yaitu om Alif suami Tante Zafra memang di beri kepercayaan penuh sama Mommy mertuanya.
Tapi karena hari ini Mommy mertuanya akan memperluas supermarket nya makanya saat ini beliau ada di sana berkomunikasi dengan pak Sarwan bersama dengan jeni asisten Mommy mertuanya.
__ADS_1
Tok.....tok....tok..
" Assalamualaikum."
" Walaikum salam."
" Ayo masuk sayang." Ucap Mommy khayra meminta aku untuk masuk ke dalam.
Setelah itu kami pun mengobrol sebentar sampai Mommy khayra mengajak aku untuk belanja bulanan.
Bu Rohimah dan Dewi memang di minta oleh Mommy mertuanya untuk datang ke supermarket. Selain ingin mengantarkan pesanan uli Mommy mertuanya. Mommy mertua juga ingin membelanjakan Bu Rohimah untuk keperluan mereka sehari-hari.
Saat Syera mau menghampiri Bu Rohimah dan Dewi, tapi sudah ada yang lebih dulu menghampiri Bu Rohimah dan Dewi. Dan orang tersebut adalah pak Iwan manajer supermarket dan wanita dengan pakaian begitu seksi yang Syera tak kenal. Syera pun menghentikan langkahnya dan melihat apa yang terjadi.
__ADS_1
" Wah.... Wah .... Ngapain kalian kesini? Kalian mau meminta balik sama mas iwan." Ucap wanita itu sombong.
Jangan mimpi! Mas Iwan nggak suka dengan sama wanita kaya kamu sudah dekil, jelek, kampungan pokoknya nggak banget. Mas Iwan itu sudah cinta mati sama aku yang cantik dan cantik benar nggak sayang." Ucap wanita itu yang menghina Bu Rohimah.
" Jelas dong sayang saya lebih memilih kamu yang cantik dan seksi nggak kaya wanita ini yang kucel dan dekil jadi malas kamu memandangnya nggak kaya kamu yang enak di pandang." ucap pak Iwan sambil menatap jijik ke Bu Rohimah dan Dewi.
" Mereka paling mau mengemis minta uang karena nggak bisa makan." ejek pak Iwan.
Bu Rohimah hanya diam tak mau menanggapi kedua orang tersebut. Bahkan Dewi yang sangat geram dengan ayah kandungnya itu. Dewi akan melawan omongan ayahnya tapi di tahan oleh Bu Rohimah. Tak jauh dari
Syera sama geramnya dengan Dewi, dan Syera pun langsung mendekati Bu Rohimah dan Dewi.
" Bu Rohimah, Dewi ayo ikut saya." ucap Syera yang langsung mengajak
__ADS_1
Bu Rohimah dan Dewi langsung bernapas lega dengan kedatangan Syera. Sedangkan wanita itu menatap tajam Syera.