
' Iya karena memang tidak rencana mau ke sini, cuma karena Flora bilang dekat dengan rumah Syera. Makanya kami mampir ke sini kan nggak enak kalau nggak mampir bagaimana pun Syera kan keponakan jauh saya." ucap pak Rosyid.
" Memang ada acara apa pakde dan keluarga ada disini." Tanya Rayyan.
" Mau nganterin dewa dia dapat beasiswa di universitas negeri di sini." Jawab pakde Rosyid.
" Wah kamu hebat wa, ambil jurusan apa?." Tanya Rayyan ke adik sepupu Syera.
" Alhamdulillah, dapat jurusan kedokteran kak Ray." Jawab dewa.
" Ini kalian tinggal di mana dan nanti dewa bakal tinggal di mana?." Tanya Rayyan.
" Sekarang kami tinggal di hotel sambil mencari rumah yang di jual di sini." Jawab pakde.
" Kenapa cari rumah kan cuma nak dewa sendirian kan yang tinggal? Kalau nak dewa ingin kan bisa tinggal di sini." Ucap Deddy Gibran.
" Iya betul." Timpal Mommy khayra.
" Kami cari rumah karena flora juga akan di pindahkan ke sini juga. Jadi mau nggak mau pakde dan bude juga di minta ikut pindah sama flora katanya nggak tega ninggalin kami cuma berdua di sana. Makanya kami mau cari rumah." Jelas pakde Rosyid.
__ADS_1
Flora anak pertama pakde Rosyid dan bude Mitha, flora sudah bekerja sebagai pegawai negeri di departemen perpajakan.
" Kalau pakde dan bude ikut pindah ke sini usaha furniture di sana gimana?." Tanya Rayyan.
" Ada adiknya bude yang nanti ngurus usaha pakde toh selama ini dia yang memang membantu pakde sudah dari dulu. Jadi rencananya pakde mau buka toko furniture di sini." Jelas pakde
Pembicaraan terhenti karena ART mengantar minum untuk tamu dan Rayyan pun meminta ART untuk memanggil kedua anaknya Arkha dan Argha. Dan Rayyan juga tak lupa menelpon istrinya untuk segera pulang.
Tak lama muncul lah Arkha dan Argha mereka menyalami semua tamu.
*******"
Di Mall
Tapi saat sedang membayar belanjaan kedua putrinya, tiba-tiba Syera mendapat telpon dari suaminya yang mengabari bahwa di rumah ada pakde Rosyid dan bude Mitha dengan kedua anaknya. Dan Rayyan menyuruh mereka untuk langsung pulang.
" siapa bunda?." Tanya Breeze.
" Ayah telpon nyuruh kita segera pulang soalnya ada pakde nya bunda datang." Jawab Syera.
__ADS_1
" Siapa bunda? Mbah Rosyid, Mbah Nughie atau Mbah mayang." Tanya Breeze lagi.
" Mbah Rosyid , kita langsung pulang nggak apa-apa kan lain kali kita pergi lagi."
" Nggak apa-apa bunda." Jawab mereka berdua.
" Tapi adek mau beli croissant dulu bunda." Ucap Saralee.
" Kita beli pas pulang aja, bunda juga mau beli kue juga."
Setelah membeli croissant dan juga kue mereka bertiga pun keluar dari Mall dan menunggu supir menjemput mereka. Tapi mereka tak menunggu lama supir pun datang karena sebelumnya Rayyan sudah menyuruh supir untuk menjemput anak dam istrinya.
Kembali ke kediaman keluarga al-Fathir
" Jadi pakde mau cari rumah sama ruko gitu. Mau cari di daerah mana?" Tanya Rayyan.
" Iya Ray, kalau bisa sih di dekat kampusnya dewa." Jawab pakde.
" Kalau pakde nggak keberatan Ray punya toko yang baru Ray bikin cukup luas kalau buat toko furniture ada tiga lantai. Dan di belakangnya ada rumah minimalis untuk tempat tinggal. Kalau pakde mau bisa tinggal di sana dulu, karena setahu Ray cari rumah di sini lumayan susah untuk mendapatkan harga yang baik." ucap Rayyan.
__ADS_1
" Iya betul biasanya kalau buru-buru itu kita malah dapat harga yang lebih mahal dari harga pasaran. Jadi bisa tempati dulu tempat milik Rayyan sambil mencari tempat yang sesuai." Tambah Deddy Gibran.
Pakde langsung melihat kearah istri dan juga anaknya meminta persetujuan mereka.